DSC_2278 sml2

Review Canon EOS 70D

Canon 70D adalah kamera DSLR kelas menengah pengganti 60D dan diposisikan di bawah 7D dan di atas Canon Rebel (700D, 750D dsb). Diluncurkan pertama kali sekitar 2 tahun yang lalu (2013), kamera ini masih populer sampai saat ini dan dijual di kisaran 11 jutaan bodi saja.

Canon 70D menurut kami termasuk kamera DSLR kelas menengah yang bila ditinjau dari hasil foto maupun dari sisi kinerja, bisa dikatakan 70D itu punya keseimbangan fitur-kinerja-harga yang paling pas. Selain itu tentunya kamera ini mudah dipakai dan ukurannya pas (ergonomi, tombol, grip) dan harganya wajar. Canon EOS 70D punya banyak peningkatan dibanding 60D seperti titik fokus dari 9 titik jadi 19 titik, ada dual pixel AF, fitur HDR, ada Auto ISO yang seperti Nikon, dan layar lipatnya mendukung sistem layar sentuh.

DSC_2385 cr

Sensor di EOS 70D adalah APS-C CMOS 20 MP yang hasil fotonya sudah tergolong baik, tapi tidak terlalu istimewa (dalam hal skor DxO mark atau dalam hal jumlah piksel). Kinerja shoot kontinu juga sedang-sedang saja (7 fps), ISO sampai 12.800 dan bodinya juga masih berbalut plastik, bukan magnesium alloy.  Kami sempat membandingkan 70D dengan 760D (Rebel T6s) karena banyak kesamaan fitur, tapi akhirnya 70D bagaimanapun tetap lebih layak untuk dipilih. Misalnya karena jendela bidik dari prisma yang lebih nyaman, ada fitur HDR, multiple exposure, AF fine tune, konversi RAW ke JPG di kamera hingga fitur videonya yang sudah ditambah opsi kompresi rendah All-I untuk hasil lebih baik, walau ukuran file jadi lebih besar. Sebagai info, fitur movie servo AF dimungkinkan bila lensa yang dipasang adalah berjenis STM, selain itu maka servo AF akan terlihat kurang mulus transisinya.

DSC_2264 sml
Canon 70D tampak belakang dengan berbagai tombol dan roda kendali

Kendali di kamera 70D sudah cukup lengkap, ada roda di atas dan di belakang, ada pad 8 arah, tapi minus joystick seperti yang ada di 7D. Tombol-tombol di bodi kamera ini cukup banyak, ada tombol AF-ON, beberapa tombol juga bisa diprogram seperti tombol SET dan tombol DOF preview. Sayangnya tidak ada tombol WB dan tidak ada cara memprogram tombol lain menjadi tombol WB. Memilih mode titik fokus bisa dengan menekan tombol kecil dekat tombol jepret, di layar akan berganti dari mode single point, zone AF dan auto area. Mode kamera selain P-Av-Tv-M, juga ada Auto/Creative Auto, Scene, Bulb dan satu custom setting (C).

Beberapa tampilan di layar LCD :

Kustomisasi tombol di 70D
Kustomisasi tombol di 70D
Berbagai pilihan mode titik AF
Berbagai pilihan mode titik AF
Auto ISO seperti di Nikon, ada minimum shutter speed
Auto ISO seperti di Nikon, ada minimum shutter speed
Pengaturan mode HDR
Pengaturan mode HDR
Pengaturan Wi-Fi
Pengaturan Wi-Fi
Pilihan ukuran dan kompresi video
Pilihan ukuran dan kompresi video
Kustomisasi tombol SET, sayangnya tidak ada WB untuk dipilih
Kustomisasi tombol SET, sayangnya tidak ada WB untuk dipilih

Di ISO tinggi noise yang muncul relatif sedang, kami uji hingga ISO 2500 detil foto masih terjaga dan dalam ukuran kecil noisenya tidak terlihat, hanya setelah dilihat dalam 100% crop baru tampak noisenya.

IMG_1554 crop

dan inilah 100% crop foto diatas :

IMG_1554 crop iso

Jelajah fitur kamera dalam bentuk video :

Impresi positif yang didapat dari pengujian kamera Canon 70D :

  • Auto ISO berfungsi seperti yang diharapkan
  • Hasil foto di ISO tinggi hingga 3200 masih baik
  • Kinerja responsif, shoot kontinu terasa lebih cepat dengan 7 fps
  • AF akurat, tidak ada issue mis-focus, AI Servo juga oke
  • movie servo AF berfungsi baik dan sesuai ekspektasi
  • kompatibitas dengan flash eksternal tidak ada masalah, semua fitur jalan
  • wireless flash berfungsi baik dengan memakai built-in flash
  • daya tahan baterai cukup baik, ada indikator persentase juga

Kekurangan Canon 70D :

  • tidak ada tombol WB, tidak bisa kustomisasi tombol lain ke fungsi WB
  • hanya ada satu level horizon
  • implementasi WiFi cukup rumit
  • fitur video tidak bisa dipakai saat WiFi aktif
  • tidak ada AI servo di mode live view (ada di 760D)
  • untuk video tidak ada clean HDMI out dan headphone out

Contoh foto, klik foto bila ingin membukanya di flickr :

Low pespective

IMG_1122

Dari atas bukit

IMG_2455

Curug CIjalu 2

 

Suka artikel di atas? Like dan Share yuk..