Artikel pada katagori kamera digital
kamera digital
Panasonic resmi meluncurkan produk Lumix LX5, sang penerus LX3 yang lama dinantikan kelanjutannya. LX3 sendiri adalah kamera saku kelas serius yang sangat populer dan sudah banyak mendapat penghargaan. Kini Lumix LX5 hadir dengan lensa Leica yang rentang fokalnya sedikit lebih panjang yaitu 24-90mm f/2.0-3.3 atau 3.8x zoom optik. Masih menjaga desain retro yang elegan, Lumix LX5 tersedia dalam warna hitam dan silver. Selain Lumix LX5, Panasonic juga merilis FZ100 (penerus FZ50), FZ40 (penerus FZ35), FX700 (kamera saku premium) dan TS10 (kamera tahan air).
kamera digital
Satu lagi kamera saku baru dari Panasonic yang bernama Lumix DMC-FX75 dengan resolusi sensor 14 MP. Seri FX sendiri merupakan seri klasik dari kamera saku Lumix yang terus berkembang dan tetap dipertahankan meski kini Panasonic sudah membuat banyak varian kamera saku seperti seri TZ, seri FS, seri FH dan seri LS. Disaat tren saat ini bergeser ke arah lensa ultra wide dan ekstra besar (dalam hal bukaan diafragma) maka Lumix satu ini juga tak ketinggalan dalam mengikuti tren tersebut. Jadilah kamera saku ini memiliki lensa bukaan f/2.2 dengan rentang fokal 24-120mm (5x zoom) yang didesain secara cermat oleh Leica.
kamera digital
Satu lagi kamera seri Ixus diluncurkan oleh Canon yaitu Powershot SD4000IS (Ixus 300HS) yang telah memakai sensor back illuminated CMOS dan mendukung fitur HD movie. Satu hal yang pasti bagi kamera apapun yang memakai sensor baru ini adalah kinerjanya yang amat cepat, termasuk Ixus baru ini. Dia mampu memotret hingga 8.4 fps dan mampu merekam video hingga 240 fps. Kamera Ixus 300HS ini juga lengkap. Selain memiliki fitur stabilizer, ada juga fitur manual mode P/A/S/M yang amat jarang dijumpai di kamera Ixus seri sebelumnya.
kamera digital
Kamera EVIL : Electronic Viewfinder, Interchangeable Lenses, alias kamera modern dengan sensor DSLR, lensa yang bisa dilepas namun tanpa cermin ini semakin naik daun. Bila di kelompok sensor Four Thirds telah digarap oleh Panasonic dan Olympus dengan format Micro 4/3, maka di kelas APS-C sudah diramaikan oleh Samsung (Samsung NX10) dan kini Sony dengan NEX-3 dan NEX-5. Seperti apa kehebatan Sony EVIL ini dan apakah Sony berhasil membuat gebrakan baru di dunia fotografi digital? Simak di artikel kali ini.
kamera digital
Selang setahun setelah era Lumix G1/GH1, kini Panasonic meluncurkan kamera penerusnya yang bernama Lumix G2 dan G10. Keduanya hampir sama secara umum, namun G2 dibuat lebih canggih dengan menyediakan fasilitas layar sentuh termasuk untuk menentukan titik fokus. Berbeda dengan G2, Lumix G10 memiliki layar yang fix alias tidak bisa dilipat. Wajar karena Lumix G10 ditargetkan menjadi kamera Micro 4/3 murah yang dipelopori oleh Olympus E-PL1. Bagaimana perbedaan G2/G10 baru ini dibanding dengan G1/GH1? Simak selengkapnya disini.
kamera digital
Fuji dan Olympus merupakan dua nama produsen kamera yang rajin membuat sensasi dengan memproduksi kamera berlensa super-super zoom dalam ukuran yang masih tergolong kompak. Tak lama mulailah perlombaan untuk menambah kemampun zoom lensa mulai 12x, 15x, 18x, 24x hingga 26x zoom. Kini keduanya memperkenalkan kamera baru dengan lensa 30x zoom optik, alias pertama kali dalam sejarah. Bagaimana kehebatan dari keduanya?
kamera digital
Lagi-lagi Samsung bikin kejutan. Bila kemarin Samsung meluncurkan kamera format baru bernama Samsung NX (dan memutuskan berhenti memproduksi kamera DSLR), kini Samsung meluncurkan kamera saku superzoom baru yang fenomenal bernama HZ35W. Kamera ini sekaligus jadi produk unggulan alias produk flagship dan berani diadu dengan merk lain semisal Lumix atau Canon. Bagaimana tidak, dalam kemasan kamera saku yang mungil, HZ35W (dan kembarannya HZ30W) punya lensa super panjang (15x zoom optik) dan super wide (24mm eqiv.) yang siap dipakai untuk memotret landscape sampai memotret tele.




