Home » kamera digital

FinePix F300EXR, kamera saku pertama di dunia dengan hybrid-AF

21 July 2010 2,274 views 7 Komentar
Tech tipsComputer Tricks

Sejak sukses membuat F30 sekian tahun silam, hingga kini Fuji masih terus berusaha untuk menciptakan kamera saku yang fenomenal. Meski diakui atau tidak FinePix F200EXR sebagai produk andalan Fuji di kelas premium-compact tergolong kurang sukses, Fuji tidak menyerah dan justru meluncurkan penerusnya yang bernama F300EXR dengan sensor SuperCCD EXR generasi kedua beresolusi 12 MP. Kami menilai inilah evolusi paling spektakuler yang pernah dibuat oleh Fuji di kelas kamera saku, mengingat banyaknya ‘kejutan’ di FinePix F300EXR ini.

f300_front_bk

Simak dulu spesifikasi dasar dari kamera F300EXR :

  • Sensor SuperCCD EXR resolusi 12 MP
  • lensa Fujinon 24-360mm (15x zoom optik) f/3.5-5.3
  • hybrid AF (akan dibahas nanti)
  • layar LCD 3 inci, resolusi 460 ribu piksel
  • full manual P/A/S/M
  • HD movie 720p (24 fps)
  • intelligent flash

f300_back_bk_w_lcd_image

Sensor EXR sendiri sudah diakui kualitasnya untuk mendapat dynamic range yang lebih lebar dan mendapat ISO tinggi yang lebih bersih dari noise. Lensa yang dipakai di F300EXR kini lebih mengesankan dengan bermula dari fokal yang ekstra wide 24mm dan berakhir di fokal yang lumayan jauh di 360mm. Fitur manual P/A/S/M dan stabilizer berjenis sensor-shift membuat kamera seharga 3 jutaan ini semakin terasa lengkap. Namun yang istimewa adalah diperkenalkannya sistem auto fokus ekstra cepat dengan sistem hybrid. Berikut penjelasan dari rilis resmi Fuji :

The next generation EXR sensor in the FinePix F300EXR incorporates Phase Detection pixels built-in to the CCD to realize Hybrid High Speed Auto Focus.  It has the ability to intelligently decide between the two focusing systems on the camera.  For example, when a bright, high-contrast subject is positioned in the center of the frame, Phase Detection AF works fast and accurately; and in dark scenes, Contrast AF is employed to work accurately. The F300EXR uses both Phase Detection AF and Contrast AF to offer fast auto focus speeds in all scenes.  To achieve an incredible auto focus speed of 0.158 seconds2, Fujifilm engineers placed pairs of phase detection pixels on the EXR sensor, which work like external sensors on DSLRs.  The F300EXR automatically selects the better focus system (Contrast or Phase Detection), by measuring the amount of light or contrast in the scene.  The benefit for the photographer is immediate and obvious – an almost instantaneous capture of the subject in the frame, with no missed shots or subjects half out-of-frame.

Kira-kira penjelasan sistem hybrid AF adalah seperti ini :

Semua kamera saku memakai sistem AF berjenis contrast detect, sedangkan kamera DSLR memakai sistem phase detect yang lebih cepat dan akurat. Entah bagaimana caranya, Fuji berhasil mendesain sensor EXR yang memiliki piksel pendeteksi fasa yang menyerupai sistem sensor AF pada DSLR. Alhasil proses AF pada kamera saku ini bisa menjadi sangat cepat hingga 0.158 detik saja. Kamera akan otomatis menentukan metoda AF mana yang dipakai tergantung terang gelapnya area yang difoto. Bila di sekitar cahayanya cukup terang, kamera akan memilih phase detect (cepat) dan bila agak gelap kamera akan memilih contrast detect yang lebih lambat.

Meski terdengar mengesankan, kami masih menantikan kinerja AF sesungguhnya dari kamera ini nanti saat benar-benar telah tersedia di pasaran. Namun satu hal yang pasti, inilah terobosan terbaik Fuji dalam membuat fitur yang berbeda pada kamera sakunya. Selama ini bahkan kamera mirrorless seperti Lumix G2, Olympus EP2 atau Sony NEX-5 masih mengandalkan contrast detect sehingga auto fokusnya belum bisa secepat kamera DSLR. Bila Fuji bisa membuat kamera saku dengan kecepatan auto fokus secepat kamera DSLR (dan hasil foto yang mendekati hasil DSLR), maka pecinta sport dan candid photography bisa memakai kamera F300 EXR untuk memuaskan hobinya.

Related posts:

  1. Fujifilm luncurkan kamera prosumer FinePix S200EXR
  2. Fuji F200EXR, si kamera saku serba bisa
  3. Dahsyat, Fujifilm umumkan 30 kamera baru sekaligus!!
  4. Inilah kamera-kamera baru pesaing kamera DSLR
  5. Fuji dan Olympus tembus batas lensa zoom 30x

7 komentar »

  • avi said:

    Woww…keren buanget euy, ta sabar kumenunggunya, maksih mas gaptek, sering-sering bagi infonya yaa :)

  • hendi said:

    wah… kapan masuk indonesia? dan berapa harganya.?

  • admin KG (author) said:

    Mas Hendi, apa kabar..?
    Suka kamera ini? Sabar ya, karena baru diumumkan bisa jadi baru akhir tahun ada di pasaran :D

  • rizkey said:

    kira2 bakal menginjak kisaran harga brp ya om? :D mantab nih kamera sakunya….

  • arie said:

    wah barusan saya cek di homepage tokocamzone uda available soon 2.9jt..
    btw kira2 untuk indoor low light kualitas gmbr bakal ok gak ya?

  • Sigit said:

    Saya sedang bingung untuk memutuskan beli camera compact antara TZ10 dan F300EXR. Ada saran plus minus dari keduanya?

    Terima kasih

  • Seno said:

    Saya bingung nich, antara Finepix HS10 sama Lumix FZ100 bagus mana ya ?