lumix-g2-small

Panasonic luncurkan Lumix DMC-G2 dan G10

Masih ingat Lumix DMC-G1, kamera Micro 4/3 pertama dari Panasonic? Saat itu banyak orang yang terkagum-kagum karena akhirnya muncul alternatif lain dari DSLR, sebuah kamera tanpa cermin dan memakai jendela bidik LCD, meski sama-sama memakai sensor DSLR dan lensa yang juga bisa dilepas. Meski awalnya banyak yang mengeluhkan ukuran dari G1 yang masih kurang mungil, namun akhirnya jelas sudah bahwa Panasonic memang membuat dua versi produk kamera Micro 4/3 yaitu berjenis SLR like (seperti G1) dan jenis pocketable (seperti GF1).

lumix-g2

Kali ini Panasonic meluncurkan kamera penerus dari Lumix G1/GH1 yang bernama Lumix G2 dan G10. Keduanya hampir sama secara umum, namun G2 dibuat lebih canggih dengan menyediakan fasilitas layar sentuh termasuk untuk menentukan titik fokus. Berbeda dengan G2, Lumix G10 memiliki layar yang fix alias tidak bisa dilipat. Wajar karena Lumix G10 memang ditargetkan menjadi kamera Micro 4/3 murah yang dipelopori oleh Olympus E-PL1. Bagaimana perbedaan G2/G10 baru ini dibanding dengan G1/GH1?

lumix-g10

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, baik G1, GH1, G10 dan G2, keempatnya memiliki kesamaan dalam bentuk dan desain secara umum. Sensor yang dipakai juga sama, yaitu Live MOS 4/3 beresolusi 12 MP. Sebagai kamera mirrorless, keempatnya mengandalkan sistem live-view memakai electronic viewfinder (EVF) atau lewat layar LCD yang berukuran 3 inci. Auto fokus mengandalkan sistem contrast detect yang untungnya lebih cepat dari kebanyakan kamera non DSLR lainnya.

Oke, sekarang apa perbedaan utama dari keempat kamera di atas? Inilah secara umum fitur keempatnya :

Lumix G1 (Sep 2008) :

  • ISO 3200
  • tanpa fitur movie
  • lensa kit 14-45mm
  • layar LCD lipat
  • EVF resolusi tinggi (1,44 juta piksel)

Lumix GH1 (Mar 2009) :

  • ISO 3200
  • HD movie 1920 x 1080 (AVCHD)
  • lensa kit 14-140mm
  • layar LCD lipat
  • EVF resolusi tinggi (1,44 juta piksel)

Lumix G2 (Mar 2010) :

  • ISO 6400
  • HD movie 1280 x 720 (AVCHD lite)
  • lensa kit 14-42mm
  • layar LCD lipat, touchscreen
  • EVF resolusi tinggi (1,44 juta piksel)
  • mendukung SDXC card

Lumix G10 (Mar 2010) :

  • ISO 6400
  • HD movie 1280 x 720 (M-JPEG)
  • lensa kit 14-42mm
  • layar LCD fix
  • resolusi EVF rendah (202 ribu piksel)
  • mendukung SDXC card

Dari spesifikasi di atas tampak kalau G10 memang kurang menarik karena resolusi EVF yang rendah dan LCD yang tidak bisa dilipat-putar.  Apaalagi kompresi HD movie yang ditawarkan hanya memakai M-JPEG yang sangat haus memori. Pada G10 juga tidak tersedia tombol langsung untuk merekam video, yang terdapat di G2. Namun Panasonic menjanjikan harga G10 ini lebih terjangkau, dan tetap memiliki kinerja auto fokus yang sama, ISO 6400, serta kualitas hasil foto yang sama dengan G2.

Lumix G2 sendiri menjadi kamera flagship saat ini dengan segala kelengkapan fitur dan spesifikasi tinggi, meski lucunya tidak lagi mendukung resolusi video HD 1920 x 1080 yang disediakan di GH1. Tentunya G2 akan dijual lebih mahal dari G10 dan juga tersedia dalam warna biru, merah dan hitam. Harga keduanya belum diumumkan, prediksi kami G10 akan dijual di kisaran 6 jutaan, sedang G2 di kisaran 9 jutaan.

Suka artikel di atas? Like dan Share yuk..