Home » fotografi

Tips mengurangi noise pada foto

1 August 2009 1,986 views Satu komentar
Tech tipsComputer Tricks

Noise pada fotografi digital tampaknya sudah jadi istilah yang akrab didengar namun tentu kehadirannya tidak dikehendaki. Noise berupa bintik-bintik pada foto yang umumnya akibat pemakaian ISO tinggi ini tampak mengganggu keindahan sebuah foto dan banyak orang yang berupaya untuk menghilangkannya. Meski pada kamera sudah tersedia fasilitas pengurang noise, tapi akan lebih lengkap bila kita bisa melakukannya memakai software pada komputer. Kali ini kami sajikan tips memakai software Neat Image untuk mengurangi noise sehingga foto anda akan jadi lebih indah.

Sebelum masuk ke bahasan utama, sekilas kita awali dengan mengenal noise ini. Sensor kamera digital yang merupakan perangkat analog memiliki sensitivitas (ISO) yang bisa ditingkatkan bila perlu. Dengan naiknya sensitivitas, maka noise yang tadinya rendah ikut naik dan mulai mengganggu. Pada sensor kecil (dipakai di kamera saku dan kamera ponsel) noise akan semakin parah karena kemampuan sensor dalam menangkap cahaya tidak sebaik sensor besar (pada kamera DSLR). Noise berupa titik-titik pada foto selanjutnya diupayakan untuk dihilangkan, meski urusan ini membawa konsekuensi foto akan jadi soft atau kehilangan detail. Maka itu diperlukan teknik pengurang noise (bukan penghilang noise) yang mampu mengurangi titik-titik tadi tanpa membuat foto jadi kehilangan detail.

Meski di dalam kamera sudah disediakan fasilitas pengurang noise, alangkah baiknya bila upaya ini dilakukan melalui komputer saja. Hal ini dikarenakan keleluasaan kontrol kita dalam mengatur tingkat pengurangan noise yang paling kita sukai. Salah satu program perangkat lunak yang umum dipakai adalah Neat Image versi 6.0 yang bisa diunduh disini. Pemakaian program ini cukup mudah, anda cukup menginstalnya di komputer lalu menjalankannya.

Tampilan program Neat Image

Tampilan program Neat Image

Setting noise reduction

Setting noise reduction

Langkah pertama adalah membuka file foto yang akan diproses. Setelah foto dibuka, klik tab Device Noise Profile. Lalu klik pada Auto Profile. Program secara otomatis akan mencari profil noise yang paling mendekati dan seragam lalu menganalisa tingkat noisenya. Lihatlah pada sidebar sebelah kanan, disana tampak status kamera yang dipakai,  data teknis (EXIF), dan indikator analisa warna (RGB). Selanjutnya klik tab Noise Filter Setting, disinilah pengaturan dan kendali noise ditentukan. Tersedia filter preset yang umumnya sudah mewakili keperluan yang sering digunakan, seperti filter dan sharpen, pilihlah advanced untuk preset yang lebih lengkap. Bila anda tidak puas dengan preset yang diberikan, aturlah secara manual setting pengurang noise yang ada (noise level, reduction amount dan sharpening). Jangan lupa, tiap setting bisa dilakukan preview untuk melihat apakah pengaturan yang anda buat sudah pas atau belum. Terakhir tentu klik tab Output Image dan klik save.

Mudah bukan?

Related posts:

  1. Kaitan antara ISO dan noise dalam fotografi digital
  2. Tips memilih kamera saku untuk pemula

Satu komentar »

  • widodo mranggen said:

    trims. info softwarenya. bisa dipraktikan. semoga anda tidak bosan memberi info kpad semua penyuka fotografi. semoga juga banyak rejekinya…

Beri komentar disini..

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Fokus pada topik, jangan melakukan SPAM.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.