Home » kamera DSLR

Nikon D5000 : DSLR terbaik Nikon di kelas pemula

29 June 2009 7,982 views 9 Komentar
Tech tipsComputer Tricks

Menyusul jejak Canon yang meluncurkan EOS 500D, Nikon juga meluncurkan DSLR entry level baru bernama D5000. Produk anyar ini merupakan penerus dari D60 yang mengikuti tren DSLR modern yaitu menyertakan fitur HD movie 720p - 24 fps dan tentunya live view. Namun demikian bukan hanya penambahan fitur movie ini saja yang membuat D5000 ini demikian spesial, tapi karena Nikon telah memberi banyak peningkatan fitur dan spesifikasi dari D60 ke D5000, dengan banderol harga yang masih bisa dibilang terjangkau untuk ukuran kamera DSLR pemula yaitu sekitar 8 jutaan.

d5000_18_55_slup_fr34l_l

Di jajaran kamera Nikon DX, saat ini line-up yang disusun oleh Nikon meliputi tiga kelompok, yaitu kelas semi-pro (diisi oleh D300), kelas menengah (diisi oleh D90-plus movie mode) dan kelas pemula (yang baru saja diisi oleh D5000, sebelumnya D60). Uniknya, D5000 ini hadir setelah kehadiran D90 di tahun 2008 silam, dan D90 juga hadir setahun setelah kehadiran D300 di tahun 2007. saat D90 diluncurkan, banyak anggapan kalau Nikon melakukan kesalahan dengan membuat produk yang akan ‘mematikan’ penjualan D300 karena banyaknya kesamaan fitur. Namun anggapan itu lambat laun sirna karena segmentasi market keduanya berbeda. Kini Nikon kembali melakukan hal serupa saat meluncurkan D5000 karena dia hadir dengan banyak membawa banyak kesamaan dengan D90 pada spesifikasinya, sehingga dikuatirkan penjualan D90 akan terganggu oleh hadirnya D5000 ini.

nikond5000_flip-poses_700pix

Bagaimana tidak, Nikon D5000 ini merupakan DSLR entry level yang sarat fitur dan tidak ubahnya seperti melihat spesifikasi dari D90 yang dijual beberapa juta rupiah lebih mahal. Kita simak saja headline news dari Nikon D5000 :

  • Sensor : format DX dengan crop factor 1,5 x, memakai sensor baru CMOS resolusi 12 MP (D60 memakai CCD 10 MP) yang sama persis dengan yang dipakai di D90. Maka itu kinerja ISO keduanya (D5000 dan D90) pun sama dengan rentang 200 hingga 3200  plus Lo-1 dan Hi-1. Pun pada sensor ini telah dilengkapi sistem anti debu.
  • Engine : memakai Expeed engine 12 bit ADC plus active D-lighting dan koreksi otomatis untuk lateral chromatic aberrations layaknya pada D90. Tersedia juga setting Picture Control (Standard, Vivid, Neutral, Monochrome, Portrait dan Landscape) serta soft filter.
  • Shutter : memakai shutter unit yang teruji hingga 100.000 kali (atau dua kali lipat dari shutter unit D40/60) dan nilai shutter count D5000 ini persis sama seperti pada D90. Hanya saja D90 mampu menjepret hingga 4,5 fps, sementara D5000 ini sedikit lebih lambat dengan 4 fps (namun masih jauh lebih baik daripada D60 dengan 3 fps).
  • Modul AF : Multi CAM-1000 dengan 11 titik AF (ya, sebelas) dengan satu center cross point AF (di D40/D60 hanya 3 titik AF). Terdapat mode 3D AF tracking untuk objek foto yang selalu bergerak, sama seperti yang terdapat pada D90. Tersedia juga contrast detect AF bila memakai live view.
  • D-movie : merekam video HD beresolusi 1280 x 720 piksel hingga maksimum 5 menit  dengan frame rate 24 fps, AVI/M-JPEG, audio mono. layaknya D90, D5000 ini tidak bisa auto fokus saat merekam video, sehingga pemakailah yang harus mengatur manual fokus pada lensa.
  • Layar Vari-angle LCD : pertama dalam sejarah DSLR Nikon, layar LCD berukuran 2,7 inci yang bisa dilipat dan diputar. Dengan demikian, memotret memakai mode live view ataupun merekam video bisa lebih mudah dan nyaman, meski dalam sudut yang sulit.
  • Bonus lain : HDMI port dan sudah mendukung GPS eksternal untuk geotagging.

Adapun hal-hal yang masih sama (atau mengalami sedikit peningkatan / penurunan) dari sang pendahulu (Nikon D60) diantaranya :

  • Desain bodi : kecil, ringan, berbahan plastik, dengan ukuran 127 x 104 x 80 mm dan 55 gram lebih berat dari D60.
  • Tanpa motor fokus di bodi : ya, lensa yang bisa autofokus adalah lensa dengan motor AF seperti Nikon AF-S atau Sigma HSM.
  • Memakai lensa kit yang sama : 18-55mm VR (pada D90 lensa kitnya 18-105mm VR).
  • Modul light meter : 420-segment RGB, masih sama seperti D60 dan bahkan D90 sekalipun (untuk modul kelas atas dengan 1005-segment hanya ada di D300, D700 dan D3).
  • Memakai viewfinder cermin (0,78 x, 95% coverage) yang tidak seterang viewfinder jenis prisma seperti yang terdapat di D90.
  • Tanpa top status LCD dan hanya satu dial-wheel di dekat jempol (di D90 ada dua dial-wheel).
  • Flash sync : 1/200 detik (masih unggul D40 dengan 1/500 detik) dan punya GN 12.

Tak dapat dipungkiri, dengan meluncurkan D5000, Nikon seakan ingin ingkin menguasai kembali pasar DSLR entry level yang telah direbut oleh Canon (melalui EOS 1000D dan EOS 450D) dengan membuat produk dengan spesifikasi tinggi namun harga terjangkau. Sebuah langkah tepat dari Nikon.

Related posts:

  1. DSLR kelas pro baru : Nikon D3S dan Canon EOS 1D mark IV
  2. Daftar lengkap kamera DSLR Canon dan Nikon
  3. DSLR untuk pemula, pilih yang mana?
  4. Nikon luncurkan D3000 dan D300s
  5. Pentax K-x, DSLR super lengkap yang terjangkau

9 komentar »

  • DANANG said:

    apa bisa untuk melihat jml shuuter yang telah digunakan pada kamera DLSR bekas?

  • admin KG (author) said:

    Tidak semua DSLR bisa dilihat shutter countnya dengan mudah.Untuk Nikon bisa lihat EXIF fotonya di komputer.

  • Hari said:

    Sebenarnya sy tertarik dgn kamera ini, tp katanya ada beberapa kasus D5000 mati total, jadi ragu-ragu, benar gak ya isu tersebut…?

  • dendy said:

    Mas mo nanya dong, kl mo up grade lensa D3000 cocoknya pake apa ya yg ga mahal??

  • ikwan said:

    Slm.. saya mau beli kamera slr tipe nikon d5000 menurut saudara yg sudah berpengalam di bidang fotografi apakah tepat apabila sy membeli kamera tipe ini.. Sdgkan sya msh betul2 pemula,mohon nasehatnya..terima kasih…

  • admin KG (author) said:

    Nikon D5000 sudah sangat cocok untuk pemula. Lihat deretan fitur diatas, sudah sangat lengkap kan? Bahkan pemula lebih cenderung mengambil D3000 yang lebih murah.

  • risang said:

    salam hangat, mas admin saya mau tanya, saya seorang amatir yg awalnya memegang kamera nikon fm3, kira2 kamera digital apa yg cocok untuk saya pemegang, karena saya sudah terbiasa menggunankan kamera manual tsb, dan harganya tidak terlalu mahal karena saya saat ini baru memiliki budget sekitar 4 jutaan, atas jawabanya saya ucapakan terima kasih

  • admin KG (author) said:

    Dgn dana segitu rasanya D3000 pilihan paling pas. Soal adaptasi dari film ke digital sih cuma masalah waktu saja, nanti lama2 juga terbiasa. Tapi kalau anda sudah punya banyak koleksi lensa nikon lama yg non motor, sebaiknya pertimbangkan nikon D90 dgn motor AF di bodi.

  • rochmad said:

    wah saya sangat bingung nih mau beli camera dslr.
    ambil d5000 atau d3000.
    dana saya cukup buat beli d.3000 kit dengan + lensa 55-200mm vr.
    sekedar info.saya pemula banget. biasa pakai prosumer nh.
    mohon kasih masukan tank s

Beri komentar disini..

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Fokus pada topik, jangan melakukan SPAM.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.