Category: kamera DSLR

d7000_18_105

Nikon hadirkan DSLR semi-pro penerus D90 : D7000

Hari ini Nikon merilis kamera DSLR kelas menengah baru yang bernama D7000. Kamera yang ditargetkan untuk menggantikan D90 yang begitu populer selama 2 tahun kebelakang ini kini dijual sedikit lebih mahal dengan harga 12 jutaan body only. Andalan Nikon D7000 bukan cuma dalam hal video saja, justru sebagai kamera semi-pro D7000 lebih ditargetkan untuk memanjakan fotografer yang serius menekuni hobi fotografi dengan sederet fitur kelas atas dengan harga yang masih cukup terjangkau. Inilah ulasan kami mengenai kamera baru ini.

oly-e-5

Olympus akhirnya merilis lagi DSLR kelas pro : E-5

Setelah lama ditunggu, Olympus akhirnya merilis penerus E-3 sebagai kamera DSLR Four Thirds profesional dengan meluncurkan E-5 dengan harga 16 juta rupiah body only. Kontan saja lambatnya Olympus dalam menyegarkan E-3 dan mahalnya harga E-5 membuat berang pemakai DSLR FourThirds ini. Adanya beberapa peningkatan fitur termasuk HD movie dirasa masih tidak sepadan dengan harga jualnya yang kelewat tinggi. Sebagai kamera kelas pro, E-5 masih mempertahankan semua hal baik yang ada di E-3 terutama ketangguhan body berbahan magnesium alloy.

Kamera DSLR dengan lensa kit 18-55mm

Pentax hadirkan DSLR ‘upper entry level’ baru : Pentax K-r

Setelah cukup sukses bermain di kelas DSLR pemula dengan duo K-m dan K-x, serta punya andalah di kelas DSLR menengah dengan K-7, kini Pentax mengisi celah antara K-x dan K-7 dengan sebuah produk kamera DSLR baru bernama Pentax K-r.  Seperti apa kamera dengan sensor CMOS 12 MP ini mencoba bersaing di segmen yang sudah penuh sesak ini? Simak infonya berikut ini.

shutterunit

Mengapa shutter kamera DSLR punya batasan umur?

Pertanyaan ini kerap muncul dalam perbincangan di forum atau diskusi pemula. Kamera digital yang nota bene tak lagi memakai film kerap dibayangkan sebagai sebuah kamera yang bisa dipakai terus menerus tanpa batas. Jepret sesukanya, lihat hasilnya, tidak suka ya tinggal hapus saja. Tanpa sadar jumlah foto yang sudah kita ambil mencapai ribuan hanya dalam waktu sebentar saja. Memang tidak ada salahnya apalagi demi alasan belajar fotografi, namun bila kita hanya memotret iseng saja, maka jangan gunakan kamera DSLR.