Home » kamera DSLR

Nikon D3200 (akan) memakai sensor 24 MP, kenapa?

30 March 2012 9,071 views 14 Komentar

Sesuai pola urutan penamaan dari Nikon D3000 ke D3100, maka penerusnya nanti tentulah akan bernama D3200. Rumornya D3200 akan keluar April nanti, tapi yang paling mengejutkan adalah sensor CMOS 24 MP yang dipakainya, atau mengalahkan semua seri Nikon diatasnya (kecuali D800 dengan 36 MP). Anggaplah ini benar, mengapa Nikon harus memutuskan memakai sensor 24 MP di kamera termurah mereka nanti?

nikon-d3200-dslr-camera

Terus terang kami cuma bisa membuat analisa, tapi semoga analisa ini memang tepat. Masih ingat Sony NEX-7, kamera mirrorless paling canggih dari Sony? Sensor yang dipakainya adalah 24 MP, dan ukurannya adalah APS-C. Sensor APS-C adalah sensor yang juga dipakai sebagian besar kamera DSLR saat ini, dari pemula hingga menengah. Anggaplah sensor Nikon masih bekerjasama dengan Sony, maka lebih mudah bagi Nikon untuk memakai sensor 24 MP buatan Sony ini di D3200 nanti.

Kalaupun bukan itu alasannya, menurut hemat kami Nikon saat ini sedang panik karena era kamera mirrorless semakin matang. Segmen yang paling berpotensi tergerus oleh kamera mirrorless adalah DSLR pemula, karena harganya hampir sama (di kisaran 5-8 juta). Untuk membuat D3200 yang lebih canggih juga serba salah karena Nikon juga punya D5100 (yang nantinya akan dilanjut dengan D5200), dimana keduanya sama-sama DSLR pemula tapi ada diferensiasi fitur. Maka cara paling mudah untuk memastikan D3200 bakal tetap laku adalah membuat sensor yang spektakuler, 24 megapiksel.

Kenapa harus resolusi sensor yang ditingkatkan? Karena inilah yang paling mudah diterjemahkan oleh orang awam (pemula) sebagai kualitas hasil foto. Kamera murah dengan sensor resolusi tinggi akan memudahkan marketing menjual banyak produk ke masyarakat awam. Beda dengan kamera profesional yang pembelinya juga para profesional, mereka tidak begitu mempedulikan berapa resolusi sensornya, tapi lebih ke fitur lainnya yang mereka anggap lebih penting. Percuma misalnya, bilang ke pembeli awam kalau D3200 punya 11 titik fokus yang semuanya cross type. Atau D3200 kini punya modul metering dengan 1005 piksel RGB. Mana orang akan peduli? Lain kalau dibilang sensornya 24 MP, maka orang akan berbondong-bondong membelinya. Cerdik juga ya..

Jadi Nikon D3200 semestinya akan masih banyak kemiripan dengan D3100, misalnya dengan bodi yang sama, fitur yang sama, ada GUIDE MENU yang sama dan tata letak tombol yang sama. Bedanya mungkin layarnya bakal lebih tajam dan detil (ini tidak pengaruh ke hasil foto). Kami sih berharap D3200 diberi fitur yang hilang di D3100 seperti bracketing, sebuah fitur dasar yang terasa konyol kalau tidak diberikan.

Lalu, apakah kita perlu sensor 24 MP? Banyak kontroversi pastinya. Banyak yang berpandangan, sensor 16 MP di D5100/D7000/D4 sudah lebih dari cukup. Resolusi tinggi akan membuat memory card cepat penuh, hard disk cepat penuh, loading foto yang lama dan sebagainya. Tapi ingat, kalaupun Nikon memberi 24 MP di D3200, harga kameranya tetap akan di kisaran 6 jutaan. Artinya kita tidak harus keluar banyak biaya untuk bisa memiliki kamera 24 MP, jadi sensor 24 MP di kamera pemula kami anggap adalah nice to have. Dipilih saat perlu saja, selebihnya pilihlah resolusi yang lebih rendah. Kapan perlunya? Misal akan dicetak ukuran besar, atau akan di crop, atau saat memotret obyek yang kaya detil (misal landscape). Semoga dengan 24 MP tidak membuat hasil fotonya lebih jelek, khususnya di ISO tinggi.

No related posts.

14 komentar »

  • Agus K said:

    Mohon pencerahan tentang kalimat terakhir “Semoga dengan 24 MP tidak membuat hasil fotonya lebih jelek, khususnya di ISO tinggi.”
    Karena kamera saya sebelumnya cuma 8 MP tetapi kualitas foto rasanya lebih bagus dari pada kamera 16 MP dari sisi noise. Sehingga saya lebih suka pakai size medium dari pada large.

  • admin KG (author) said:

    Bayangkan bis yang diisi 40 orang, rasanya penumpang bisa duduk dengan nyaman. Tapi kalau bis itu diisi 80 orang, penumpangnya pasti duduk berhimpitan alias desak-desakan.

    Piksel juga begitu. Sensor kamera ukurannya tetap, tapi pikselnya terus bertambah. Akhirnya yg mengalah adalah pixel density (kerapatan piksel) sehingga kamera 24 MP akan punya pixel density yg lebih rapat dari kamera 12 MP. Hal ini akan berdampak pada kemampuan menangkap cahaya (light gathering) dari tiap piksel (ingat tiap piksel pada sensor pada prinsipnya adalah elemen peka cahaya).

    Upaya anda menurunkan image size tidak ada gunanya, selain hanya memperkecil ukuran file size saja. Sensor 16 MP seperti di D7000 pikselnya sudah rapat, apalagi yg 24 MP. Tapi kamera DSLR punya ukuran fisik sensor yg jauh lebih luas dari kamera saku sehingga 16 MP masih sangat baik. Terbukti D7000 dan D5100 meraih skor tinggi dari dxomark. Tapi jujur kami masih ragu untuk 24 MP di D3200 nanti, khususnya di ISO tinggi. Nikon harus mencari jalan keluar karena hukum fisika tidak bisa dilawan. Tapi melihat apa yg mereka lakukan di full frame D800 dgn 36 MP sih rasanya di D3200 dgn 24 MP tidak perlu dikuatirkan kualitasnya.

  • Untung L said:

    Rumornya juga nikon bakal benamkan wi-fi di D3200.

  • mesabraina said:

    Sekalian nanya nih, saya punya Nikon D2hs, cuma 4 MP, tapi setelah diadjut ke ukuran yang sama, tetap jauh lebih tajam dibandingkan Sony NEX-5. Padahal ini kamera lama. Ada penjelasandari admin..? Makasih banyak sebelumnya.

  • fay_4i5 said:

    perang produk critanya

  • Tonnys said:

    wahhh, barusan beli 3100, sekarang ada kakaknya nih…

  • kioskaosepeda said:

    wah keren neh, memang benar sebagai orang awam saya mendukung nikon ngeluarin ini, ditunggu reviewnya mas kalo sudah masuk indonesia.

    btw soal harga berapa ya ?

  • MAS RIS said:

    Nikon Panik? Mungkin betul, atau Nikon sengaja melihat hasil kualitas photo di pasar, menurut pasar juga, sebelum mengeluarkan D5200, D7100 D400? Dalam hal pixel Canon nampak lebih wise. Buktinya sebagai pengganti 5D mark II hanya naik 1MP, jadi 22MP, sementara Nikon yang gak sempat mengeluarkan produk karena terimbas banjir Thailand, Tsunami Jepang,membuat lompatan besar di Kamera pengganti D700 dari 12Mp langsung ke 36MP. Padahal pemilik D700 naik 16MP cukuplah dengan ISO yang lbh tinggi, dan teknologi yang lbh canggih dibanding D700, misal motret di ISO 100rban tanpa noise! Sebagai pemakai sensor produk Sony, Nikon nampaknya akan mengikuti Sony dengan DSLR 24MP, dengan pengolah image yang lebih hebat dibanding Sony tentu saja. Meniru Sony,menurut saya Nikon untuk kamera pemulanya mending pakai pengintip gambar elektronis saja, daripada optical layar kecil menyakitkan mata…

  • Thomas said:

    kalau dibandingkan D 32oo dengan Sony A77 mana yg lebih bagus hasilnya?

  • drak said:

    DXO mark telah menempatkan sensor Nikon D3200 diatas Canon 5D mark III.
    Artinya secara image quality D3200 telah mengalahkan kamera2 canon… Jangankan Canon 650D atau 7D..lha canon 5D mark II aja kalah secara image quality. Canon rata2 menang di noise reduction…

  • Trista Nata said:

    bagus mana?? + Pilih mana??

    Canon eos 650d atau Nikon d3200??

  • maulana said:

    Kalo sepintas
    Antara cnon 650d dngn nikon 3200d
    Jelas scara orng awam aq memlih nikon 3200 dikarenakan
    Nikon 3200 memiliki pitur yng lebih dri cnon 650d
    Tp klo hasilny sih blum bsa d pastikan. .
    Sbabnya aq ngak pernah nyoba 2 cmera skligus

  • berwaddin said:

    Saya punya Nikon D3200, baru beli di Januari lalu.
    Bagus fisiknya, kebetulan juga saya dapat lensa yg 18-105.
    Setelah menggunakannya, saya sedikit kecewa dengan hasil gambarnya. Jika hasil jepretan di zoom, maka kelihatan pecah. Gak tau ini karena apa. Apa karena lensanya ya?

    Saya juga sempat coba menggunakan canon 650d, agaknya kualitas gambarnya lebih baik.

    Mohon beri penjelasan. Saya juga pemula dan hanya hobby saja.

  • admin KG (author) said:

    Kalau dilihat 100% pasti foto digital akan tampak soft, tapi kalo titik2 mungkin karena noise. Mengenai hasil foto kamera jaman sekarang relatif sama termasuk karakter noisenya di ISO tinggi.