Category: review

belum yakin akan produk yang akan dibeli? simak dahulu review dari beberapa produk kamera digital dan juga lensa DSLR disini

Godox 0

Review : Flash Godox V860 II dan trigger X1 for Canon

Flash Godox V860II punya fitur vs harga yang menarik. Kemampuan GN60, HSS, Zoom dan wireless 2,4 GHz terintegrasi menjadikannya flash serba bisa. Plus baterai Lithium membuatnya lebih tahan lama daripada baterai AA. Trigger Godox sendiri adalah produk yang menarik juga karena mudah dipakai, ukuran ringkas dan bisa dijadikan remote shutter. Mampu menjadi slave radio adalah hal yang menjadikan flash ini menarik, karena dengan built-in receiver 2,4 GHz didalamnya kita tidak usah pasang receiver khusus (X1R), cukup pasang transmitter (X1T) diatas kamera saja.

img_9169 0

Review singkat : Olympus E-M10 mark II

Olympus E-M10 mk II adalah kamera mirrorless kelas bawah di lini OM-D, ditujukan untuk fotografer pemula yang mencari kamera mirrorless yang lebih lengkap dan serius namun tidak semahal E-M5. Kamera seri OM-D punya ciri fisik mirip DSLR, dengan jendela bidik di bagian atas dan sedikit lebih besar dari kamera seri Pen (misal EPL7, Pen F dsb), serta punya banyak kendali untuk aneka setting. Di generasi kedua dari lini E-M10 ini Olympus memberi 5 axis stabilizer dan sejumlah peningkatan lain serta fitur baru seperti 4K timelapse dan AF target pad. Kali ini kami sajikan review singkat pengalaman admin dalam mencoba kamera ini..

DSC_2278 sml2

Review Canon EOS 70D

Canon 70D adalah kamera kelas menengah pengganti 60D dan diposisikan di bawah 7D dan di atas Canon Rebel (700D, 750D dsb). Diluncurkan pertama kali sekitar 2 tahun yang lalu (2013), kamera ini masih populer sampai saat ini dan dijual di kisaran 11 jutaan bodi saja. Bisa dikatakan 70D itu punya keseimbangan fitur-kinerja-harga yang paling pas. Selain itu tentunya kamera ini mudah dipakai dan ukurannya pas (ergonomi, tombol, grip) dan harganya wajar. Simak review kami selengkapnya..

DSC_2286 sml2

Review lensa Canon EF-S 10-18mm IS STM

Setelah punya lensa kit, anggaplah lensa 18-55mm, biasanya orang tanya apa lensa berikutnya yang perlu dibeli. Biasanya adalah lensa lebar dan/atau lensa tele tergantung mana yang lebih prioritas. Lensa lebar biasanya jadi prioritas kalau fokal terlebar dari lensa kit yaitu 18mm dirasa kurang lebar (salah satunya akibat crop factor, sekitar 28mm saja). Pilihan lensa lebar untuk sistem APS-C biasanya lensa yang dimulai dari fokal 10,11 atau 12mm. Harga lensa wide memang agak tinggi, kadang sebagian orang urung membeli karena dananya belum mencukupi, untuk itulah lensa ini hadir, simak bagaimana ulasan dan review kami disini.