Home » kamera DSLR

Panduan memilih lensa DSLR

21 March 2010 77,233 views 70 Komentar

Ada banyak jenis dan macam lensa kamera DSLR. Selain berbeda jenis atau tipenya, perbedaan harga pun amat mencolok, mulai dari kurang dari satu juta hingga ratusan juta rupiah. Hal ini bisa membuat bingung mereka yang berencana membeli kamera DSLR atau menambah koleksi lensanya. Bila di artikel lalu kami sudah sajika cara menilai kualitas lensa DSLR, kini kami hadirkan panduan dalam memilih lensa DSLR. Selamat membaca..

Panduan yang kami susun kali ini bersifat umum dan simpel, tidak seperti panduan sebelumnya yang khusus membahas lensa Canon dan Nikon saja. Di artikel kali ini kami golongkan lensa DSLR dalam berbagai kelompok utama, yaitu berdasarkan diameternya, berdasarkan jenisnya dan berdasarkan bukaan diafragmanya.

Diameter Lensa

Pertama, berdasarkan diameter lensa, kini dikenal dua golongan umum yaitu :

  • lensa full-frame (35mm)
  • lensa crop sensor

Untuk lensa full-frame, diameter optiknya lebih besar daripada lensa crop sensor. Hal ini karena lensa full-frame didesain untuk bisa dipakai di DSLR full-frame dan SLR film 35mm. Di pasaran, kita perlu mengenali kode yang menunjukkan lensa full-frame, misalnya EF untuk Canon, FX untuk Nikon, DG untuk Sigma dsb.

Sedangkan lensa crop sensor berukuran lebih kecil, didesain untuk DSLR dengan sensor yang lebih kecil dari sensor full-frame, yaitu sensor APS-C (Canon, Nikon, Pentax, Sony) dan sensor Four Thirds (Olympus). Lensa ini memiliki diameter yang lebih kecil dari lensa fll-frame, meski tetap memiliki desain mounting yang sama. Artinya, kita bisa saja memasang lensa crop sensor ini pada DSLR full frame, namun pada hasil fotonya akan terdapat lingkaran di bagian luar foto (vignetting) akibat ukuran sensor yang lebih besar dari diameter lensa. Lensa crop sensor ini dikenali dari kodenya seperti EF-S untuk Canon, DX untuk Nikon, DC untuk Sigma, DA untuk Pentax dsb.

sensor01

Gambar di samping menunjukkan perbedaan ukuran antara sensor APS-C dan sensor full-frame 35mm. Lingkaran merah menunjukkan diameter lensa full-frame dan lingkaran hijau menunjukkan diameter lensa crop. Tampak kalau diameter lensa crop telah didesain untuk menyesuaikan ukuran bidang sensor APS-C yang memang lebih kecil dari sensor 35mm. Adakalanya pemilik kamera APS-C justru memakai lensa full frame. Hal ini disebabkan karena untuk kebutuhan profesional kebanyakan lensa yang tersedia adalah lensa full-frame. Contohnya, untuk kebutuhan profesional, pemakai kamera EOS 7D akan memilih lensa EF 70-200mm.

Jenis fokal lensa

Ditinjau dari jenis lensa, ada dua kelompok utama yaitu lensa fix (prime) dan lensa zoom. Simpel saja, lensa fix artinya hanya memiliki satu nilai panjang fokal, sedang lensa zoom bisa berubah dari fokal terpendek hingga terpanjang. Lensa zoom sendiri terbagi atas beberapa rentang fokal, seperti zoom wide, zoom normal dan zoom tele. Ada juga lensa sapu jagad, alias bisa bermain zoom dari wide hingga tele yang praktis untuk dibawa bepergian. Kali ini kami uraikan untung rugi dari tiap pilihan yang ada :

Lensa prime / fix

fix

Pentax 70mm f/1.4

Lensa prime adalah lensa yang hanya punya satu nilai fokal, misal 35mm, 50mm, 100mm dsb. Lensa jenis ini umumnya punya bukaan maksimal yang besar, misal f/1.4 atau f/1.8 sehingga cocok untuk dipakai saat low light. Meski ada berbagai macam pilihan fokal dari lensa fix di pasaran, namun yang paling populer adalah lensa 50mm karena punya fokal dengan perspektif normal.

Daya tarik dari lensa fix diantaranya :

  • relatif murah
  • ukurannya kecil dan ringan
  • hasil foto sangat tajam
  • karena punya bukaan besar, bisa menghasilkan DOF yang tipis
  • karena punya bukaan besar, bisa diandalkan untuk low light

Adapun hal yang kurang menyenangkan dari lensa fix adalah lensa ini tidak bisa berganti fokal sehingga untuk merubah posisi fokal kita harus maju atau mundur terhadap objek.

Lensa zoom wide

wide

Sony SAL DT 11-18mm f/4.5-5.6

Lensa zoom wide dalah lensa zoom yang memiliki rentang fokal wideangle mulai dari 10mm hingga 30mm, sehingga cocok untuk landscape dan arsitektur meski kurang cocok untuk potret karena adanya distorsi.

Daya tarik lensa zoom wide diantaranya :

  • mampu menghasilkan foto dengan angle dengan kesan luas dan dramatis
  • cocok untuk kebutuhan profesional dan komersil

Namun demikian lensa zoom wide dijual dengan harga yang relatif mahal karena tingginya tingkat kesulitan dalam mendesain lensa tersebut. Di pasaran, lensa semacam ini dijual di kisaran harga 6 juta hingga 12 juta rupiah.

Contoh lensa zoom wide :

  • Canon EF-S 10-22mm f/3.5-4.5
  • Nikon AF-S 10-24mm f/3.5-4.5
  • Pentax DA 12-24mm f/4
  • Sony SAL-DT 11-18mm f/4.5-5.6
  • Olympus Zuiko 9-18mm f/4-5.6
  • Rekomendasi untuk 3rd party : Tokina 11-16mm f/2.8

Lensa zoom normal/standar (general purpose)

normal

Zuiko 14-54mm f/2.8-3.5

Adalah lensa zoom yang memiliki rentang fokal yang dianggap memenuhi kebutuhan wide hingga tele biasa. Lensa semacam ini mampu mengakomodir rentang fokal normal di kisaran 50mm sehingga mampu  menghasilkan foto yang rendah distorsi, dan menghasilkan persepektif yang sama seperti apa yang dilihat oleh mata manusia. Lensa zoom normal akan semakin mahal bila memiliki bukaan besar apalagi bila punya bukaan konstan f/2.8 yang tergolong kelas profesi0nal.

Contoh lensa zoom normal kelas mahal :

  • Lensa 24-70mm f/2.8
  • Lensa 17-55mm f/2.8

Sedangkan lensa zoom normal ekonomis diantaranya :

  • Canon EF-S 17-85mm f/4-5.6
  • Nikon AF-S 16-85 f/3.5-5.6
  • Pentax DA 17-70mm f/4
  • Sony SAL DT 18-70mm f/3.5-5.6
  • Olympus Zuiko 14-54mm f/2.8-3.5
  • Rekomendasi 3rd party : Sigma 17-70mm f/2.8-4

Lensa zoom tele

tele2-8

Nikon AF-S 70-200mm f/2.8 VR

Lensa zoom tele menjadi salah satu lensa yang favorit banyak orang karena kemampuannya untuk dipakai memotret obyek yang jauh, ditambah lagi harganya yang cukup terjangkau. Belum lagi lensa tele mampu menghasilkan foto dengan bokeh yang baik (DOF tipis), bisa dibilang hampir menyamai hasil yang didapat dengan memakai lensa prime.

Namun perlu diingat kalau lensa zoom tele berkisar di fokal tele diatas 100mm, sehingga rentan goyang akibat getaran tangan. Untuk itu para profesional lebih memilih lensa tele bukaan besar dan ditambah fitur stabilizer, sehingga lensa tele masih bisa dipakai di saat kondisi kurang cahaya.

Lensa zoom tele terbagi dua kelompok, yaitu kelompok profesional dan kelompok biasa.

Untuk zoom tele profesional diantaranya :

  • Canon EF 70-200mm f/2.8
  • Nikon AF-S 70-200mm f/2.8  (gambar di atas)
  • Pentax DA 60-250mm f/4
  • Sony SAL 70-200mm f/2.8
  • Olympus Zuiko 90-250mm f/2.8
  • Rekomendasi 3rd party : Sigma 70-200mm f/2.8

tele

Sigma 70-300mm f/4-5.6

Untuk zoom tele biasa, umumnya terdapat pilihan 70-300mm (gambar di atas) yang fokal telenya cukup panjang dan 55-250mm (gambar di bawah) yang lebih ekonomis. Perhatikan kalau lensa tele ekonomis punya variabel aperture (misalnya f/4-5.6), sehingga bukaannya akan semakin mengecil saat lensa di-zoom maksimal. Maka itu lensa tele semacam ini dihindari oleh para profesional karena sulit diandalkan di saat perlu speed tinggi.

tele2

Canon EF-S 55-250mm f/4-5.6

Meski demikian, lensa tele ekonomis seperti ini laris manis karena harganya murah dan hasil fotonya di tempat yang cukup cahaya masih sangat baik. Jadilah lensa semacam ini menjadi lensa favorit untuk kebutuhan harian dan untuk sekedar hobi.

Lensa zoom all-round  / super zoom / sapu jagad

tamron_18-270

Tamron 18-270mm f/3.5-5.6 VC

Adalah istilah untuk lensa zoom dengan kemampuan mencover rentang wide hingga tele yang ekstrim, hingga lensa ini mampu menggantikan beberapa macam lensa sehingga praktis dipakai kemana saja. Umumnya lensa ini memiliki rentang fokal 18-200mm, meski ada juga yang bisa mencapai 18-270mm (lihat gambar di atas). Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih lensa jenis ini :

  • Lensa ini praktis namun tergolong mahal
  • Lensa ini hanya tersedia untuk jenis variable aperture saja
  • Kemampuan optik dari lensa ini tergolong pas-pasan (karena banyaknya elemen optik di dalamnya)
  • Usahakan memilih lensa jenis ini yang dilengkapi dengan fitur stabilizer optik

Itulah panduan memilih lensa DSLR yang kami sajikan. Untuk diskusi dan pertanyaan bisa disampaikan melalui forum yang ada atau lewat komentar di bawah ini.

Related posts:

  1. Memilih lensa sesuai ukuran sensor DSLR
  2. Panduan lengkap memilih kamera saku superzoom
  3. Pilihan lensa ekonomis untuk DSLR pemula
  4. Lensa Canon vs Lensa Nikon
  5. Cara menilai kualitas lensa kamera DSLR

70 komentar »

  • alz said:

    mau nanya dong, kalo bedanya lensa dengan f 1.8 sama f 3.5 itu bgusan yg 1.8 ya ?
    kenapa ?

  • admin KG (author) said:

    f/1.8 menunjukkan bukaan besar, sedang f/3.5 itu lebih kecil. Bedanya, kalo punya lensa f/1.8 maka bukaannya bisa dikecilkan ke f/3.5 tapi tidak sebaliknya, kalo punya lensa f/3.5 maka bukaan maksimalnya tidak bisa dibuat lebih besar (f/2.8 atau f/1.4). Dgn bukaan besar, kita bisa mendapat speed yg lebih cepat dan bisa diandalkan di low light.

  • alz said:

    hmm jadi lbi baik beli yg f 1.8 ya ?
    kalo msalkan f 1.8 itu khan berarti pemandangan kita aga blur ya ? nah itu bsa di setting agar ga blur khan ?

  • admin KG (author) said:

    Masalahnya lensa f/1.8 itu terbatas hanya yg berjenis fix atau prime, tidak yg zoom (kecuali lensa di kamera saku seperti Samsung TL500). Blur itu mungkin maksudnya DOF-nya tipis ya? Memang bukaan besar akan membuat DOF tipis, misal motret wajah orang, di mata tajam bisa jadi telinga blur. Supaya tdk begitu tentu bukaannya harus dikecilkan misal jadi f/5.6 atau f/8.

  • alz said:

    iya blur itu mksudnya dofnya kecil.
    kalo misalkan aperture makin besar bukannya backgroundnya jadi makin tajam ya ?

  • kacerkeren said:

    how can i get any sony lenses in Pekanbaru? tq.

  • fajriphoto said:

    blog walking bro :D
    artikelnya kereeen… saya taruh di blog saya ya.. :)

  • Budi said:

    Mo nanya nih lagi bingung beli Fix Lens, kamera saya sony alpha 200 apa yg cocok n bagus n ga mubazir deh ??? please advice

  • adi said:

    ma saya tanya dong..kalu lensa kit d90 18-105mm VR itu termasuk lensa apaan donk ? Zoom wide kah ? atou ? masih bingung nih mas,

    ada saran ga untuk photo prewedding bagusnya pake lensa pihak ke tiga yang mana ya ?

    maklum mas masih pemula

  • admin KG (author) said:

    Tergolong lensa zoom allround atau general purpose. Dia bisa wide (meski cuma setara dgn 28mm) dan bisa tele (meski cuma setara 150mm). Utk prewedding saran saya pake Tamron 18-50mm f/2.8

  • adi said:

    tenkyu mas untuk infonya,,o ia saya search tamron 18-50mm f/2.8 ga ada, yang ada 17-50mm untuk tamron.

    kalu 18-50mm yang adanya sigma.
    pertanyaannya untuk tamron 17-50mm dan sigma 18-50mm itu sama saja ya ?
    kalu sama yang mas rekomendasikan yang mana nih ?

    o ia mas numpang copy paste ya artikelnya bagus soalnya

  • untung said:

    Untuk memenuhi keinginan anak, saya telah putuskan untuk membeli Canon EOS 7D KIt ditawarkan dengan dua jenis lensa yang pertama dengan lensa Canon EFS 15-85mm f/3.5-5.6IS USM atau dgn lensa Canon EFS 18-135mm f/3,5-5,6 IS.sebagai informasi anak saya masih pemula. Mhn bantuan petunjuk :1. sebaiknya jenis lensa yang mana harus saya pilih dr kedua lensa tsb
    2. selain dr harga , apa perbedaan (kelebihan ) dr masing2 lensa tsb.
    3. Mungkin ada saran lain yang lebih baik untuk saya
    Terimakasih atas segala bantuannya.

  • admin KG (author) said:

    Saran saya lensa 15-85mm saja, karena utk mengakomodir tingginya resolusi sensor 7D diperlukan lensa yg punya ketajaman tinggi. Selain dari beda secara harga si lensa 15-85mm ini beda secara jenis motor AF yg sudah bertipe USM (halus dan cepat).

  • untung said:

    terima kasih mas atas bantuannya.
    Untuk mendukung minat thd photo alam/pemandangan dan model selain kamera C EOS 7D dan lensa 15-88mm tsb,mohon sarannya :
    - Lensa lainnya yg harus dibeli
    - Assesories tambahan yg diperlukan(Flash dan lainnya)
    Terima kasih sebelumnya

  • admin KG (author) said:

    Lensa itu aja sudah cukup banget, dari wide sampai tele sudah cukup utk landscape. Tambahkan saja filter yg favorit dipakai utk outdoor spt ND4, gradual ND dan CPL. Utk flash tidak terlalu diperlukan bila memotret alam, kecuali saat kondisi gelap. Rekomendasi flash tentu saja Canon Speedlite 580EX atau merk lain bisa Nissin Di866 profesional.

  • untung said:

    terimakasih sekali atas sarannya.

  • ayahezra said:

    broo ….mo tanya antara nikkor 18-200mm VR VS tamron 18-270mm VC(seperti pic.di atas)bagusan mana?

  • admin KG (author) said:

    Bagusan Nikkor 18-200mm dong..

  • ayahezra said:

    tapi yg bikin bimbang,liat review di dpreview
    for tamron:

    Rating (out of 10)
    Nikon F Mount
    Build quality 7.5
    Ergonomics & handling 8.0
    Features 9.0
    Image quality 7.5
    Value 7.0

    Recommended
    nikon
    Detail Rating (out of 10)
    Build quality 8.0
    Ergonomics & handling 8.0
    Features 9.0
    Image quality 7.0
    Value 7.0

    Recommended (with reservations)
    beda tipis,dari segi harga pun bedanya lumayan mahalan nikon….

  • jakriman said:

    Mas!,,,Masih newbie neh ,,Mau tanya klo mau fhoto close up,,lebih bagus pake lensa merek apa ya?.. ukurannya berapa ya?..
    Aku pake nikon D90,,?..

  • nninis said:

    OOm. mau minta saran dong. aku punya nikon D90, kepingin nambah lensa. enaknya beli yang mana ya? trus flash perlu beli juga ndak? makasih banyak Om, maklum masih belajar motret. salam

  • admin KG (author) said:

    @ Dua penanya di atas (Jakriman dan Ninis) :
    Agak heran juga anda semua punya D90 tapi masih bingung mau pakai lensa apa. Semoga dgn artikel ini anda bisa dapat gambaran cara memilih lensa.

  • heru krisbiantoro said:

    Mas bs tolong bantu jelasin code” yg ada di lensa untuk olympus ga, bingung nih antara yang ada code ED ma yg ga, trus code” lain yg ada di lensa olympus juga. aku baru nyoba pake olympus tp msh bingung milih lensanya.makasih banyak ya mas.

  • Mardha said:

    Sy pke nikon D300s + nikkor 18-200 f/3.5-5.6 VR II
    Klo dignkn dit4 ckp chya mm lumayn cpt,tp klo dah krg chy jd lmbt fokusnya.
    Sy butuh lensa allround yg lbh cpt lg ada ga? Krn klo 70-200 f/2.8 kok hrgnya msh mahal..knpa ga ada yg 18-200 tp f/2.8? Kan enk tuh ckpn zoom pnjang n cpt..(klo ada pasti lbh mhl jg yah..hehe)

  • admin KG (author) said:

    Asyik juga ya kalau ada lensa zoom 18-200mm f/2.8 tapi saya kuatir anda baru pakai sebentar saja tangan sudah pegal, karena ukuran lensanya pasti sangat besar..

  • roi.zuko said:

    mau tanya dong kalo D3000 pake lens NIKON AF 70-300mm f/4-5.6G apa NIKON AF-S 70-300mm f/4.5-5.6G IF ED VR

    sama bedanya Af sama AF-S

    makasih hehe

  • admin KG (author) said:

    Lensa AF 70-300G bisa dibilang lensa gagal dari Nikon, lupakan saja. Lagipula dia tidak bisa auto fokus di D3000. Ambil saja AF-S 70-300VR atau kalau dana terbatas AF-S 55-200VR sudah sangat baik utk harga jualnya.

  • roi.zuko said:

    ada sih uangnya mending 70-300 atau 18-200?

  • Dynofa said:

    sebagai newbie..aq mo beli Nikon D3100
    yg jadi pertanyaanku :
    1. sebaiknya beli D3100 + lensa kit 18-55mm VR atau Body only???
    2. Lensa jenis apa yg cocok buat newbie seperti saya???
    3. Berapaan harga Lensanya???

    Thanks….mohon pencerahannya :-)

  • admin KG (author) said:

    Sebaiknya beli plus lensa kit saja, sudah cukup baik utk sehari-hari.

  • arie said:

    Salam Kenal KG..
    aku baru pake kamera Nikon D70s..dengan lensa Nikkor AF 28-85mm f/3,5 dengan macro..
    saya pengen beli lensa tele yang bisa buat macro…
    pilihan saya jatuh pada ukuran 70-300mm dengan merk pilihan tamron,sigma atau tokina..
    yang ingin saya tanyakan merk mana yang tajam kualitas gambarnya,auto fokus yang tidak lambat..
    bagaimana jika dibandingka dengan ukuran 70-200mm?
    terima kasih sebelumnya..salam newbie…

  • sakti said:

    aku pakai D90, terus mau cari lensa yg bisa makro dan tele, bagus nya yg mana mas? kalo 70-200, 2.8

  • andre said:

    Mas,,,numpang tanya jika disuruh milih antara Nikon D300S ato Nikon D7000 ,yang the best yang mana ya ?
    Nuwun…

  • sinaga said:

    saya pake nikon d3000, lensa yg cocok buat motret pemandangan dan buat sehari hari lens yg bagaimana ya om KG???

  • akbar said:

    saya punya D3000 mu beli lensa prime,kalo boleh tau yang bagus pake lensa yang apa?
    minta saran,masih newbiee…

  • lillfairy^_^ said:

    Mas, saya mau nanya dan agak mendesak niyh soalnya bentar lagi musim konser dimulai:D

    Saya mau beli lensa untuk Canon 500D, saat ini saya baru punya kit yang 18-55. Nah tadinya saya bingung mau beli fix Canon yang 50mm f1.8 atau zoom tele.. Tapi berhubung musim konser akhirnya saya putuskan beli tele ajah..
    Yang rada miring harganya kulihat Tamron 18-200 tapi beberapa teman menyarankan mending beli Canon ajah.. Duh, tapi harganya hampir dua kali lipatnya tuh maz..
    Pertanyaan saya:
    1. Kelebihan dan kekurangan Tamron 18-200 jika dipasangkan Canon 500D saya apa aja?
    2. Ada saran lensa zoom tele yang lain yang sekiranya cocok di kualitas dan kantong untuk kamera saya ga ya?
    3. Yang cocok buat motret konser, lensa apa baiknya?
    makasih dan sangat ditunggu balesannya yak maz admin:)

  • admin KG (author) said:

    Untuk itu lebih baik lensa tele saja seperti EF-S 55-250mm atau 70-300mm.

  • sudarmaji said:

    Apa bedanya Macro Lense dengan Fix Lense, dari sisi hasil jepretan?

    Kalau saya ingin menjadikan makanan/minuman sebagai object, lensa apa yang baik ya?

  • admin KG (author) said:

    Lensa makro biasanya fix (misal 60 mm, 105mm dsb) meski ada juga lensa tele zoom yg bisa makro, sedang lensa fix biasanya tidak bisa makro. Untuk still life yg jaraknya tidak terlalu dekat/close up sih lensa fix saja sudah cukup, misal 50mm (tidak harus makro).

  • iwan_38 said:

    mohon saran utk canon 60D bagusnya pake lensa CANON EF-S 18-200MM F/3.5-5.6 IS atau TAMRON 18-270MM F/3.5-6.3 DI II VC PZD, karena saya ingin lensa yg praktis. Dilihat dari harga kebetulan tidak terpaut jauh. Terimakasih.

  • admin KG (author) said:

    Dua-duanya bagus, Tamron dgn fitur VC dan PZD sudah worthed untuk harga jualnya yg cukup tinggi. Pertimbangkan juga kalau lensa third party seperti Tamron, Sigma dsb ada kemungkinan tidak kompatibel dgn kamera generasi mendatang sehingga dikuatirkan fiturnya tidak bisa dipakai secara optimal.

  • yonky said:

    Luar biasa infonya. Membantu sekali bagi newbie seperti sy. Mohon ijin sya tulis ulang mas buat sy hafal terus. terimakasih

  • admin KG (author) said:

    Oke, boleh kok.

  • RANGGA said:

    mas,
    saya pake kamera canon EOS 550D.
    bingung mau pake lensa apa ni?
    gw suka foto2 close up tp pengen jg bisa foto yg bs hasilin foto yg tajem,baiknya pake lensa apa ya? n bisa g lensa yg mas rekomendasikan buat foto jarak agak jauh, tp g sejauh tele ko…,

    d tunggu balesannya ya di email gw klo g ngerepotin zulfikar.rangga@yahoo.com

  • robin said:

    om nanya donk….

    w pke canon 550D…

    trus pake lensa 55-250mm IS…

    menurut om w salah pilih ga…

    klo w pke buat even ultah cocok ga…

  • admin KG (author) said:

    EOS 550D nya kit 18-55mm kan? Kalau sudah punya kit 18-55mm memang pas kalau dijodohkan lensa tele 55-250mm.

  • sugianto suronto said:

    Untuk Canon EOS 7D lensa Fix/prime yang compatible,hasil foto tajam dengan harga relatif murah . Pilh type yang mana ? Terima kasih atas bantuannya . Untuk digunakan hobi fotogfrafi semata. Sebelunya terima kasih.

  • robin said:

    saya bli paket om….

    jd g dpt 18-55mm

    lgsg 55-250….

    jika lokasi sempit…
    kesusahan bgt klo foto lebih dari 5 orang om??

    gmn cara mempermudahnya?

  • Bakhtiar said:

    Mas, saya adalah kelas newbie n sekarang punya Nikon D5000. Kemarin saya ditawarin temen untuk beli lensanya yaitu : TOKINA AF 20-35 mm f3,5-4,5. Temen saya bilang tuh lensa emang untuk Nikon n enak buat wide angle. Pertanyaan saya :
    1. Apakah bisa tuh lensa saya pake di Autofokus Nikon D5000 saya yg notabene cuman terima lensa yg AFS ?
    2. Kalo lensa merk TOKINA kodenya apa utk lensa dg build in motor (AFS utk Nikkor) ?
    3. Saya masih agak bingung lihat tuh lensa soalnya ada distance meteringnya segala, tapi apa bener tuh lensa bisa buat ngambil object dg wide angle ?
    Maaf kalo pertanyaan saya kedengarannya konyol, maklum newbie. Terima kasih atas jawabannya.

  • admin KG (author) said:

    1. Tidak bisa.
    2. Rasanya belum ada lensa tokina yg punya motor AF untuk nikon.
    3. Wide angle sejati perlu lensa ultra wide misal 11-16mm atau 12-24mm, meski memang 20-35mm juga masih tergolong wide.

  • daplun said:

    salam…mas!,saya baru belajar,ada 600d.saya suka moto orang dan macro.apa lensa yang pas?.mohon sarannya!.terima kasih.

  • bas said:

    tanya bos
    aku pakai Nikon D5000
    pingin foto serangga / semut
    mohon pencerah tentang tube extention atau raynox untuk tambahan, TQ

  • wenda said:

    tanya bos, saya punya nikon d90 dengan kit nya … kalo buat studio gitu pilih mana ya diantara lensa ini( urutannya pilih mana, soalnya kadang barang kosong) :
    24-85mm
    16-85mm
    24-120mm dan
    18-200mm

    milih mana jika dilihat dr hasil ketajaman nya bagus mana
    mau pake foto studio sebadan(max focal length- wide nya) dan close up (max focal length tele nya )
    dan mungkin alasan2 lainnya… yg bos mungkin bisa membantu…
    mohon bantuannya segera ya bosss

  • admin KG (author) said:

    Ukt foto studio tidak harus pakai lensa yg rentang zoomnya jauh dari wide hingga tele. Sebenarnya rentang 24-70mm sudah cukup sayang lensa tsb mahal. Lensa yg terlalu wide akan membuat obyek yg difoto tampak tidak natural secara komposisi dan perspektif, maka itu idealnya memakai lensa fix normal misal 50mm.

  • jenda said:

    Mas KG, Saya minta bantuan pertimbangan anda sedikit sbb:
    Camera yg sy gunakan Nikon D90, fokal lensa mana yang lebih pas antara 50mm atau 35mm untuk penggunaan foto potret/model satu badan yang diambil dari jarak 2-3 mtr.
    Thanks alot mas, all the best.

  • admin KG (author) said:

    Untuk potret sih lebih baik 50mm yg sudah jelas tanpa distorsi dan perspektifnya normal, tapi kalau jarak ke obyek dekat (2-3 meter) dan ingin ambil satu badan maka fokal 35mm yg masih tergolong agak wide lebih cocok disini.

  • andi said:

    numpang tanya ya mas

    saya sedang dilema memilih lensa antara tamron 17-50 f/2.8 VC dengan Nikkor 17-55 f/2.8.memang dari segi harga keduanya beda jauh,tapi yang membuat dilema adalah kelasnya yang sama2 lensa zoom normal bukaan 2.8.

    apakah worth memilih tamy daripada nikkor kalo dilihat dari kualitasnya?yang baru saya tau kalo tammy AFnya tidak secepat dan seakurat nikkor pastinya dan sering ada produk bad copy. apa memang lebih worth ambil nikkor kalo memang budgetnya mencukupi??kalo kualitas dua lensa tersebut hanya beda tipis berarti lebih worth tammy donk?
    o iya,keperluan untuk liputan lowlight dan asesoris lain semisal flashlight udah punya.lagi konsen melirik fast lens-normal zoom (prime udah punya)

    thanks

  • admin KG (author) said:

    Kompromi selalu diambil saat kita memutuskan untuk berhemat. Kembali pada anda, apakah anda bisa berkompromi untuk sedikit perbedaan kualitas optik, sedikit kalah dalam kinerja AF dan kemungkinan tidak kompatibel dgn bodi Nikon di masa depan untuk ditukar dengan penghematan (selisih harga) antara 17-55 Nikon melawan 17-50 Tamron. Sebagian orang pasti akan siap berkompromi demi penghematan tsb, namun para pro yg tidak kenal kompromi tidak akan memilih selain yg terbaik.

  • Riana said:

    Mas, numpang nanya dong. Kamera saya Nikon D3100. Kebetulan saya suka memotret kegiatan olahraga, khususnya bulutangkis. Untuk bulutangkis, biasanya kondisi saat memotret kurang cahaya, cukup jauh dari objek foto, dan pergerakan objek yg sgt cepat. Nah lensa tele apa yg sesuai untuk memotret kegiatan tersebut?
    Makasih sebelumnya :D

  • ajeng said:

    mau tanya juga dong mas, kalo buat foto konser bagusan wide ya? saran buat nikon D7000 apa? yang cahaya lampu stage masuk ke kameranya bagus gitu terus fokus bagus, gak blur. makasih

  • yona said:

    om… mau tanya.
    aku pake NIKON D3100.
    kalo di pasang lensa tele

    TAMRON FOR NIKON SP 70-300MM F4-5.6 DI VC USD LENS

    bisa Main gak AF nya??

    mhon pncerahan.
    trimkasih.
    salam om. :)

  • admin KG (author) said:

    USD : Ultra Sonic Drive : motor mikro sekelas SWM di Nikon atau USM di Canon, jadi bisa auto fokus di D3100.

  • yona said:

    berarti gak salah kan om. kalo aku beli lensa itu…? pasti jalan ya AF nya…
    bikin takut AF nya gak bisa jalan di body non motor AF kya D3100.

    trimakasih bnyak om pncerahan nya.
    smoga tdak mngganggu…
    slmt malam
    salam :)

  • nanang suhendar said:

    mas mo nanya nih, saya lagi bingung mau beli kamera dslr ada dua pilihan, pilih nikon 5100 atau canon 1100,mohonsaran da ri mas!

  • Ray said:

    @mas nanag: bantu jawab aja, beda kelas itu mas… kalo bandingannya 1100D itu sama D3100nya nikon untuk saat ini.. pasti kalo untuk saya pribadi akan milih D5100 kalo emang pilihannya di atas.

  • Ray said:

    sekalian mas saya mau nanya juga akh saya lagi bingung pilih lensa sapu jagat buat nikon saya..
    karena dana yg mepet saya punya pilih tamron 18-270 PZD dan non PZD,
    apa keunggulan masing2 dari lensa diatas?
    dianjurkan yang mana?
    dan apa kekurangannya? hehe
    thx

  • admin KG (author) said:

    PZD itu motor fokus desain dari tamron yg ikut tren dgn motor micro yg lebih cepat dan halus suaranya. Tapi yg PZD harganya lebih mahal.

  • duddee.. said:

    mas sy msh belajar fotografi nih, ,mo tanya kalo lensa telephoto buat nikon D90 yang bagus dan murah apa ya mas? mohon petunjuknya mas…:)

  • arie said:

    Mas, saya mau beli kamera DSLR, pilih nikon D300 atau D7000 kit ya? Terima kasih infonya

  • thomas said:

    Mau tanya, kalau untuk foto acara wedding kalau saya pakai kamera canon cocoknya pake lensa apa ?
    Kalau mau terjun ke foto wedding mendingan beli canon 7 d atau sony alpha 77?
    Terima kasih sebelumnya