Home » kamera digital

Lumix DMC-GF1, satu lagi kamera saku berformat Micro Four Thirds

2 September 2009 2,182 views 2 Komentar
Tech tipsComputer Tricks

Sukses Olympus menghadirkan kamera saku bersensor Four Thirds yang bernama E-P1 (digital pen) rupanya membuat Panasonic juga harus meladeni mitranya dalam konsorsium Micro Four Thirds ini dengan produk sejenis. Bila sebelumnya format Micro Four Thirds diwujudkan oleh Panasonic dalam bentuk SLR-like (seperti G1 dan GH1), kini Panasonic menghadirkan kamera saku bersensor 4/3 dengan nama Lumix GF1. Bayangkan kualitas sensor DSLR yang tertanam pada kamera yang desain bodinya seperti Lumix LX3, dengan dukungan banyak pilihan lensa, kinerja Venus HD engine dan fitur super lengkap, semuanya terpadu di kamera seharga 9 juta ini (plus lensa kit).

Lumix GF1 (credit : stevesdigicams)

Lumix GF1 (credit : stevesdigicams)

Apa yang anda dapat dengan membayar semahal itu untuk sebuah kamera saku? Pertama tentunya adalah kualitas, kedua adalah kinerja, dan ketiga bisa jadi kepraktisan. Kualitas jadi jaminan karena sensor LiveMOS 12 MP yang tertanam di kamera ini membuatnya handal dipakai di ISO tinggi dengan noise rendah. Soal kinerja pun tampaknya tak usah diragukan lagi. Masih ingat kecepatan auto fokus di G1/GH1? Meski cuma mengandalkan prinsip contrast detect, auto fokus hasil inovasi Lumix ini mampu menyamai kecepatan DSLR pemula (yang berbasis phase detect). Selain itu, kepraktisan juga ditawarkan GF1 ini karena bodi dan lensa yang ringkas memudahkan untuk juru foto yang tidak ingin ribet membawa peralatan besar yang menarik perhatian. Apalagi dengan lensa kit 20mm f/1.7 yang disediakan (lihat gambar di atas), ukuran kamera ini sangat luar biasa kompak dan pocketable.

Hal-hal yang membuat Lumix GF1 ini mengagumkan adalah :

  • format interchangeable lenses, dengan mount Four Thirds (2x crop factor)
  • tersedia dua pilihan lensa kit : Lumix fix 20mm f/1.7 atau zoom 14-45mm f/3.5-5.6 OIS
  • lengkap, termasuk sudah ada lampu kilat internal dan AF assist
  • auto fokus yang cepat, mengalahkan auto fokus pada E-P1
  • HD movie 720p dengan kompresi modern AVCHD (E-P1 memakai M-JPEG)
  • flash hot shoe yang bisa dipasang aksesori electronic viewfinder tambahan
  • LCD 3 inci (aspek rasio 3 : 2) dengan resolusi 460 ribu piksel
  • RAW dan JPEG file format
  • bila ingin memasang lensa 4/3, tersedia adapter khusus

Dari poin di atas tampak kalau Lumix GF1 ini mengungguli saingannya Olympus E-P1 utamanya dalam urusan lampu kilat built-in dan kecepatan auto fokus. Sebagaimana yang kita tahu, E-P1 dikritik pedas karena absennya lampu yang penting ini. Meski demikian, Olympus E-P1 juga punya beberapa keunggulan dibanding GF1 seperti kendali dual wheel dan audio stereo saat merekam video. Bila anda suka stabilizer di bodi, maka E-P1 juga boleh dibilang menang karena punya IS di bodi, sementara Lumix memang mengandalkan IS di lensa. Urusan sensor yang langsung terekspos bila lensa dilepas telah diimbangi dengan fitur anti debu sehingga mengurangi resiko menempelnya debu pada sensor.

Selain meluncurkan kamera Lumix GF1 dan lensa Lumix prime ataupun Lumix DC Vario / zoom, Panasonic juga mengumumkan kelahiran lensa Leica pertama di dunia yang berformat Micro 4/3. Sambutlah LEICA DG MACRO-ELMARIT 45mm f/2.8 MEGA O.I.S, sebuah lensa prime macro ekuivalen 90mm yang dijamin punya ketajaman khas Leica, dan pastinya kompatibel dengan sistem auto fokus di kamera Lumix seperti GF1 ataupun G/GH1. Harga lensa ini saja sudah menyamai harga kamera GF1 alias sekitar 9 juta.

Related posts:

  1. Lumix GH1, Micro Four Thirds plus movie HD
  2. Panduan lengkap memilih kamera saku superzoom
  3. Lumix FX75 : lensa cepat dan lebar, plus layar sentuh
  4. Panasonic luncurkan Lumix DMC-G2 dan G10
  5. Lumix LX5 resmi diluncurkan (plus empat Lumix baru lainnya)

2 komentar »

  • nikkorku said:

    Untuk urusan kualitas gambar, boleh dibandingkan dengan format APS-C loh..
    Cakep koq Micro 4/3 ini. Apalagi GF1 lebih ‘friendly’ modelnya dibanding kamera sebelumnya (G1/GH1)

  • khaka said:

    untuk kemampuan zoomnya gmn?? fokal lengthnya brapa?
    itu harga sudah trmasuk lensa kitnya?

Beri komentar disini..

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Fokus pada topik, jangan melakukan SPAM.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.