Artikel pada katagori review
kamera DSLR, review
Kali ini kami sajikan satu lagi review lensa Tokina yang mungkin kurang begitu dikenal di kalangan fotografer yaitu Tokina SD 12-24mm f/4 (IF) DX AT-X Pro II. Dari rentang fokalnya kita tahu kalau lensa ini termasuk ke dalam kelas lensa wideangle dimana fokalnya bermula dari ultra wide 12mm dan berakhir di ‘agak wide’ 24mm. Lensa ini dijual sedikit lebih murah daripada lensa 11-16mm f/2.8 yang kami review dua tahun lalu. Simak bagaimana kesan kami terhadap lensa ini, beserta hasil pengujian yang kami lakukan lengkap dengan contoh fotonya.
review
Sejak tahun 2003, Nikon sudah punya lensa zoom dengan format DX yaitu lensa 12-24mm f/4 yang tergolong kelas ultra wide. Sayangnya akibat crop factor 1,5 x, lensa ini punya fokal efektif 18-36mm yang buat kebutuhan fotografi wideangle masih kurang sedikit lebar. Dua tahun kemudian, Sigma meluncurkan lensa zoom ultrawide 10-20mm yang disusul dengan Tamron dan juga Tokina, sehingga membuat Nikon lantas merasa perlu melakukan penyegaran dengan meluncurkan lensa AF-S 10-24mm f/3.5-4.5 DX di tahun 2009 lalu.Kami uji lensa Nikon ini untuk anda.
kamera DSLR, review
Nikon membuat DSLR D5100 (harga 7 juta) yang dimaksudkan untuk mengisi celah antara D3100 (harga 5 jutaan) dan D7000 (harga 11 jutaan). Bagi sebagian orang, D5100 adalah solusi tepat karena dia bisa mendapat kamera yang tidak terlalu basic dan tidak juga terlalu rumit. Tapi sebagian orang lagi beranggapan D5100 adalah kamera tanggung, cukup mahal tapi belum bisa disejajarkan dengan kamera menengah. Kali ini kami hadirkan review D5100 supaya anda bisa menilai sendiri apakah D5100 layak dibandrol seharga 7 juta rupiah.
aksesori, review
Lengkap, handal dan terjangkau. Itulah yang orang cari saat akan membeli sebuah peranti fotografi termasuk aksesori lampu kilat eksternal. Kalau ketiga kriteria itu yang dikehendaki, rasa-rasanya lampu kilat dari Sunpak dengan nama PZ42X ini layak dinominasikan. Betapa tidak, lampu kilat ini sudah punya fitur lengkap yang bakal memuaskan hobi anda, pun kinerjanya handal dan harganya terjangkau. Kali ini kami berkesempatan mencoba unit ini dan kami tuliskan reviewnya untuk anda.
kamera DSLR, review
Inilah review kami terhadap lensa tele buatan Sigma yang punya nama lengkap Sigma 70-300mm f/4-5.6 DG OS. Rentang fokal 70-300mm identik dengan rentang tele populer yang disukai para pencari lensa tele dan Sigma sudah membuat beberapa versi lensa 70-300mm dan inilah versi terbaru mereka, cocok dipakai oleh pemilik DSLR crop sensor ataupun full-frame. Pada produk yang kami coba (Nikon-mount) telah dilengkapi dengan motor fokus untuk menjamin kompatibilitas auto fokus dengan DSLR Nikon entry level semisal D5000/D3000.
review
Kali ini kami sajikan review lensa Tokina yang populer di kalangan fotografer yaitu Tokina SD 11-16mm f/2.8 (IF) DX AT-X. Dari rentang fokalnya kita bisa simpulkan kalau lensa ini termasuk ke dalam kelas lensa ultra wideangle dimana fokalnya bermula dari 11mm dan berakhir di 16mm. Simak bagaimana kesan kami terhadap lensa ini, beserta hasil pengujian yang kami lakukan lengkap dengan contoh fotonya.
kamera DSLR, review
Produsen kamera DSLR Canon dan Nikon memiliki mount sendiri untuk lensa mereka, yaitu F-mount untuk Nikon dan EF-mount untuk Canon. Bagi pemilik DSLR Canon, tidak ada cerita dia memakai lensa Nikon atau sebaliknya (meski lensa Nikon bisa dipasang di DSLR Fujifilm karena Fuji mengadopsi F-mount untuk kameranya). Tapi kini untuk memakai lensa Nikon di kamera Canon bukan hal yang sulit karena tersedia adapter mekanik berbentuk ring, salah satunya bermerk Novoflex yang kami uji secara singkat.




