Olympus EM10 II

Memilih kamera sesuai kebutuhan

Banyak sekali pertanyaan yang datang ke kami tentang kamera apa yang sebaiknya dibeli. Walau sudah banyak tulisan yang kami buat, pembaca sepertinya semakin bingung mau beli kamera apa. Pertanyaan yang masuk umumnya seputar bagus mana kamera A atau B? Apakah kamera ini cocok untuk saya, dan pertanyaan sejenis yang mengesankan terlalu kuatir salah beli. Padahal jaman sekarang semua kamera pada dasarnya punya fitur dan kualitas yang berimbang, asal berada di segmen yang sama. Apple to apple katanya.. Maka kali ini kami tulis lagi panduan memilih kamera yang didasarkan pada kebutuhan , bukan keinginan. Membedakan kebutuhan dan keinginan bisa jadi cara yang efektif untuk mendapat kamera idaman yang cocok.

Kenali kebutuhan anda, ikuti tanya jawab interaktif berikut ini :

Berapa budget anda, untuk sebuah sistem kamera (kamera dan lensa) ?

Dengan dana terbatas, memang pilihan tidak begitu banyak. Tapi kamera yang dijual dengan harga terjangkau juga tidak ada keluhan dalam hasil foto, asalkan sudah pakai sensor ukuran sedang (misal Micro Four Thirds hingga APS-C). Misal saat ini kamera seperti Samsung NX3000, Canon 1200D atau Nikon D3300 sudah lebih dari cukup fiturnya, hasil foto dan videonya juga oke. Saat ini mulai banyak dijumpai juga kamera saku dengan lensa permanen (tidak bisa diganti) yang sensornya 1 inci sehingga hasil fotonya setingkat lebih baik dari kamera saku biasa. Kamera saku seperti ini memang tidak murah, kadang hampir sama dengan harga kamera DSLR pemula lho..

canon-powershot-g7-x-camera

Dengan dana berlimpah, pikirkan apakah mau dihabiskan untuk bodi yang kelas atas atau seimbang dengan lensanya. Misal anda punya dana 22 juta, apakah mau beli kamera seharga 20 juta lalu 2 juta beli lensa, atau cari kamera seharga 10 juta dan beli lensa 12 juta? Ingat harga lensa yang baik umumnya lebih mahal, tapi kualitasnya juga tidak mengecewakan. Sony A6000 dengan lensa 16-70mm f/4 adalah contoh kombinasi bodi yang dan lensa yang bagus.

Seperti apa tuntutan anda terhadap kualitas hasil foto?

Kualitas foto, ditentukan dari sensornya. Saat bicara sensor, kita ingatnya megapiksel kan? Padahal kualitas foto bukan dihitung dari megapiksel tapi dari ukuran fisik sensor (panjang kali lebar, dalam mm). Sensor full frame (36x24mm) memberi hasil foto terbaik, sensor APS-C (24x16mm) sedikit dibawah full frame. Sensor kecil seperti di kamera ponsel hasil fotonya pasti pas-pasan saja. Intinya kualitas foto bukan di megapiksel, tapi di ukuran sensor.

sony-a7

Saat ini sensor APS-C mampu memberi hasil foto yang baik, hingga ISO 3200. Tapi bila anda ingin foto yang lebih bersih dari noise di ISO 3200, atau ingin foto RAW yang sangat leluasa di edit maka sensor full frame lebih cocok untuk anda. Kamera full frame tidak murah, tapi memang semakin terjangkau. Saat ini Nikon D610, Canon 6D atau Sony A7 semakin diminati karena kualitas hasil fotonya yang tinggi dan harganya masih terjangkau. Bila anda sudah puas dengan hasil dari sensor APS-C, maka pilihan menjadi sangat mudah. Bahkan Sony A3000 yang dijual di kisaran 3-4 juta sudah bisa memberi hasil foto yang baik, walau kamera ini kurang disarankan karena kinerjanya auto fokusnya kurang cepat.

Apakah kinerja yang cepat itu penting?

Bayangkan anda seorang peliput kegiatan olahraga. Momen yang cepat, aksi tak terduga, subyek yang terus bergerak dan durasi yang lama tentu perlu diimbangi dengan kamera yang kinerja tinggi. Bila faktor seperti kemampuan fokus kontinu yang tinggi, menembak kontinu yang tinggi atau daya tampung memori yang luas (buffer) maka kamera yang biasa-biasa saja tidak cocok untuk anda. Untuk itu tersedia Canon 7D mark II, Sony A77 mk II atau minimal Nikon D7200.

nikon-d750-enthusiast-camera

Bagaimana bila dana tidak mencukupi untuk membeli kamera yang kinerjanya tinggi? Ya kita mesti cari kamera yang lebih terjangkau, tapi tetap punya kinerja yang mencukupi walau kurang maksimal. Misal bisa cari mirrorless yang sudah hybrid AF (Sony A6000, Samsung NX500, Fuji X-T1/X-T10) atau DSLR kelas menengah (Canon 70D, Nikon D7100).

panasonic-lumix-gf7

Bila kinerja cepat bukan alasan utama kita membeli kamera, maka kamera pemula pun sudah cukup memadai. Tapi ingat juga bahkan kamera yang sangat mahal pun belum tentu kinerjanya sangat cepat, misal Nikon D810, Sony A7R karena justru dirancang untuk fotografer pemandangan.

Bentuk kamera, ukuran dan beratnya

Ini lebih ke personalitas anda. Apa anda mencari kamera utama? Atau kamera back-up untuk jalan-jalan? Atau anda ingin mencari satu kamera yang bisa diajak serius maupun santai? Saat ini bentuk kamera beragam, dari yang besar seperti DSLR, ada yang kecil dan juga sedang. Bentuk yang besar lebih nyaman digenggam, stabil dan mengesankan keseriusan kita :)

img_main01

Tapi bentuk yang kecil biasanya ringan, mudah dibawa dan tidak menarik perhatian orang saat diipakai. Perhatikan juga desain kamera, saat ini musim lagi desain retro klasik yang seperti kamera lama, kadang disertai pengaturan yang juga klasik (seperti Nikon Df, Fuji X-T1) yang agak membingungkan bagi pemakai pemula.

Apakah faktor lain juga penting?

Faktor lain yang juga menentukan sangat beragam bagi setiap orang, kami coba susun beberapa faktor lain yang bisa menjadi pertimbangan anda :

  • bodi yang tahan cuaca (weathersealed), penting bila sering memotret outdoor
  • kemampuan video yang baik, seperti 4K, codec khusus (XAVC-S), S-log gamma, timecode, headphone jack dsb
  • jendela bidik, bila suka yang optik maka DSLR lebih cocok, bila cari mirrorless apakah jendela bidik elektronik penting bagi anda
  • layar LCD, bisa dilipat? bisa diputar? bisa disentuh? LCD atau Amoled?
  • baterai, ingin yang besar tapi awet, atau yang bisa di-cas dengan powerbank?
  • konektivitas, GPS, WiFi, NFC yang penting bagi sebagian orang, tidak berguna bagi sebagian lainnya
  • dukungan flash, hot shoe di kamera adalah penting, juga dukungan flash eksternal
  • ketersediaan beragam lensa, juga dukungan adapter untuk memasang lensa lama
  • kustomisasi tombol dan roda, berguna untuk personalisasi kamera kita dan akses cepat
  • dukungan teman, klub, komunitas yang sama berguna untuk belajar dan saling support
Suka artikel di atas? Like dan Share yuk..

15 thoughts on “Memilih kamera sesuai kebutuhan”

  1. Mas admin KG saya minta saran untuk kamera dengan anggaran maks 10 juta dengan fitur
    -sensor bagus untuk iso tinggi (3200)
    -udah dapet lensa tele + kit
    -lensa bisa untuk maen bokeh
    -kualitas batre tahan lama
    -banyak pengaturan manual
    -dynamic range luas
    -video lumayan.

    terimakasih

  2. pa mau nanya kamera yang buat foto sekedar buat liburan/sehari-hari range harga 3-6 jt yang bagus yang penting sensornya sekitar 16 MP , terus fotonya bisa ditransfer ke hp (yg saya punya iphone), sama layarnya bisa dilipat. kira2 yang pas apa ya? makasih banyak

    1. Kamera prosumer spt Canon G7x atau Nikon P900 sepertinya masuk ke kriteria diatas. Tapi keduanya bukan DSLR/mirrorless ya..

  3. antara samsung nx300M dan sony A5100, rekomendasi yg mana? trus alasannya apa?. trima kasih om sebelumnya :)

  4. pak Kalo saya butuh kamera untuk mnangkap objek jarak jauh, Tampa ada tambahan lensa, dengan Dana max 4 jt kira2 rekomendasinya kamera APA? terimakasih

  5. Mas admin KG, kia-kira tipe apa yg masih ideal utk fotografi cepat dibawah 10 jt rupiah? Terimakasih..

    1. Tidak ada kamera yg ideal, tapi dibawah 10 juta ada beberapa pilihan yg disarankan spt Nikon D5500, Canon 760D, Sony A6000.

  6. Gan mau tanya kamera dslr atau mirrorless untuk foto produk dan harga 5jt an untuk potrait dan studio.
    Sama bisa d bawa traveling jg, gampang d charge dan kualitas hasil foto setara DSLR. ??

  7. mas Admin

    salam kenal. Salah satu pembaca bukumu.
    Sedang cari kamera terjangkau yang hasil videonya lumayan untuk youtube

    adakah opsi / rekomendasi?

  8. Satu lagi mas admin.. kamera yg weathersealed tp tdk terlampau mahal apa saja ya? Tks

    1. @Irwan : hasil video sebagus apapun akan direkompres oleh youtube, jadi gak perlu repot, kamera apa saja di jaman sekarang (DSLR/mirrorless) videonya udah termasuk bagus

      @ Hari : mungkin EOS 60D ya

  9. Sekedar berbagi pengalaman.
    Kamera terbaru semakin lama semakin besar megapixelnya, ada yg 18 MP, 21 MP, 24, 28 MP, 36 MP,42 MP, 50 MP…
    Tapi ingat, semakin tinggi megapixel bukan berarti semakin bagus hasil fotonya (image quality). Image quality sebuah kamera sangat dipengarihi oleh kwalitas SENSOR & didukung oleh lensa.
    Kalo anda menitik beratkan image quality ya belilah kamera dg sensor yg bagus. Kemudian lengkapi dg lensa yg sesuai…..ingat lensa yg sesuai lho.

    Mega pixel besar pd kamera tentu saja akan memakan space hardisk dg rakus.
    file jpg kamera 24 MP sebesar 12 MB.
    file jpg kamera 36 MP sebesar 22 MB.
    file jpg kamera 42 MP sebesar 27 MB.
    file jpg kamera 50 MP sebesar 29 MB.

    Itu baru file jpg. Belum file RAW & TIF.
    Pd kamera 36 MP….file RAW sebesar 76 MB & file TIF nya sebesar 210 MB.
    Hehehehe….masa 5 file TIF udah makan hardisk 1 GB.
    kalo motretnya cm pake jpg…..dikomplain klien je. Klien mintanya file RAW.
    Rakus kan…..

  10. Kamera yang buat foto atau vidio yang bagus di haraga 5 jt sampai 5 jt 500. Kamera apa yaaa ng cocok?

Comments are closed.