Artikel pada katagori kamera digital
kamera digital
Sejak sukses membuat F30 sekian tahun silam, hingga kini Fuji masih terus berusaha untuk menciptakan kamera saku yang fenomenal. Meski diakui atau tidak FinePix F200EXR sebagai produk andalan Fuji di kelas premium-compact tergolong kurang sukses, Fuji tidak menyerah dan justru meluncurkan penerusnya yang bernama F300EXR dengan sensor SuperCCD EXR generasi kedua beresolusi 12 MP. Kami menilai inilah evolusi paling spektakuler yang pernah dibuat oleh Fuji di kelas kamera saku, mengingat banyaknya ‘kejutan’ di FinePix F300EXR ini.
kamera digital
Satu lagi kamera saku baru dari Panasonic yang bernama Lumix DMC-FX75 dengan resolusi sensor 14 MP. Seri FX sendiri merupakan seri klasik dari kamera saku Lumix yang terus berkembang dan tetap dipertahankan meski kini Panasonic sudah membuat banyak varian kamera saku seperti seri TZ, seri FS, seri FH dan seri LS. Disaat tren saat ini bergeser ke arah lensa ultra wide dan ekstra besar (dalam hal bukaan diafragma) maka Lumix satu ini juga tak ketinggalan dalam mengikuti tren tersebut. Jadilah kamera saku ini memiliki lensa bukaan f/2.2 dengan rentang fokal 24-120mm (5x zoom) yang didesain secara cermat oleh Leica.
kamera digital
Satu lagi kamera seri Ixus diluncurkan oleh Canon yaitu Powershot SD4000IS (Ixus 300HS) yang telah memakai sensor back illuminated CMOS dan mendukung fitur HD movie. Satu hal yang pasti bagi kamera apapun yang memakai sensor baru ini adalah kinerjanya yang amat cepat, termasuk Ixus baru ini. Dia mampu memotret hingga 8.4 fps dan mampu merekam video hingga 240 fps. Kamera Ixus 300HS ini juga lengkap. Selain memiliki fitur stabilizer, ada juga fitur manual mode P/A/S/M yang amat jarang dijumpai di kamera Ixus seri sebelumnya.
kamera digital
Kamera EVIL : Electronic Viewfinder, Interchangeable Lenses, alias kamera modern dengan sensor DSLR, lensa yang bisa dilepas namun tanpa cermin ini semakin naik daun. Bila di kelompok sensor Four Thirds telah digarap oleh Panasonic dan Olympus dengan format Micro 4/3, maka di kelas APS-C sudah diramaikan oleh Samsung (Samsung NX10) dan kini Sony dengan NEX-3 dan NEX-5. Seperti apa kehebatan Sony EVIL ini dan apakah Sony berhasil membuat gebrakan baru di dunia fotografi digital? Simak di artikel kali ini.
kamera digital
Selang setahun setelah era Lumix G1/GH1, kini Panasonic meluncurkan kamera penerusnya yang bernama Lumix G2 dan G10. Keduanya hampir sama secara umum, namun G2 dibuat lebih canggih dengan menyediakan fasilitas layar sentuh termasuk untuk menentukan titik fokus. Berbeda dengan G2, Lumix G10 memiliki layar yang fix alias tidak bisa dilipat. Wajar karena Lumix G10 ditargetkan menjadi kamera Micro 4/3 murah yang dipelopori oleh Olympus E-PL1. Bagaimana perbedaan G2/G10 baru ini dibanding dengan G1/GH1? Simak selengkapnya disini.
kamera digital
Fuji dan Olympus merupakan dua nama produsen kamera yang rajin membuat sensasi dengan memproduksi kamera berlensa super-super zoom dalam ukuran yang masih tergolong kompak. Tak lama mulailah perlombaan untuk menambah kemampun zoom lensa mulai 12x, 15x, 18x, 24x hingga 26x zoom. Kini keduanya memperkenalkan kamera baru dengan lensa 30x zoom optik, alias pertama kali dalam sejarah. Bagaimana kehebatan dari keduanya?

