fuji-x-s1-depan

Fuji X-S1, kamera premium seri X dengan sensor EXR 2/3 inci

Masih ingat Fuji X100 dan X10? Keduanya adalah kamera seri X dari Fuji yang digolongkan kedalam seri premium dan dibuat di Jepang. Kini Fuji menghadirkan lagi produk ketiga di seri X yaitu Fuji X-S1 yang memiliki bentuk sangat mirip kamera DSLR, namun dengan lensa yang tidak bisa dilepas. Sepintas X-S1 agak mirip dengan kamera superzoom Fuji lain khususnya HS-20, tapi yang membedakan disini Fuji X-S1 punya kualitas material bahan kelas atas dipadu dengan sensor EXR berukuran cukup besar. Sebagai lensanya diberikan lensa Fujinon 24-624mm alias 26x zoom optik.

Fuji X-S1 masuk di kelompok kamera prosumer yang mengisi celah antara kamera DSLR dan kamera biasa. Dibanding merk lain, Fuji termasuk yang konsisten dari dulu membuat kamera prosumer yang berkualitas, khususnya dengan lensa yang bisa di-zoom secara manual lewat putaran tangan. Dengan begitu, hasrat memiliki kamera ‘serius’ tidak harus diwujudkan dengan membeli kamera DSLR, cukup dengan kamera seperti Fuji X-S1 ini dan dijamin tidak akan dipusingkan lagi dengan daftar lensa yang harus dibeli. Karena lensa di Fuji X-S1 ini sudah sangat mumpuni untuk berbagai kebutuhan fotografi seperti wideangle hingga telefoto, berkat digunakannya lensa Fujinon 24-624mm f/2.8-5.6 yang diameter filternya 62mm.

fuji-x-s1-depan

Dari spesifikasi lensa mungkin tidak terlalu menarik karena Fuji HS20 pun sudah memiliki lensa 24-720mm alias 30x zoom. Tapi yang membedakan disini adalah sensor EXR di HS20 berukuran 1/2 inci yang cukup kecil untuk mengimbangi desain lensa HS20, sedangkan X-S1 punya sensor EXR berukuran 2/3 inci yang sudah lumayan besar untuk ukuran kamera non DSLR. Lagipula HS20 memiliki resolusi sensor 16 MP sedang X-S1 justru ‘hanya’ 12 MP (saat ini banyak produsen kamera yang sudah kembali memakai sensor 10-12 MP daripada dulu yang memakai sensor 16-18 MP akibat noise yang terlalu parah).

fuji-x-s1-blkg

Banyak fitur yang dimiliki Fuji X-S1 yang tergolong mengesankan dan kami meyakini kalau produk ini akan menjadi kamera prosumer terbaik di tahun 2011 ini, seperti :

  • kualitas bodi yang sangat baik
  • lensa manual zoom, 24-624mm f/2.8-5.6 dengan 9 bilah diafragma
  • sensor 12 MP EXR CMOS berukuran 2/3 inci
  • burst cepat sampai 10 fps
  • jendela bidik besar dengan 1,44 juta titik
  • layar LCD resolusi 460 titik berukuran 3 inci yang bisa dilipat
  • Full HD video 30 fps dengan manual zoom dan external mic
  • mode manual PASM dan RAW, mode Film simulation, mode Macro hingga 1cm
  • ada fitur 360° Motion Panorama
  • flash TTL dengan flash hot shoe

Menariknya, berkat bodinya yang banyak mengandung komponen logam, kamera ini menjadi sangat berat hingga bobotnya hampir satu kilogram atau sama dengan Nikon D700 tanpa lensa. Belum ada info harga untuk kamera Fuji X-S1 ini, tapi kami memprediksi harganya akan seberat bobotnya alias cukup mahal. Sekitar 7 juta mungkin?

Suka artikel di atas? Like dan Share yuk..

9 thoughts on “Fuji X-S1, kamera premium seri X dengan sensor EXR 2/3 inci”

  1. Hallo om Admin

    Makasih banyak infonya…

    Ini dia salah satu kamera yang saya tunggu. Kenapa begitu? Karena dulu mau beli HS-20 ternyata yang masuk ke Indonesia terbatas banget kudu pesen ke luar negeri.
    HS-20 aja sdh sangat bagus terlebih fitur lensa 30x yang mirip DSLR dgn manual zooming walo ga bs dilepas … belum lagi ada hotshoe … itu yg bikin saya mengidolakan Fuji HS-20 sebagai kamera prosumer favorit ane sampai saat ini disamping Canon SX-1 yang saya beli untuk menutup kekecewaan karena tidak berhasil mendapat HS-20. Yg jelas, fitur HS-20 dan X-S1 berupa manual zooming dan flash hot shoe yang menjadikan kamera prosumer ini punya karakter dan ciri khas tersendiri.

    Nah dgn adanya X-S1 ini mungkin kerinduan dengan HS-20 saya bisa terobati, walo utk ukuran zoom dan reslousi sensornya yang berkurang dari kakaknya HS-20. Tapi materialnya sangat canggih. Sayang layar LCD tidak bs sviwel sebebas Canon SX-1 atau Canon SX-20.

    Oh ya ada satu lagi kebutuhan yg penting buat saya utk ditanyakan selain manual zooming … bagaimana dengan kecepatan autofocus-nya? Terutama jika background atau sekeliling obyek utama banyak obyek lainnya. Seberapa cepat dia memfokus dan mengunci fokusnya? apa sdh ada review atau penjelasan ttg itu?

    Sementara itu dulu ya om admin ulasan singkat dan pertanyaan saya. Terakhir, harapan saya ini kamera ga mahal-mahal amat …. rekomendasi harga 5-6 juta aja. Mohon diinfokan ya om kalo dah masuk Indonesia.

    Tabek
    Ridzal – 08179970505
    pin : dua tiga nol dua B delapan nol tujuh

  2. Kinerja auto fokus kamera ini tergolong biasa saja, tidak diulas kalau ada fitur tertentu yg membuatnya lebih istimewa, misal seperti Nikon 1. Untungnya ada ring manual fokus di lensa Fuji X-S1 ini, meski yg diputar bukan langsung elemen lensa tapi secara elektronik.

  3. Akhirnya Fuji betul-betul merealisasi tidak lagi membuat kamera di China. HS 20 sudah cukup hebat, tapi bodynya yang plastik memang terasa ringkih. EVF yang kecil, kurang bisa dimanfaatkan. Syukurlah, hadir penerus yang lebih bagus. Bagi yang belum sempat beli HS 20, layak menunggu kamera ini saja. Memang lebih mahal, bisa lebih dua kali lipat(HS20 sekarang sudah turun hingga 3,3jt saja). X-S1 bodynya metal, lebih tahan banting. Semoga saja juga tahan air dan debu. EVF bisa diandalkan: 1,44jt pixel! Lensa juga lebih besar dibanding HS 20 yang 58mm. X-S1 62mm. Video HS20 sering out of focus, semoga sudah diperbaiki juga di kamera ini.

    Saya sebenarnya berharap penerus HS20 yang dibuat di Jepang itu mempunyai bukaan diafragma konstan 2,8, LCD minimal 920ribu pixel. Atau perlu menunggu keluarnya X-S2?

  4. Bukaan diafragma konstan? Andai saja benar bisa terwujud… saya jadi ingat dulu Lumix FZ-20 dengan lensa leica bukaan f/2.8 konstan. Saat ini berharap ada kamera non DSLR dengan lensa semacam itu seperti cuma mimpi.

  5. gan mohon ulasan pertimbangan antar fuji s3000, s4000 serta comparasi dengan x-s1, pgn bli tp minta masukan lengkapny gan.
    Thx

  6. saya pakai Fuji HS20 EXR aja udah puas (tajam hasil fotonya) apalagi pakai X-S1 ?? hasilnya pasti wow hehehe…..I Like FujiFilm.

  7. Boss, kapan ada resensi lengkap kamera ini, bukan hanya sekedar ambil dari brosur? Toko Camzone jual dengan harga 9,5 jt, sama dengan harga Nikon D7000 yang juga punya body kelas satu? Harganya bersaing dengan produk LEICA juga. Nah, apakah harga Fuji X-S1 itu sebanding dengan kualitas photonya? Kalau sekedar untuk hobby rasanya sayang banget ngeluarin dana segitu. Salam…

  8. Tambahan catatan saja, Fuji X-S1 LCD-nya kalah dengan Nikon P500 yang sudah 921000 pixel. Harga Nikon P500 cuma 3,5jt-an. X-S1 menang di viewfinder yang sudah 100%. Sebagai kamera ‘jalan-jalan’ X-S1 mustinya juga sudah ada GPS-nya… Atau itu semua baru muncul di X-S2?

  9. HS 20 camera dengan kualitas baik dan dapat diandalkan. Hanya camera ini apabila digunakan untuk kegiatan foto outdoor dengan panas matahari yang cukup terik ternyata tidak tahan panas dan kamere tidak berfungsi dengan info yang muncul dalam layar LCD kameranya overheat. Apabila suhu udara panas membuat kamera tidak dapat dioperasikan maka kamera harus dimatikan/off selama beberapa menit untuk proses pendinginan dan setelah pendinginan beberapa menit kemudian di on kan lagi akan berfungsi normnal kembali. Ini pengalaman saya menggunakan Fujifilm HS 20.

Comments are closed.