Home » kamera DSLR

Canon EOS 650D dengan Hybrid AF Sensor baru

12 June 2012 11,046 views 5 Komentar

Belum lama ini Canon kembali melakukan penyegaran di segmen kamera DSLR pemula dengan meluncurkan EOS 650D (Rebel T4i) yang menjadi penerus dari EOS 600D. Bisa dibilang inilah babak baru DSLR Canon yang lebih mengutamakan kemampuan video, khususnya untuk auto fokus, karena DSLR Canon sebelum ini tidak bisa melakukan auto fokus kontinu saat merekam video. Rahasia dibalik kemampuan ini adalah diperkenalkannya sistem Hybrid AF, seperti apa penjelasannya, kami coba uraikan untuk anda.

Tapi sebelum itu, tidak lengkap rasanya kalau belum mengupas sedikit tentang peningkatan fitur di Canon 650D ini. Satu hal yang paling diapresiasi adalah dipakainya modul 9 titik AF milik 60D yang semuanya adalah cross type. Lalu prosesor Digic didalamnya sudah generasi kelima, tak heran kecepatan tembaknya sudah mencapai 5 gambar per detik. Selain itu layar LCD-nya kini sudah berjenis layar sentuh yang bisa dipakai untuk mengakses setting atau memilih titik fokus saat live-view.

Mulai dari EOS 500D Canon memberikan fitur rekam video, yang terus disempurnakan pada 550D dan 600D. Tapi karena limitasi desain kamera DSLR yang memakai cermin membuat modul AF berbasis deteksi fasa menjadi tak berguna saat live-view ataupun movie. Kini Canon melakukan modifikasi sensor saat membuat 650D sehingga bisa mendeteksi fasa dan juga kontras, pertama kalinya dalam sejarah sensor kamera DSLR. Dengan penemuan baru ini proses auto fokus saat merekam video menjadi lebih cepat dan tidak perlu lagi harus  manual fokus.

canon-650d-stm

Jadi 650D memang didesain untuk memberi pengalaman fotografi dan videografi yang sama baiknya. Langkah ini bisa dimengerti karena segmen DSLR pemula terus diserang oleh kamera mirrorless dan kamera SLT, keduanya sama-sama mengklaim jagonya auto fokus saat rekam video. Hanya saja untuk menikmati auto fokus kontinu di 650D ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu perlu memakai lensa baru dengan kode STM, atau Stepper Motor. Lensa STM ini selain lebih cepat dalam auto fokus juga lebih silent sehingga suara motornya tidak ikut terekam di video.

ef-s_18-135_is_stm

Untuk saat ini Canon sudah membuat dua lensa STM yaitu EF-S 18-135mm f/3.5-5.6 IS STM seharga 5 jutaan dan lensa pancake full frame EF 40mm f/2.8 STM seharga hampir 2 juta. Bagi yang tidak butuh lensa STM masih bisa memilih paket lensa kit standar EF-S 18-55mm f/3.5-5.6 IS. Untuk bodi kamera ini sendiri rencananya akan dijual 8 jutaan, terpaut sedikit dengan harga bodi 60D saat ini.

Related posts:

  1. Canon EOS 500D dengan fitur full-HD movie
  2. DSLR kelas pro baru : Nikon D3S dan Canon EOS 1D mark IV
  3. Canon hadirkan EOS 7D dan lensa zoom baru
  4. Canon EOS 550D (Rebel T2i), kini dengan resolusi 18 MP
  5. Duel seimbang DSLR pemula : Nikon D3100 vs Canon 1100D

5 komentar »

  • joni said:

    Bang, harga 600D bentar lagi bakal turun dunk? kapan 650D dijual di indonesia?

  • NGANU said:

    Permisi mau tanya, Lebih bagus mana antara 650D vs 60D?

  • admin KG (author) said:

    Dalam modul auto fokus, 650D dibuat sama seperti 60D, yang mana sebuah kabar baik karena untuk pertama kalinya kamera Rebel (EOS pemula) dibekali modul auto fokus 9 titik AF all cross type. Tapi untuk kebutuhan yang lebih serius sih 60D tetap lebih mendukung.

  • sam said:

    min mau tanya d5200 ada kabar ndak kapan keluarny?

  • admin KG (author) said:

    Belum ada info, estimasi sih tahun depan.

Beri komentar disini..

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Fokus pada topik, jangan melakukan SPAM.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.