Home » kamera digital

Regenerasi rutin produk mirrorless Micro Four Thirds

22 September 2012 2,073 views

Dua pemain format Micro 4/3 yaitu Panasonic dan Olympus melakukan regenerasi rutin atas produk kamera mirrorless mereka. Panasonic merilis Lumix GH3 sebagai penerus Lumix GH2 dan Olympus meluncurkan kamera Pen series : E-PL5 (penerus E-PL3) dan E-PM2 (penerus E-PM). Ketiga kamera memakai sensor CMOS Four Thirds 16 MP dan layar sentuh. Regenerasi seperti ini selalu menarik karena berbagai penyempurnaan dan biasanya harganya tidak terlalu naik signifikan. Kita lihat apakah Lumix GH3 dan duo Olympus Pen ini bisa membuat anda berkata: ‘Wow’ !!

Lumix GH3

Penerus GH2 ini berada di segmen hybrid, dengan ciri bodi seperti DSLR (agak lebih kecil) dan punya fitur foto dan video yang sama baiknya. Lumix GH2 sendiri sudah sangat baik sehingga Panasonic tidak banyak menambah fitru di GH3, kecuali dalam hal bodi yang lebih kokoh dan urusan video yang lebih pro. Bodi magnesium alloy menjamin ketahanan GH3 ini, termasuk tahan percikan air dan debu. Kemampuan video ditingkatkan dengan bit rate ekstra tinggi All-I frame (hingga 72 Mbps-perlu memory card kencang) dan fitur lainnya.

gh3_depan

Tampilan Lumix GH3 menurut kami sangat ideal, bahkan lebih fungsional dalam hal kendali dibanding kamera DSLR pemula pada umumnya. Berbagai tombol Fn yang bisa diprogram, dua kendali roda eksposur, satu roda di belakang dan tombol langsung untuk mengakses WB, ISO dan Ev, serta custom setting C1-C2-C3 tersedia untuk beragam kebutuhan. Layar LCD-nya tajam, bisa dilipat dan disentuh. Auto fokusnya pun sangat cepat, meski hanya memakai deteksi kontras saja. Untuk mengunci obyek yang bergerak pun tidak masalah bahkan saat video. Hebatnya, untuk mengganti mode servo fokus cukup menggeser tuas AF-S/AF-F, AF-C dan MF (istilah ini persis sama seperti di kamera DSLR Nikon, kebetulan?). Flash built-in tersedia dan flash eksternal seperti DMW-FL360L bisa dipasang di hot shoe (hot shoe bisa juga dipakai untuk memasang eksternal mic). Lumix GH3 pun sudah memiliki WiFi untuk mengirim hasil foto ke komputer.

gh3_back

Kamera kelas atas dari Panasonic ini punya spesifikasi :

  • sensor CMOS 16 MP
  • LCD OLED touchscreen, 614 ribu titik (EVF juga OLED)
  • ISO 200-12800
  • 6 fps burst
  • HD video dengan codec MPEG4 atau AVCHD
  • baterai sanggup untuk 500 kali jepret
  • HDR mode

Olympus PEN (E-PL5 dan E-PM2)

Kedua kamera jenis compact ini cukup populer dan kali ini keduanya disempurnakan dengan mengambil sensor, prosesor dan kemampuan auto fokus yang cepat dari kamera kelas atas Olympus E-M5 (OM-D). E-PL adalah seri menengah dari Olympus PEN (L = Lite), dan khusus untuk E-PM2, ini merupakan kabar sangat baik karena E-PM adalah seri termurah dari Olympus Pen (M = Mini). Kali ini perbedaan E-PL5 dan E-PM2 tidak banyak, utamanya hanya di LCD lipatnya saja. Keduanya berbagai fitur sama seperti sensor 16 MP, stabilizer di sensor, rentang ISO (200-25600), 8 fps burst dan full manual mode. Ada juga Movie effect yang menarik di kedua kamera. Keduanya pun sayangnya tidak memiliki lampu kilat di bodi, untungnya disediakan dalam paket penjualan, sebuah lampu kilat mungil yang bisa dipasang di flash hot shoe.

Tampilan dari E-PL5 (dalam kondisi LCD dilipat keatas dan grip terpasang)

e-pl5

dan inilah E-PM2 (lensa dilepas)

e-pm2

Harga E-PL5 adalah 6 jutaan tanpa lensa, dan E-PM2 adalah 5 jutaan tanpa lensa.

Lensa-lensa baru

Panasonic membuat lensa tele zoom profesional yaitu Lumix G Vario 35-100mm f/2.8 OIS dengan filter 58mm. Lensa yang cocok sebagai pasangan dari lensa Lumix G Vario 12-35mm f/2.8 OIS  ini punya fokal setara dengan 70-200mm namun dalam ukuran yang cukup kecil. Olympus juga merilis tiga lensa fix yaitu :

  • M Zuiko Digital ED 60mm f/2.8 macro (setara 120mm)
  • M Zuiko Digital ED 12mm f/2 (setara 24mm)
  • M Zuiko Digital ED 17mm f/1.8 (setara 35mm)

Bisa dibilang tahun 2012 ini kamera mirrorless semakin matang, lensanya semakin lengkap dan sudah serius dalam menjadi alternatif pengganti kamera DSLR pemula. Tertarik?

Related posts:

  1. Lumix GH1, Micro Four Thirds plus movie HD
  2. Rekomendasi kamera mirrorless 6 jutaan
  3. Lumix DMC-GX1 lengkapi jajaran kamera mirrorless Panasonic
  4. Panasonic luncurkan Lumix DMC-G2 dan G10
  5. Olympus E-P1 : kualitas DSLR dalam genggaman

Beri komentar disini..

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Fokus pada topik, jangan melakukan SPAM.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.