<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>kamera gue</title>
	<atom:link href="http://kamera-gue.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kamera-gue.web.id</link>
	<description>-- kupas tuntas kamera digital --</description>
	<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 15:25:22 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Lumix TZ30, kamera saku dengan zoom terpanjang saat ini</title>
		<link>http://kamera-gue.web.id/2012/02/03/lumix-tz30-kamera-saku-dengan-zoom-terpanjang-saat-ini/</link>
		<comments>http://kamera-gue.web.id/2012/02/03/lumix-tz30-kamera-saku-dengan-zoom-terpanjang-saat-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 15:25:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin KG</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[kamera digital]]></category>

		<category><![CDATA[GPS]]></category>

		<category><![CDATA[HD]]></category>

		<category><![CDATA[Leica]]></category>

		<category><![CDATA[lens]]></category>

		<category><![CDATA[Lumix]]></category>

		<category><![CDATA[manual]]></category>

		<category><![CDATA[superzoom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamera-gue.web.id/?p=1812</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Suatu hal yang dulu tidak terbayangkan adalah kamera saku yang punya lensa zoom yang amat panjang. Awalnya lensa pada kamera saku hanya bisa zoom dari wide 35mm hingga tele di 105mm alias 3x zoom saja, namun saat ini sudah banyak kamera dengan zoom mulai dari 24mm hingga ratusan mili dalam bentuk yang tetap kecil. Sebuah terobosan dilakukan Panasonic dengan meluncurkan kamera saku Lumix TZ30 (ZS20) dengan lensa Leica 20x zoom yang tercatat sebagai kamera saku dengan lensa zoom terpanjang saat ini.</p>


Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/09/02/lumix-dmc-gf1-satu-lagi-kamera-saku-berformat-micro-four-thirds/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Lumix DMC-GF1, satu lagi kamera saku berformat Micro Four Thirds'>Lumix DMC-GF1, satu lagi kamera saku berformat Micro Four Thirds</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2011/01/08/olympus-xz-1-kamera-saku-serius-dengan-lensa-f18/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Olympus XZ-1, kamera saku serius dengan lensa f/1.8'>Olympus XZ-1, kamera saku serius dengan lensa f/1.8</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/09/23/panduan-lengkap-memilih-kamera-saku-superzoom/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Panduan lengkap memilih kamera saku superzoom'>Panduan lengkap memilih kamera saku superzoom</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Suatu hal yang dulu tidak terbayangkan adalah kamera saku yang punya lensa zoom yang amat panjang. Awalnya lensa pada kamera saku hanya bisa zoom dari wide 35mm hingga tele di 105mm alias 3x zoom saja, namun saat ini sudah banyak kamera dengan zoom mulai dari 24mm hingga ratusan mili dalam bentuk yang tetap kecil. Sebuah terobosan dilakukan Panasonic dengan meluncurkan kamera saku Lumix TZ30 (ZS20) dengan lensa Leica 20x zoom yang tercatat sebagai kamera saku dengan lensa zoom terpanjang saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/02/lumix-tz30.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1813" style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" title="lumix-tz30" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/02/lumix-tz30-400x250.jpg" alt="lumix-tz30" width="280" height="175" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/02/lumix-tz30.jpg"></a>Pertanyaan yang cukup menarik adalah apakah kita memang betul-betul memerlukan kamera saku dengan lensa zoom yang teramat panjang? Mungkin ada beberapa yang suka berkreasi dengan fokal lensa tele sehingga terobsesi untuk mencari kamera dengan lensa yang zoomnya panjang. Untuk mereka yang seperti itu boleh mencoba memiliki kamera mungil dengan fitur lengkap ini, yaitu Lumix TZ30 yang harganya sekitar 3 jutaan. Lensa yang dimilikinya sangat panjang untuk ukuran kamera saku, yaitu bermula dari 24mm dan berakhir di 480mm atau setara dengan 20x zoom optikal.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/02/lumix-tz30top.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1814" style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" title="lumix-tz30top" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/02/lumix-tz30top-400x229.jpg" alt="lumix-tz30top" width="280" height="160" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai konsekuensi dari fokal lensa yang panjang ini, bukaan diafragma maksimum kamera TZ30 jadi mengecil dengan f/3.3 hingga f/6.4 sehingga untuk memakainya perlu mendapat cukup cahaya atau menaikkan ISO. Kondisi akan semakin rumit saat kita dihadapkan pada kenyataan bahwa menggenggam kamera saku sangat rentan goyang, sedikit saja getaran tangan saat memotret (apalagi pada fokal tele) akan mengacaukan hasil fotonya, walaupun fitur OIS diaktifkan. Tapi paling tidak kemampuan zoom dari lensa Leica ini perlu diapresiasi, terlebih bukan hal yang mudah mendesain lensa berkualitas namun punya zoom panjang dan bentuk cukup kecil.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/02/lumix-tz30b.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1815" style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" title="lumix-tz30b" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/02/lumix-tz30b-400x241.jpg" alt="lumix-tz30b" width="280" height="169" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Fitur lain yang dimiliki kamera TZ30 cukup menarik seperti sensor MOS 14 MP yang disempurnakan untuk menekan noise, Nano lens coating untuk ketajaman dan ketahanan terhadap <em>flare</em>, manual mode P/A/S/M, GPS terintegrasi dan disediakan juga peta dalam bentuk DVD, progressive full HD stereo, dan layar LCD 3 inci yang bisa disentuh untuk mengatur fokus, mengakses peta hingga memotret.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/09/02/lumix-dmc-gf1-satu-lagi-kamera-saku-berformat-micro-four-thirds/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Lumix DMC-GF1, satu lagi kamera saku berformat Micro Four Thirds'>Lumix DMC-GF1, satu lagi kamera saku berformat Micro Four Thirds</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2011/01/08/olympus-xz-1-kamera-saku-serius-dengan-lensa-f18/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Olympus XZ-1, kamera saku serius dengan lensa f/1.8'>Olympus XZ-1, kamera saku serius dengan lensa f/1.8</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/09/23/panduan-lengkap-memilih-kamera-saku-superzoom/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Panduan lengkap memilih kamera saku superzoom'>Panduan lengkap memilih kamera saku superzoom</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamera-gue.web.id/2012/02/03/lumix-tz30-kamera-saku-dengan-zoom-terpanjang-saat-ini/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Enggan bikin mirrorless, Canon hadirkan Powershot G1 X</title>
		<link>http://kamera-gue.web.id/2012/01/20/enggan-bikin-mirrorless-canon-hadirkan-powershot-g1-x/</link>
		<comments>http://kamera-gue.web.id/2012/01/20/enggan-bikin-mirrorless-canon-hadirkan-powershot-g1-x/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2012 16:55:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin KG</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<category><![CDATA[kamera digital]]></category>

		<category><![CDATA[Canon]]></category>

		<category><![CDATA[G1X]]></category>

		<category><![CDATA[Powershot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamera-gue.web.id/?p=1803</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kamera <em>mirrorless</em>, atau kamera yang bisa berganti lensa namun tanpa cermin, sudah semakin populer. Bagi pemain besar DSLR seperti Canon dan Nikon, terjun di bisnis ini akan berpotensi mematikan penjualan DSLR mereka sendiri. Tak heran kalau Nikon lantas membuat kamera <em>mirrorless</em> mereka dengan sensor kecil, dan Canon bahkan tidak kunjung membuat kamera <em>mirrorless</em> apapun, setidaknya sampai saat ini. Canon justru memperkenalkan kamera saku Powershot seri G dengan sensor ekstra besar, sangat besar untuk ukuran kamera saku yang lensanya tidak bisa dilepas. Sambutlah Canon <strong>Powershot G1 X</strong>, kamera yang bentuknya mirip dengan Powershot G12 namun sangat berbeda dalam hal ukuran sensornya. Apakah keputusan Canon ini tepat?</p>


Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/06/29/canon-powershot-sx200is-mungil-dan-powerful/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Canon Powershot SX200IS, mungil dan powerful'>Canon Powershot SX200IS, mungil dan powerful</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/08/20/banjir-kamera-baru-canon-powershot/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Banjir kamera baru Canon PowerShot'>Banjir kamera baru Canon PowerShot</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kamera <em>mirrorless</em>, atau kamera yang bisa berganti lensa namun tanpa cermin, sudah semakin populer. Alasannya kamera format ini bisa memberikan kualitas hasil foto yang sebaik kamera DSLR, bisa berganti lensa seperti DSLR namun dengan meniadakan cermin maka ukurannya bisa dibuat sekecil kamera saku. Bagi pemain besar DSLR seperti Canon dan Nikon, terjun di bisnis ini akan berpotensi mematikan penjualan DSLR mereka sendiri. Tak heran kalau Nikon lantas membuat kamera <em>mirrorless</em> mereka dengan sensor kecil, dan Canon bahkan tidak kunjung membuat kamera <em>mirrorless</em> apapun, setidaknya sampai saat ini. Canon justru memperkenalkan kamera saku Powershot seri G dengan sensor ekstra besar, sangat besar untuk ukuran kamera saku yang lensanya tidak bisa dilepas. Sambutlah Canon <strong>Powershot G1 X</strong>, kamera yang bentuknya mirip dengan Powershot G12 namun sangat berbeda dalam hal ukuran sensornya.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/g1xsensor.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1805" style="border-style: initial; border-color: initial;" title="g1xsensor" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/g1xsensor-400x212.jpg" alt="g1xsensor" width="400" height="212" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/g1xsensor.jpg"></a>Bodi Canon Powershot G1 X bahkan lebih bongsor dari kebanyakan kamera <em>mirrorless</em>. Bila dilihat dari ukuran sensornya, G1 X bahkan punya sensor yang lebih besar dari Four Thirds milik Olympus dan Panasonic, sensor G1 X hanya sedikit lebih kecil dari sensor APS-C, yaitu dengan diagonal 1,5 inci. Sebagai kamera dengan lensa yang tidak bisa dilepas, insinyur pembuat G1 X harus berjuang mencari kombinasi terbaik antara ukuran dan fokal lensa khususnya nilai aperture. Hal ini mungkin mudah untuk sensor kamera saku biasa yang kecil (1/2.3 inci) namun sangat tidak mudah untuk sensor sebesar 1,5 inci. Maka itu lensa G1 X dengan fokal 28-112mm f/2.8-5.8 adalah jawabannya. Jadi lupakan soal wideangle 24mm atau bukaan besar saat telefoto, untuk itu banyak kamera saku lain yang sensornya kecil.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-1804" title="canon-g1-x" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/canon-g1-x-400x266.jpg" alt="canon-g1-x" width="400" height="266" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span>Sensor besar yang dipakai canon G1 X membawa beberapa konsekuensi positif maupun negatif. Sisi baiknya jelas, hasil foto akan bersih dari noise pada pemakaian ISO yang lebih tinggi, layaknya kamera DSLR pada umumnya. Selain itu sensor besar juga akan membuat </span><em>bokeh</em><span> yang lebih baik, dengan latar belakang yang blur. Setidaknya inilah alasan kenapa orang enggan memakai kamera saku yang sensornya kecil. Canon sepertinya ingin menunjukkan bahwa kalau hanya ingin mendapat hasil foto yang bagus, seseorang tidak harus membeli DSLR atau kamera </span><em>mirrorless</em><span> dan berinvestasi dengan beragam lensa yang mahal.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/powershot-g1x_rear.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1807" title="powershot-g1x_rear" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/powershot-g1x_rear-400x266.jpg" alt="powershot-g1x_rear" width="400" height="266" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span>Secara umum fitur yang dimiliki kamera Canon G1 X sepadan dengan harganya di kisaran 7 jutaan, seperti bodi yang kokoh, flash hot shoe, layar LCD 3 inci yang bisa dilipat, manual eksposur lengkap dengan roda kompensasi eksposur, built-in ND filter, ISO 12800, 14 bit RAW dan full HD stereo dengan kemampuan fokus kontinu (tidak seperti pada DSLR Canon) tapi belum ada info apakah G1 X bisa melakukan zoom optik saat merekam video. Kecepatan <em>burst </em>G1 X agak mengecewakan dengan 4.5 fps sampai 6 gambar, lalu melambat sampai 1,9 fps saja. Bila dipakai untuk memotret, baterai G1 X bisa bertahan sampai 250 kali jepret, sebuah angka yang cukup biasa saja. Terdapat jendela bidik optik yang umum dijumpai di kamera seri G lainnya, meski bukanlah jendela bidik seperti pada DSLR sehingga memungkinkan kesalahan paralaks saat mengkomposisikan gambar melalui jendela bidik ini.</span></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/06/29/canon-powershot-sx200is-mungil-dan-powerful/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Canon Powershot SX200IS, mungil dan powerful'>Canon Powershot SX200IS, mungil dan powerful</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/08/20/banjir-kamera-baru-canon-powershot/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Banjir kamera baru Canon PowerShot'>Banjir kamera baru Canon PowerShot</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamera-gue.web.id/2012/01/20/enggan-bikin-mirrorless-canon-hadirkan-powershot-g1-x/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>X-Pro1, Kamera mirrorless pertama dari Fuji</title>
		<link>http://kamera-gue.web.id/2012/01/10/x-pro1-kamera-mirrorless-pertama-dari-fuji/</link>
		<comments>http://kamera-gue.web.id/2012/01/10/x-pro1-kamera-mirrorless-pertama-dari-fuji/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 12:55:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin KG</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[kamera digital]]></category>

		<category><![CDATA[APS-C]]></category>

		<category><![CDATA[Fuji]]></category>

		<category><![CDATA[HD movie]]></category>

		<category><![CDATA[mirrorless]]></category>

		<category><![CDATA[X mount]]></category>

		<category><![CDATA[X-Pro1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamera-gue.web.id/?p=1796</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Seakan belum puas dengan mengumumkan sekaligus 30 kamera baru beberapa hari lalu, Fujifilm kini membuat kejutan lagi dengan meluncurkan kamera mirrorless pertama mereka, sekaligus kamera saku profesional berdesain retro yang bernama <strong>Fuji X-Pro1</strong>. Sensor yang dipilih Fuji tidak sekecil Nikon One ataupun Micro Four Thirds, tapi sensor APS-C yang sudah dipilih oleh Sony NEX dan Samsung NX. Fuji menamai mount mereka dengan nama X-mount dan beberapa lensa sudah disiapkan untuk dipilih.</p>


Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2011/11/24/fuji-x-s1-kamera-premium-seri-x-dengan-sensor-exr-23-inci/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fuji X-S1, kamera premium seri X dengan sensor EXR 2/3 inci'>Fuji X-S1, kamera premium seri X dengan sensor EXR 2/3 inci</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2011/09/03/inilah-kamera-kamera-baru-pesaing-kamera-dslr/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Inilah kamera-kamera baru pesaing kamera DSLR'>Inilah kamera-kamera baru pesaing kamera DSLR</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2010/02/03/fuji-dan-olympus-tembus-batas-lensa-zoom-30x/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fuji dan Olympus tembus batas lensa zoom 30x'>Fuji dan Olympus tembus batas lensa zoom 30x</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Seakan belum puas dengan mengumumkan sekaligus <a href="http://kamera-gue.web.id/2012/01/05/dahsyat-fujifilm-umumkan-30-kamera-baru-sekaligus/" target="_blank">30 kamera baru</a> beberapa hari lalu, Fujifilm kini membuat kejutan lagi dengan meluncurkan kamera <em>mirrorless</em> pertama mereka, sekaligus kamera saku profesional berdesain retro yang bernama <strong>Fuji X-Pro1</strong>. Sensor yang dipilih Fuji tidaklah sekecil Nikon One ataupun Micro Four Thirds, tapi sensor APS-C yang lebih dahulu sudah dipilih oleh Sony NEX dan Samsung NX. Fuji menamai <em>mount</em> mereka dengan nama<strong> X-mount </strong>dan beberapa lensa sudah disiapkan untuk dipilih.</p>
<p style="text-align: justify;">Kamera made in Japan yang kemungkinana akan dijual seharga 16 juta body only ini berbalut magnesium alloy dengan roda pengatur shutter speed layaknya kamera film manual. Bila kamera <em>mirrorless</em> lain hanya punya jendela bidik elektronik, maka Fuji X-Pro1 punya jendela bidik hybrid yaitu bisa optikal maupun elektronik, hanya dengan memindahkan tuas di bagian depan kamera. Jendela bidik optiknya punya cakupan 90%, bila ingin mendapat cakupan 100% maka pindahkan saja ke jendela bidik elektronik yang tajam dengan 1,44 juta titik.  Kamera yang mampu memotret hingga 6 foto per detik ini juga punya rentang ISO 200-6400, seperti DSLR pada umumnya. Fitur lainnya tergolong standar untuk ukuran kamera tahun 2012 seperti 24 fps full HD movie dengan kompresi H.264, berbagai mode <em>bracketing</em>, <em>flash hot shoe</em> dan mode simulasi film untuk hasil bervariasi.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/xpro1_with_lenses.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1797" title="xpro1_with_lenses" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/xpro1_with_lenses.jpg" alt="xpro1_with_lenses" width="448" height="600" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/xpro1_with_lenses.jpg"></a>Tersedia tiga lensa Fujinon XF sebagai pilihan paketnya dan uniknya ketiganya adalah lensa fix, yaitu fix wide 18mm f/2.0 (setara 27mm), fix normal 35mm f/1.4 (setara 52mm) dan fix potret dan makro 60mm f/2.4 (setara 90mm). Lensa zoomnya akan menyusul di tahun ini juga, yang semestinya adalah lensa 18-55mm.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2011/11/24/fuji-x-s1-kamera-premium-seri-x-dengan-sensor-exr-23-inci/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fuji X-S1, kamera premium seri X dengan sensor EXR 2/3 inci'>Fuji X-S1, kamera premium seri X dengan sensor EXR 2/3 inci</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2011/09/03/inilah-kamera-kamera-baru-pesaing-kamera-dslr/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Inilah kamera-kamera baru pesaing kamera DSLR'>Inilah kamera-kamera baru pesaing kamera DSLR</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2010/02/03/fuji-dan-olympus-tembus-batas-lensa-zoom-30x/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fuji dan Olympus tembus batas lensa zoom 30x'>Fuji dan Olympus tembus batas lensa zoom 30x</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamera-gue.web.id/2012/01/10/x-pro1-kamera-mirrorless-pertama-dari-fuji/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nikon umumkan kehadiran DSLR D4 dan lensa AF-S 85mm f/1.8</title>
		<link>http://kamera-gue.web.id/2012/01/06/nikon-umumkan-kehadiran-dslr-d4-dan-lensa-af-s-85mm-f18/</link>
		<comments>http://kamera-gue.web.id/2012/01/06/nikon-umumkan-kehadiran-dslr-d4-dan-lensa-af-s-85mm-f18/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jan 2012 08:35:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin KG</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[kamera DSLR]]></category>

		<category><![CDATA[85mm]]></category>

		<category><![CDATA[AF-S]]></category>

		<category><![CDATA[D4]]></category>

		<category><![CDATA[FX]]></category>

		<category><![CDATA[HD movie]]></category>

		<category><![CDATA[Nikon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamera-gue.web.id/?p=1786</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hari ini Nikon mengumumkan kehadiran dua produk baru mereka yaitu kamera DSLR flagship profesional format FX <strong>Nikon D4</strong> dengan sensor 16.6 MP <em>full frame</em> dan lensa fix medium potret <strong>AF-S 85mm f/1.8 G</strong> (penerus AF-D 85mm f/1.8). Kamera Nikon D4 lebih menonjolkan kemampuan videonya, karena fitur fotografinya sudah sangat baik bahkan pada seri sebelumnya. Shutter D4 sudah teruji sanggup dipakai sampai 400 ribu kali memotret. Kamera ini ditargetkan akan bersaing dengan Canon EOS-1D X sebagai kamera profesional terbaik di kelas full frame.</p>


Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/06/29/nikon-d5000-dslr-terbaik-nikon-di-kelas-pemula/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nikon D5000 : DSLR terbaik Nikon di kelas pemula'>Nikon D5000 : DSLR terbaik Nikon di kelas pemula</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2010/02/09/lensa-wide-baru-dari-nikon-untuk-dslr-format-fx/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Lensa wide baru dari Nikon untuk DSLR format FX'>Lensa wide baru dari Nikon untuk DSLR format FX</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2010/09/15/nikon-hadirkan-dslr-semi-pro-penerus-d90-d7000/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nikon hadirkan DSLR semi-pro penerus D90 : D7000'>Nikon hadirkan DSLR semi-pro penerus D90 : D7000</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hari ini Nikon mengumumkan kehadiran dua produk baru mereka yaitu kamera DSLR flagship profesional format FX <strong>Nikon D4</strong> dengan sensor 16.6 MP <em>full frame</em> dan lensa fix medium potret <strong>AF-S 85mm f/1.8 G</strong> (penerus AF-D 85mm f/1.8). Kamera Nikon D4 lebih menonjolkan kemampuan videonya, karena fitur fotografinya sudah sangat baik bahkan pada seri sebelumnya. Shutter D4 sudah teruji sanggup dipakai sampai 400 ribu kali memotret.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/d4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1788" title="d4" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/d4.jpg" alt="d4" width="348" height="337" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Berikut fitur utama dari Nikon D4 :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>sensor CMOS Full frame 16 MP</li>
<li>kemampuan burst 10fps dengan AF</li>
<li>modul metering, white balance, flash exposure, face detection dan active d-lighting dengan 91.000 piksel</li>
<li>ISO 100-12,800 (bisa diperlebar sampai 50 – 204,800)</li>
<li>modul auto fokus MultiCAM 3500FX dengan 51 titik (15 diantaranya cross type)</li>
<li>dua joystick dan tombol rana untuk memotret vertikal dan horizontal</li>
<li>MPEG-4, H.264 1080p 30 HD video dengan bitrate hingga 24Mbps</li>
<li>baterai baru EN-EL18 (21.6Wh sanggup sampai 2600 jepret sekali isi)</li>
<li>dua slot memori, satu CD dan satu lagi XQD</li>
<li>prosesor Expeed 3</li>
</ul>
<p><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/d4rear.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1789" title="d4rear" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/d4rear.jpg" alt="d4rear" width="350" height="308" /></a></p>
<h3 style="text-align: justify;">Lensa AF-S 85mm f/1.8 G</h3>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/85mmf18.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1787" title="85mmf18" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/85mmf18-400x328.jpg" alt="85mmf18" width="360" height="295" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Nikon juga mengumumkan kehadiran penerus lensa AF 85mm f/1.8D yang tidak memiliki motor fokus dengan produk baru yaitu AF-S 85mm f/1.8 G yang tidak lagi memiliki ring diafragma manual. Lensa baru ini akan disukai oleh pecinta potret studio yang memiliki anggaran terbatas, namun bia mendapat hasil foto yang maksimal. Lensa ini akan dijual dibawah 5 juta rupiah.</p>
<p style="text-align: justify;">Berminat?</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/06/29/nikon-d5000-dslr-terbaik-nikon-di-kelas-pemula/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nikon D5000 : DSLR terbaik Nikon di kelas pemula'>Nikon D5000 : DSLR terbaik Nikon di kelas pemula</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2010/02/09/lensa-wide-baru-dari-nikon-untuk-dslr-format-fx/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Lensa wide baru dari Nikon untuk DSLR format FX'>Lensa wide baru dari Nikon untuk DSLR format FX</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2010/09/15/nikon-hadirkan-dslr-semi-pro-penerus-d90-d7000/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nikon hadirkan DSLR semi-pro penerus D90 : D7000'>Nikon hadirkan DSLR semi-pro penerus D90 : D7000</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamera-gue.web.id/2012/01/06/nikon-umumkan-kehadiran-dslr-d4-dan-lensa-af-s-85mm-f18/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dahsyat, Fujifilm umumkan 30 kamera baru sekaligus!!</title>
		<link>http://kamera-gue.web.id/2012/01/05/dahsyat-fujifilm-umumkan-30-kamera-baru-sekaligus/</link>
		<comments>http://kamera-gue.web.id/2012/01/05/dahsyat-fujifilm-umumkan-30-kamera-baru-sekaligus/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2012 14:01:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin KG</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[kamera digital]]></category>

		<category><![CDATA[CCD]]></category>

		<category><![CDATA[CMOS]]></category>

		<category><![CDATA[EXR]]></category>

		<category><![CDATA[Fuji]]></category>

		<category><![CDATA[superzoom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamera-gue.web.id/?p=1777</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Berita mengejutkan di awal tahun 2012 datang dari Fujifilm yang mengumumkan kehadiran 30 (tigapuluh) kamera barunya, yang umumnya adalah penerus seri sebelumnya. Selain itu Fuji juga mengumumkan harga resmi kamera <a href="http://kamera-gue.web.id/2011/11/24/fuji-x-s1-kamera-premium-seri-x-dengan-sensor-exr-23-inci/" target="_blank">X-S1</a> yaitu seharga 8 juta rupiah. Sekedar mengingatkan, X-S1 adalah kamera yang sangat mirip DSLR tapi lensanya tidak bisa dilepas. Simak kamera apa saja yang diumumkan oleh Fuji di Januari 2012 ini.</p>


Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/07/22/fujifilm-luncurkan-kamera-prosumer-finepix-s200exr/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fujifilm luncurkan kamera prosumer FinePix S200EXR'>Fujifilm luncurkan kamera prosumer FinePix S200EXR</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2011/11/24/fuji-x-s1-kamera-premium-seri-x-dengan-sensor-exr-23-inci/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fuji X-S1, kamera premium seri X dengan sensor EXR 2/3 inci'>Fuji X-S1, kamera premium seri X dengan sensor EXR 2/3 inci</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/07/18/buyer-guide-delapan-kamera-prosumer-super-zoom-baru/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Buyer guide : Delapan kamera prosumer super zoom baru'>Buyer guide : Delapan kamera prosumer super zoom baru</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Berita mengejutkan di awal tahun 2012 datang dari Fujifilm yang mengumumkan kehadiran 30 (tigapuluh) kamera barunya, yang umumnya adalah penerus seri sebelumnya. Selain itu Fuji juga mengumumkan harga resmi kamera <a href="http://kamera-gue.web.id/2011/11/24/fuji-x-s1-kamera-premium-seri-x-dengan-sensor-exr-23-inci/" target="_blank">X-S1</a> yaitu seharga 8 juta rupiah. Sekedar mengingatkan, X-S1 adalah kamera yang sangat mirip DSLR tapi lensanya tidak bisa dilepas. Simak kamera apa saja yang diumumkan oleh Fuji di Januari 2012 ini.</p>
<p><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/fuji-sl300.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1778" style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" title="fuji-sl300" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/fuji-sl300.jpg" alt="fuji-sl300" width="380" height="342" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu produk yang menarik adalah Fuji SL300 seperti pada gambar diatas. Produk ini merupakan kamera murah berjenis super zoom 30x dengan sensor CCD 14 MP dan dilengkapi dengan<em> flash hot shoe</em>. Meski lensanya nampak bisa diputar namun kenyataannya untuk melakukan zoom tetap dilakukan secara elektronik, dengan menekan tuas di dekat tombol rana atau di samping lensa.</p>
<p>Secara lengkap berikut adalah daftar 30 kamera yang diluncurkan oleh Fuji :</p>
<p><img class="size-full wp-image-1779 alignright" style="margin-left: 5px; margin-right: 5px;" title="30-kamera" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2012/01/30-kamera.jpg" alt="30-kamera" width="197" height="798" /></p>
<div style="padding-left: 30px;">Dua kamera superzoom <strong>seri HS</strong> :</div>
<ul style="padding-left: 90px;">
<li>Fuji HS30 EXR (baterai Lithium)</li>
<li>Fuji HS25 EXR (baterai AA)</li>
</ul>
<div style="padding-left: 30px;">Tiga kamera saku <strong>seri F-EXR</strong> travel zoom :</div>
<div style="padding-left: 30px;">
<ul style="padding-left: 60px;">
<li>Fuji F770 EXR (20x zoom, GPS, RAW)</li>
<li>Fuji F750 EXR (20x zoom)</li>
<li>Fuji F660 EXR (15x zoom)</li>
</ul>
<p>Empat kamera superzoom <strong>seri S </strong>murah meriah :</p>
<ul style="padding-left: 60px;">
<li>Fuji S4500 (30x zoom)</li>
<li>Fuji S4400 (28x zoom)</li>
<li>Fuji S4300 (26x zoom)</li>
<li>Fuji S4200 (24x zoom)</li>
</ul>
<p>Empat kamera superzoom <strong>seri SL</strong> (baru, lebih serius) :</p>
<ul style="padding-left: 60px;">
<li>Fuji SL300 (30x zoom)</li>
<li>Fuji SL280 (28x zoom)</li>
<li>Fuji SL260 (26x zoom)</li>
<li>Fuji SL240 (24x zoom)</li>
</ul>
<p>Tiga kamera saku <strong>seri XP</strong> yang tahan air :</p>
<ul style="padding-left: 60px;">
<li>Fuji XP150 (bisa 10 meter)</li>
<li>Fuji XP100 (bisa 10 meter)</li>
<li>Fuji XP50 (bisa 1,5 meter)</li>
</ul>
<p>Dua kamera saku tipis<strong> seri Z</strong> :</p>
<ul style="padding-left: 60px;">
<li>Fuji Z1000 EXR (wifi)</li>
<li>Fuji Z110</li>
</ul>
<p>Dua kamera saku <strong>seri T</strong> :</p>
<ul style="padding-left: 60px;">
<li>Fuji T400 (10x zoom, 16 MP)</li>
<li>Fuji T350 (10x zoom, 14 MP)</li>
</ul>
<p>Sepuluh kamera saku murah meriah :</p>
<ul style="padding-left: 60px;">
<li>Fuji JZ250,  JZ200 dan JZ100</li>
<li>Fuji JX700, JX580, JX550, JX520 dan JX500</li>
<li>Fuji AX600 dan AX500</li>
</ul>
</div>
<p>Entah bagaimana pembeli dan pedagang bisa familiar dengan sekian banyak produk seperti ini, bahkan mungkin tidak semua tipe ini bisa dijumpai di pasaran tanah air. Bravo Fuji, semoga Quality control untuk produksi kamera sebanyak ini bisa tetap terjaga.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/07/22/fujifilm-luncurkan-kamera-prosumer-finepix-s200exr/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fujifilm luncurkan kamera prosumer FinePix S200EXR'>Fujifilm luncurkan kamera prosumer FinePix S200EXR</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2011/11/24/fuji-x-s1-kamera-premium-seri-x-dengan-sensor-exr-23-inci/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fuji X-S1, kamera premium seri X dengan sensor EXR 2/3 inci'>Fuji X-S1, kamera premium seri X dengan sensor EXR 2/3 inci</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/07/18/buyer-guide-delapan-kamera-prosumer-super-zoom-baru/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Buyer guide : Delapan kamera prosumer super zoom baru'>Buyer guide : Delapan kamera prosumer super zoom baru</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamera-gue.web.id/2012/01/05/dahsyat-fujifilm-umumkan-30-kamera-baru-sekaligus/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menyikapi &#8216;Highlight Clipping&#8217; pada kontras tinggi</title>
		<link>http://kamera-gue.web.id/2011/12/11/menyikapi-highlight-clipping-pada-kontras-tinggi/</link>
		<comments>http://kamera-gue.web.id/2011/12/11/menyikapi-highlight-clipping-pada-kontras-tinggi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Dec 2011 10:48:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin KG</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[featured]]></category>

		<category><![CDATA[kamera digital]]></category>

		<category><![CDATA[dynamic range]]></category>

		<category><![CDATA[exposure]]></category>

		<category><![CDATA[highlight]]></category>

		<category><![CDATA[RAW]]></category>

		<category><![CDATA[sensor]]></category>

		<category><![CDATA[washout]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamera-gue.web.id/?p=1766</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sering kita baca di sebuah review kamera digital yang menyatakan kekurangan dari kamera yang direview, cenderung mengalami <em>highlight clipping</em>. Disini kami akan jelaskan arti dari istilah<em> highlight clipping</em> pada sebuah foto, mengapa bisa terjadi dan cara menyikapinya. Dari istilah, <em>highlight </em>artinya area terang dalam sebuah foto. Lawannya adalah <em>shadow</em> (area gelap). Namun bila area<em> highlight</em> terlalu terang maka akan terjadi<em> clipping</em> atau terlalu terang sehingga detail di daerah terang tersebut hilang (<em>washout</em>).</p>


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sering kita baca di sebuah review kamera digital yang menyatakan kekurangan dari kamera yang direview, cenderung mengalami <em>highlight clipping</em>. Disini kami akan jelaskan arti dari istilah<em> highlight clipping</em> pada sebuah foto, mengapa bisa terjadi dan cara menyikapinya. Dari istilah, <em>highlight </em>artinya area terang dalam sebuah foto. Lawannya adalah <em>shadow</em> (area gelap). Sebuah foto yang eksposurnya lengkap akan memiliki area <em>shadow</em>, <em>midtone</em> dan<em> highlight</em> yang berimbang. Namun bila area<em> highlight</em> terlalu terang maka akan terjadi<em> clipping</em> atau terlalu terang sehingga detail di daerah terang tersebut hilang (<em>washout</em>).</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/12/images.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1768" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="images" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/12/images.jpg" alt="images" width="252" height="200" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Tidak seperti mata manusia, setiap sensor kamera punya rentang jangkauan dinamis (<em>dynamic range</em>) yang lebih terbatas. Sensor tidak sanggup untuk merekam seluruh rentang terang gelap yang sangat lebar di alam ini.  Untuk menjaga foto tetap pada eksposur yang tepat, kamera akan melakukan metering dan menentukan nilai shutter, aperture dan ISO yang sesuai untuk setiap kondisi pemotretan. Meski kemampuan sensor dalam menangkap terang gelap di alam ini terbatas, foto yang dihasilkan semestinya tetap punya terang gelap yang pas karena kamera berpatokan pada medium grey 18% dalam mencari eksposur. Tapi semakin kontras obyek yang difoto, kamera akan semakin kesulitan dalam menghasilkan foto yang eksposurnya tepat. Disinilah setiap kamera memiliki pendekatan yang berbeda tergantung prosesor dan insinyur pembuatnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/12/sampel-img_0335.jpg"><img class="size-full wp-image-1767 alignnone" style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" title="Contoh highlight clipping" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/12/sampel-img_0335.jpg" alt="Contoh highlight clipping" width="352" height="488" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Kamera saku dan sejenisnya, dengan sensor kecil, lebih rentan mengalami <em>highlight clipping</em>. Obyek yang cukup kontras sudah bisa membuat kamera saku kesulitan dan area putih yang dihasilkan akan cenderung <em>washout </em>(lihat detil jendela yang <em>washout</em> pada foto diatas). Kamera DSLR dengan sensor lebih besar pun tetap bisa mengalami  <em>highlight clipping </em>bila dipakai memotret obyek yang sangat kontras. Jadi bila anda memang hanya memiliki kamera dengan sensor kecil, perlu memahami keterbatasan sensor kamera anda dalam menangkap rentang terang gelap di alam ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa cara menyikapi dan menyiasati keadaan <em>highlight clipping</em>, diantaranya :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>periksa histogram, cek apakah area terang berada terlalu kekanan sehingga over eksposur?</li>
<li>saat melihat hasil foto di kamera, aktifkan fitur<em> &#8216;highlight clipping indicator&#8217; </em>sehingga area putih yang mengalami <em>washout</em> akan ditandai oleh kamera dalam bentuk kedip-kedip</li>
<li>tidak semua area terang yang<em> washout</em> itu dianggap gagal, bila yang mengalami<em> washout</em> bukan obyek foto yang penting maka abaikan saja</li>
<li>namun bila area terang yang <em>washout </em>itu adalah bidang penting dalam foto, maka foto tersebut perlu diulang</li>
<li>bila kamera sering mengalami<em> clipping</em> di area kontras tinggi, bisa turunkan komponsasi eksposur ke -1/3 sehingga foto akan dibuat 1/3 stop lebih gelap (foto yang lebih gelap akan membuat detil di area <em>shadow </em>lebih hitam)</li>
<li>kamera tertentu (seperti EOS 550) punya fitur <em>highlight tone priority</em>, fitur tersebut bisa diaktifkan bila kita sering memotret benda putih guna menjaga detilnya</li>
<li>banyak kamera modern yang punya fitur peningkat <em>dynamic range</em> (Active D Lighting, Dynamic Range Optimizer dsb) yang akan menaikkan detil di area gelap (<em>shadow</em>), perhatikan bahwa fitur ini umumnya tidak berhasil mencegah<em> highlight clipping</em> sehingga meski fitur ini diaktifkan namun hasilnya <em>clipping</em> tetap terjadi</li>
<li>bila kamera anda ada fitur RAW, gunakan file RAW untuk memotret area kontras tinggi lalu edit secara manual di komputer untuk menyelamatkan detil di area terang yang mungkin tidak bisa direkam dengan format JPG</li>
<li>bantuan lampu tambahan untuk menyeimbangkan kontras bisa dicoba, yang umum adalah pemakaian flash di siang hari (fill flash) atau gunakan reflektor</li>
<li>terakhir, sebisa mungkin hindari obyek foto yang terlalu kontras.</li>
</ul>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamera-gue.web.id/2011/12/11/menyikapi-highlight-clipping-pada-kontras-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Fuji X-S1, kamera premium seri X dengan sensor EXR 2/3 inci</title>
		<link>http://kamera-gue.web.id/2011/11/24/fuji-x-s1-kamera-premium-seri-x-dengan-sensor-exr-23-inci/</link>
		<comments>http://kamera-gue.web.id/2011/11/24/fuji-x-s1-kamera-premium-seri-x-dengan-sensor-exr-23-inci/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Nov 2011 15:47:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin KG</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[kamera digital]]></category>

		<category><![CDATA[CMOS]]></category>

		<category><![CDATA[EXR]]></category>

		<category><![CDATA[Fuji]]></category>

		<category><![CDATA[HD movie]]></category>

		<category><![CDATA[prosumer]]></category>

		<category><![CDATA[zoom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamera-gue.web.id/?p=1744</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Masih ingat Fuji X100 dan X10? Keduanya adalah kamera seri X dari Fuji yang digolongkan kedalam seri premium dan dibuat di Jepang. Kini Fuji menghadirkan lagi produk ketiga di seri X yaitu Fuji X-S1 yang memiliki bentuk sangat mirip kamera DSLR, namun dengan lensa yang tidak bisa dilepas. Fuji X-S1 punya kualitas material bahan kelas atas dipadu dengan sensor EXR berukuran cukup besar. Sebagai lensanya diberikan lensa Fujinon 24-624mm alias 26x zoom optik.</p>


Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2011/01/09/fuji-hs20-exr-dan-f550500-exr-dengan-sensor-exr-16-mp/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fuji HS20 EXR dan F550/500 EXR, dengan sensor EXR 16 MP'>Fuji HS20 EXR dan F550/500 EXR, dengan sensor EXR 16 MP</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2010/02/03/fuji-dan-olympus-tembus-batas-lensa-zoom-30x/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fuji dan Olympus tembus batas lensa zoom 30x'>Fuji dan Olympus tembus batas lensa zoom 30x</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/11/10/ricoh-gxr-dengan-sensor-dan-lensa-terpisah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ricoh GXR dengan sensor dan lensa terpisah'>Ricoh GXR dengan sensor dan lensa terpisah</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Masih ingat Fuji X100 dan X10? Keduanya adalah kamera seri X dari Fuji yang digolongkan kedalam seri premium dan dibuat di Jepang. Kini Fuji menghadirkan lagi produk ketiga di seri X yaitu <strong>Fuji X-S1</strong> yang memiliki bentuk sangat mirip kamera DSLR, namun dengan lensa yang tidak bisa dilepas. Sepintas X-S1 agak mirip dengan kamera superzoom Fuji lain khususnya HS-20, tapi yang membedakan disini Fuji X-S1 punya kualitas material bahan kelas atas dipadu dengan sensor EXR berukuran cukup besar. Sebagai lensanya diberikan lensa Fujinon 24-624mm alias 26x zoom optik.</p>
<p style="text-align: justify;">Fuji X-S1 masuk di kelompok kamera <em>prosumer</em> yang mengisi celah antara kamera DSLR dan kamera biasa. Dibanding merk lain, Fuji termasuk yang konsisten dari dulu membuat kamera<em> prosumer</em> yang berkualitas, khususnya dengan lensa yang bisa di-zoom secara manual lewat putaran tangan. Dengan begitu, hasrat memiliki kamera &#8217;serius&#8217; tidak harus diwujudkan dengan membeli kamera DSLR, cukup dengan kamera seperti Fuji X-S1 ini dan dijamin tidak akan dipusingkan lagi dengan daftar lensa yang harus dibeli. Karena lensa di Fuji X-S1 ini sudah sangat mumpuni untuk berbagai kebutuhan fotografi seperti wideangle hingga telefoto, berkat digunakannya lensa Fujinon 24-624mm f/2.8-5.6 yang diameter filternya 62mm.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/11/fuji-x-s1-depan.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1745" style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" title="fuji-x-s1-depan" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/11/fuji-x-s1-depan.jpg" alt="fuji-x-s1-depan" width="474" height="450" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/11/fuji-x-s1-depan.jpg"></a>Dari spesifikasi lensa mungkin tidak terlalu menarik karena Fuji HS20 pun sudah memiliki lensa 24-720mm alias 30x zoom. Tapi yang membedakan disini adalah sensor EXR di HS20 berukuran 1/2 inci yang cukup kecil untuk mengimbangi desain lensa HS20, sedangkan X-S1 punya sensor EXR berukuran 2/3 inci yang sudah lumayan besar untuk ukuran kamera non DSLR. Lagipula HS20 memiliki resolusi sensor 16 MP sedang X-S1 justru &#8216;hanya&#8217; 12 MP (saat ini banyak produsen kamera yang sudah kembali memakai sensor 10-12 MP daripada dulu yang memakai sensor 16-18 MP akibat noise yang terlalu parah).</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/11/fuji-x-s1-blkg.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1746" style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" title="fuji-x-s1-blkg" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/11/fuji-x-s1-blkg.jpg" alt="fuji-x-s1-blkg" width="500" height="375" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Banyak fitur yang dimiliki Fuji X-S1 yang tergolong mengesankan dan kami meyakini kalau produk ini akan menjadi kamera prosumer terbaik di tahun 2011 ini, seperti :</p>
<ul>
<li>kualitas bodi yang sangat baik</li>
<li>lensa manual zoom, 24-624mm f/2.8-5.6 dengan 9 bilah diafragma</li>
<li>sensor 12 MP EXR CMOS berukuran 2/3 inci</li>
<li><em>burst</em> cepat sampai 10 fps</li>
<li>jendela bidik besar dengan 1,44 juta titik</li>
<li>layar LCD resolusi 460 titik berukuran 3 inci yang bisa dilipat</li>
<li>Full HD video 30 fps dengan manual zoom dan external mic</li>
<li>mode manual PASM dan RAW, mode<em> Film simulation</em>, mode Macro hingga 1cm</li>
<li>ada fitur 360° <em>Motion Panorama</em></li>
<li>flash TTL dengan <em>flash hot shoe</em></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Menariknya, berkat bodinya yang banyak mengandung komponen logam, kamera ini menjadi sangat berat hingga bobotnya hampir satu kilogram atau sama dengan Nikon D700 tanpa lensa. Belum ada info harga untuk kamera Fuji X-S1 ini, tapi kami memprediksi harganya akan seberat bobotnya alias cukup mahal. Sekitar 7 juta mungkin?</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2011/01/09/fuji-hs20-exr-dan-f550500-exr-dengan-sensor-exr-16-mp/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fuji HS20 EXR dan F550/500 EXR, dengan sensor EXR 16 MP'>Fuji HS20 EXR dan F550/500 EXR, dengan sensor EXR 16 MP</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2010/02/03/fuji-dan-olympus-tembus-batas-lensa-zoom-30x/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fuji dan Olympus tembus batas lensa zoom 30x'>Fuji dan Olympus tembus batas lensa zoom 30x</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/11/10/ricoh-gxr-dengan-sensor-dan-lensa-terpisah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ricoh GXR dengan sensor dan lensa terpisah'>Ricoh GXR dengan sensor dan lensa terpisah</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamera-gue.web.id/2011/11/24/fuji-x-s1-kamera-premium-seri-x-dengan-sensor-exr-23-inci/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Perbedaan antara lensa fix 35mm dan 50mm</title>
		<link>http://kamera-gue.web.id/2011/11/20/perbedaan-antara-lensa-fix-35mm-dan-50mm/</link>
		<comments>http://kamera-gue.web.id/2011/11/20/perbedaan-antara-lensa-fix-35mm-dan-50mm/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Nov 2011 14:46:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin KG</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[kamera DSLR]]></category>

		<category><![CDATA[30mm]]></category>

		<category><![CDATA[35mm]]></category>

		<category><![CDATA[50mm]]></category>

		<category><![CDATA[bokeh]]></category>

		<category><![CDATA[Canon]]></category>

		<category><![CDATA[lensa]]></category>

		<category><![CDATA[Nikon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamera-gue.web.id/?p=1738</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Lensa fix yang paling populer dari dulu tentu adalah lensa 50mm. Seiring dengan masuknya era DSLR dengan sensor APS-C, yang memiliki<em> crop factor</em> 1,5 x maka fokal efektif lensa fix 50mm menjadi setara dengan 75mm sehingga sudah tergolong agak telefoto. Maka itu produsen DSLR kini membuat lensa fix 30mm (Canon) atau 35mm (Nikon) khusus untuk sensor APS-C, sehingga akan memberikan fokal efektif 50mm bila dikali 1,5. Nah, pertanyaannya lalu apakah lensa 50mm jadi tidak relevan untuk dipilih oleh pemilik DSLR APS-C?</p>


Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2011/03/12/perbedaan-prinsip-kerja-motor-af-pada-kamera-dslr/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Perbedaan prinsip kerja motor AF pada kamera DSLR'>Perbedaan prinsip kerja motor AF pada kamera DSLR</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/09/14/pilihan-lensa-ekonomis-untuk-dslr-pemula/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pilihan lensa ekonomis untuk DSLR pemula'>Pilihan lensa ekonomis untuk DSLR pemula</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2010/03/21/panduan-memilih-lensa-dslr/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Panduan memilih lensa DSLR'>Panduan memilih lensa DSLR</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Lensa fix yang paling populer dari dulu tentu adalah lensa 50mm. Alasannya karena fokal 50mm punya sudut gambar dan perspektif yang normal, persis seperti mata manusia memandang. Oleh karena itu lensa fix 50mm begitu mudah dijumpai di pasaran, baik merk Canon, Nikon, Pentax maupun Sony. Seiring dengan masuknya era DSLR dengan sensor APS-C, yang memiliki<em> crop factor</em> 1,5 x maka fokal efektif lensa fix 50mm menjadi setara dengan 75mm sehingga sudah tergolong agak telefoto. Maka itu produsen DSLR kini membuat lensa fix 30mm (Canon) atau 35mm (Nikon) khusus untuk sensor APS-C, sehingga akan memberikan fokal efektif 50mm bila dikali 1,5. Nah, pertanyaannya lalu apakah lensa 50mm jadi tidak relevan untuk dipilih oleh pemilik DSLR APS-C?</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi di pasaran saat ini kita bisa memilih dua lensa fix normal yang panjang fokalnya tidak banyak berbeda, yaitu 35mm dan 50mm. Keduanya punya bukaaan besar, ketajaman prima, bokeh yang baik dan harga yang murah (untuk versi f/1.8). Lalu mana yang lebih baik untuk dipilih? Pilihan dimulai dari melihat kamera yang dipakai, kami asumsikan anda memakai DSLR dengan sensor APS-C dengan adanya <em>crop factor</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2009/07/nikon-af-s-35mm-f18.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-87" style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" title="nikon-af-s-35mm-f18" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2009/07/nikon-af-s-35mm-f18.jpg" alt="nikon-af-s-35mm-f18" width="210" height="208" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Jawabannya bila anda memang menghendaki fotografi 50mm, ambillah<strong> lensa 35mm</strong> (atau 30mm untuk Canon). Fokal 35mm sebenarnya masih tergolong <em>wideangle</em>, namun akan setara dengan 50mm bila dipasang di DSLR APS-C. Dengan lensa ini, kita masih mendapat bidang gambar yang masih cukup lebar tanpa ada distorsi yang berarti. Artinya lensa ini lebih fleksibel untuk dipakai di ruang sempit atau jalan-jalan. Kekurangan lensa ini adalah karena fokalnya yang cuma 35mm, bila dipakai untuk membuat potret wajah secara<em> close-up</em> (wajah dan bahu) maka kita perlu berada cukup dekat dengan obyek yang difoto. Kekurangan lainnya adalah bokehnya yang masih kurang <em>blur</em> (untuk lensa 35mm f/1.8).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/11/canon-nikon-50mm-f1-8-lenses.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1739" style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" title="canon-nikon-50mm-f1-8-lenses" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/11/canon-nikon-50mm-f1-8-lenses-400x186.jpg" alt="canon-nikon-50mm-f1-8-lenses" width="400" height="186" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Tapi bila anda memang menyukai foto potret <em>close-up</em>, <strong>lensa 50mm</strong> lebih baik untuk dipilih. Alasannya, dengan fokal 50mm dan sensor APS-C, maka fokal efektif akan menjadi 75-80mm yang lebih bersifat telefoto. Memiliki satu lensa 50mm f/1.8 sudah cukup untuk bekal anda memulai hobi foto model, misalnya. Lensa 50mm f/1.8 ini pun sangat murah. Misal untuk lensa Canon EF hanya 800 ribuan, Nikon hanya 1 jutaan (versi AF) dan 1,9 jutaan (versi AF-S). <em>Bokeh</em> yang dihasilkan dari lensa ini pun sangat bagus, tidak terlalu kalah dengan lensa mahal seperti 50mm f/1.4 misalnya. Kekurangan lensa ini adalah kurang efektif untuk dipakai di dalam ruangan yang sempit, dimana kita tidak bisa mundur lagi untuk mencari komposisi yang diinginkan. Selain itu karena Canon atau Nikon tidak punya stabilizer di bodi, maka kita perlu lensa dengan stabilizer khususnya lensa dengan fokal diatas 50mm. Tapi Canon maupun Nikon rupanya memutuskan untuk tidak memberikan fitur stabilizer (IS/VR) pada lensa 50mm mereka, baik yang f/1.4 atau yang f/1.8. Maka itu saat memakai lensa 50mm, hindari memakai shutter speed lambat (dibawah 1/60 detik) supaya resiko foto blur akibat getaran tangan saat memotret bisa dihindari.</p>
<p style="text-align: justify;">Catatan khusus Nikon AF-S 35mm f/1.8 DX dan AF-S 50mm f/1.8 ada beberapa perbedaan teknis :</p>
<p style="text-align: justify;">AF-S 35mm f/1.8 (2,1 juta) :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>lensa DX, tidak bisa untuk DSLR full frame</li>
<li>ukuran kecil, diameter filter 52mm</li>
<li>tanpa jendela<em> distance scale</em></li>
<li>bukaan terkecil f/22</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">AF-S 50mm f/1.8  (2 juta) :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>lensa FX, bisa untuk DSLR full frame maupun DX</li>
<li>ukuran agak besar (lebih besar dari lensa 50mm f/1.8D lawas)</li>
<li>diameter filter 58mm</li>
<li>punya jendela <em>distance scale</em></li>
<li>ada<em> weater seal</em> di dekat <em>mount</em></li>
<li>bukaan terkecil f/16</li>
</ul>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2011/03/12/perbedaan-prinsip-kerja-motor-af-pada-kamera-dslr/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Perbedaan prinsip kerja motor AF pada kamera DSLR'>Perbedaan prinsip kerja motor AF pada kamera DSLR</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/09/14/pilihan-lensa-ekonomis-untuk-dslr-pemula/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pilihan lensa ekonomis untuk DSLR pemula'>Pilihan lensa ekonomis untuk DSLR pemula</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2010/03/21/panduan-memilih-lensa-dslr/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Panduan memilih lensa DSLR'>Panduan memilih lensa DSLR</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamera-gue.web.id/2011/11/20/perbedaan-antara-lensa-fix-35mm-dan-50mm/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Lumix DMC-GX1 lengkapi jajaran kamera mirrorless Panasonic</title>
		<link>http://kamera-gue.web.id/2011/11/07/lumix-dmc-gx1-lengkapi-jajaran-kamera-mirrorless-panasonic/</link>
		<comments>http://kamera-gue.web.id/2011/11/07/lumix-dmc-gx1-lengkapi-jajaran-kamera-mirrorless-panasonic/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Nov 2011 14:44:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin KG</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[kamera digital]]></category>

		<category><![CDATA[GX-1]]></category>

		<category><![CDATA[Lumix]]></category>

		<category><![CDATA[Micro 4/3]]></category>

		<category><![CDATA[mirrorless]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamera-gue.web.id/?p=1728</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Lengkap sudah jajaran kamera<em> mirroless</em> dari Panasonic, mulai dari yang mungil dan simpel yaitu Lumix GF-3, yang mirip DSLR yaitu Lumix G3 dan yang baru saja diumumkan hari ini adalah <strong>Lumix GX1</strong>. Dari namanya kita tahu kalau ini adalah varian baru yang bukan penerus seri sebelumnya, karena GX1 ditargetkan untuk yang serius di fotografi namun perlu kamera kompak yang ringkas. Dari tampilan luarnya mudah disimpulkan kalau GX1 adalah kelahiran kembali GF-1 dengan desain yang retro dan keren, dengan pilihan warna hitam atau silver.</p>


Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2010/03/07/panasonic-luncurkan-lumix-dmc-g2-dan-g10/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Panasonic luncurkan Lumix DMC-G2 dan G10'>Panasonic luncurkan Lumix DMC-G2 dan G10</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2011/06/08/rekomendasi-kamera-mirrorless-6-jutaan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Rekomendasi kamera mirrorless 6 jutaan'>Rekomendasi kamera mirrorless 6 jutaan</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/06/29/lumix-gh1-micro-four-thirds-plus-movie-hd/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Lumix GH1, Micro Four Thirds plus movie HD'>Lumix GH1, Micro Four Thirds plus movie HD</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Lengkap sudah jajaran kamera<em> mirroless</em> dari Panasonic, mulai dari yang mungil dan simpel yaitu Lumix GF-3, yang mirip DSLR yaitu Lumix G3 dan yang baru saja diumumkan hari ini adalah <strong>Lumix GX1</strong>. Dari namanya kita tahu kalau ini adalah varian baru yang bukan penerus seri sebelumnya, karena GX1 ditargetkan untuk yang serius di fotografi namun perlu kamera kompak yang ringkas. Dari tampilan luarnya mudah disimpulkan kalau GX1 adalah kelahiran kembali GF-1 dengan desain yang retro dan keren, dengan pilihan warna hitam atau silver.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/11/gx1k_front.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1732" style="margin-left: 100px; margin-right: 100px;" title="gx1k_front" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/11/gx1k_front.jpg" alt="gx1k_front" width="320" height="196" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Layaknya kamera micro Four Thirds lainnya, Lumix GX-1 punya sensor 4/3 dengan lensa yang bisa dilepas. Kali ini Panasonic membenamkan resolusi 16 MP pada keping sensor CMOS di GX1, bersamaan dengan fitur layar sentuh dan video dengan kompresi MPEG-4 lengkap dengan tata suara stereo. Sebagai lensa kit diberikan lensa Lumix dengan fokal 14-42mm f/3.5-5.6 OIS yang ada dua versi, yaitu versi biasa dan versi X. Bedanya kalau versi X lensanya bisa maju mundur seperti lensa kamera saku sehingga ukurannya saat sedang masuk akan sangat kecil. Namun lensa X tidak punya ring untuk manual zoom, sebagai gantinya tersedia tuas zoom di sisi kiri lensa layaknya kamera saku biasa.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/11/gx1k_top.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1733" style="margin-left: 100px; margin-right: 100px;" title="gx1k_top" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/11/gx1k_top.jpg" alt="gx1k_top" width="320" height="230" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Karena tergolong kamera kompak, Lumix GX1 tidak menyediakan jendela bidik elektronik. Bila dirasa perlu, kita bisa membeli terpisah sebuah jendela bidik eksternal <span>DMW-LVF2 yang dipasang di atas <em>flash hot shoe</em>. Tanpa adanya cermin (sesuai arti kata &#8216;<em>mirrorless</em>&#8216;) maka tidak ada auto fokus yang cepat khas DSLR, sebagai gantinya dipakailah metoda deteksi kontras untuk mencari fokus. Untungnya Lumix GX1 memiliki kecepatan mencari fokus yang tergolong cepat dan hampir menyamai kinerja auto fokus DSLR, yaitu sekitar 0.1 detik saat cahaya cukup dan 1 detik saat kurang cahaya. Terdapat beragam metoda auto fokus seperti </span><span><em>face detection</em> (mendeteksi sampai 15 wajah sekaligus), <em>AF tracking</em>, 23-area, 1-area dan <em>pinpoint focus</em>. Kita bisa juga menentukan mana yang ingi dibuat fokus dengan menyentuh sebuah titik di layar LCD, atau bila ingin manual fokus bisa dengan menggeser indikator di layar.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/11/gx1k_back.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1734" style="margin-left: 100px; margin-right: 100px;" title="gx1k_back" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/11/gx1k_back.jpg" alt="gx1k_back" width="320" height="196" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span>Dengan harganya yang cukup mahal, Lumix GX1 tampak lebih cocok untuk fotografer serius yang mencari kamera kompak namun tidak kompromi terhadap kinerja, hasil foto dan fitur kamera. Sayang layar LCD berukuran 3 inci di kamera ini tidak bisa dilipat, apalagi diputar.</span></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2010/03/07/panasonic-luncurkan-lumix-dmc-g2-dan-g10/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Panasonic luncurkan Lumix DMC-G2 dan G10'>Panasonic luncurkan Lumix DMC-G2 dan G10</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2011/06/08/rekomendasi-kamera-mirrorless-6-jutaan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Rekomendasi kamera mirrorless 6 jutaan'>Rekomendasi kamera mirrorless 6 jutaan</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/06/29/lumix-gh1-micro-four-thirds-plus-movie-hd/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Lumix GH1, Micro Four Thirds plus movie HD'>Lumix GH1, Micro Four Thirds plus movie HD</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamera-gue.web.id/2011/11/07/lumix-dmc-gx1-lengkapi-jajaran-kamera-mirrorless-panasonic/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Canon EOS-1D X hadir sebagai flagship DSLR Canon</title>
		<link>http://kamera-gue.web.id/2011/10/18/canon-eos-1d-x-hadir-sebagai-flagship-dslr-canon/</link>
		<comments>http://kamera-gue.web.id/2011/10/18/canon-eos-1d-x-hadir-sebagai-flagship-dslr-canon/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2011 07:41:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin KG</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[kamera DSLR]]></category>

		<category><![CDATA[Canon]]></category>

		<category><![CDATA[EOS 1D X]]></category>

		<category><![CDATA[full-frame]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamera-gue.web.id/?p=1719</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hari ini Canon meluncurkan kamera DSLR flagship alias yang terbaik yaitu EOS 1D X dengan sensor <em>full frame </em>CMOS 18 MP. Dengan kehadiran kamera ini maka Canon tidak lagi memisahkan segementasi di kamera seri 1D seperti dulu (EOS-1D untuk kecepatan dan EOS-1Ds untuk resolusi tinggi). Kini EOS 1D X menjadi kamera yang cukup secara resolusi dan cepat secara kinerja, kurang apa lagi? Simak fitur dari kamera seharga 65 juta rupiah ini disini.</p>


Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/10/31/dslr-kelas-pro-baru-nikon-d3s-dan-canon-eos-1d-mark-iv/' rel='bookmark' title='Permanent Link: DSLR kelas pro baru : Nikon D3S dan Canon EOS 1D mark IV'>DSLR kelas pro baru : Nikon D3S dan Canon EOS 1D mark IV</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2010/01/02/daftar-lengkap-kamera-dslr-canon-dan-nikon/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Daftar lengkap kamera DSLR Canon dan Nikon'>Daftar lengkap kamera DSLR Canon dan Nikon</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hari ini Canon meluncurkan kamera DSLR flagship alias yang terbaik yaitu <strong>EOS-1D X</strong> dengan sensor <em>full frame </em>CMOS 18 MP. Dengan kehadiran kamera ini maka Canon tidak lagi memisahkan segementasi di kamera seri 1D seperti dulu (1D untuk kecepatan dan 1Ds untuk resolusi tinggi). Kini EOS-1D X menjadi kamera yang cukup secara resolusi dan cepat secara kinerja, kurang apa lagi? Sambil menunggu kamera ini hadir di bulan Maret 2012, simak dulu fiturnya disini.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/10/eos-1d_x.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1720" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="eos-1d_x" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/10/eos-1d_x.jpg" alt="eos-1d_x" width="468" height="428" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Di era sebelumnya, Canon memiliki EOS-1Ds mark III dengan sensor 21 MP yang cocok untuk dipakai di studio serta EOS-1D mark IV dengan sensor APS-H 16 MP yang disukai fotografer olah raga karena mampu memotret sampai 10 fps. Pemakaian sensor APS-H (<em>crop factor</em> 1,3x) pada EOS-1D memang agak tanggung karena kita umumnya hanya familiar dengan sensor APS-C (<em>crop factor</em> 1,6x). EOS-1D X hadir seperti sebuah peleburan dua segmen kamera elite ini dengan sensor<em> full frame</em>, resolusi tinggi 18 MP dan kinerja cepat 12 fps.</p>
<p style="text-align: justify;">Chuck Westfall, Technical Advisor pada Canon USA&#8217;s Pro Engineering and  Solutions Division mengakatan :</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>&#8216;The new sensor has 16-channel, dual line readout,  compared to 8-channel, single line designs in the previous generation of  chips.&#8217;</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Selain itu beberapa fitur andalan lain diantaranya :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>61-Point High Density Reticular AF termasuk 41 <em>cross-type</em> titik AF</li>
<li>100,000-pixel RGB metering sensor</li>
<li>Dual DIGIC 5+ Image Processors</li>
<li><em>continuous shooting</em> sampai 14 fps untuk JPEG (dengan mirror diangkat)</li>
<li>bisa sampai ISO 204.800</li>
<li>dual joystick di bagian belakang</li>
<li>full HD dengan kompresi minimum (memory card 16 GB akan penuh hanya dalam waktu 6 menit)</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">EOS-1D X juga menyediakan enam preset untuk memilih titik AF  yaitu Spot, Single Point,  Single Point with surrounding four points, Single Point with surrounding  eight points, Zone selection dan Automatic AF point selection seperti gambar di bawah ini :</p>
<p><a href="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/10/afareas.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1723" title="afareas" src="http://kamera-gue.web.id/wp-content/uploads/2011/10/afareas.jpg" alt="afareas" width="288" height="192" /></a></p>
<p>Rencananya kamera ini akan dijual seharga 65 juta rupiah, berminat?</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2009/10/31/dslr-kelas-pro-baru-nikon-d3s-dan-canon-eos-1d-mark-iv/' rel='bookmark' title='Permanent Link: DSLR kelas pro baru : Nikon D3S dan Canon EOS 1D mark IV'>DSLR kelas pro baru : Nikon D3S dan Canon EOS 1D mark IV</a></li><li><a href='http://kamera-gue.web.id/2010/01/02/daftar-lengkap-kamera-dslr-canon-dan-nikon/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Daftar lengkap kamera DSLR Canon dan Nikon'>Daftar lengkap kamera DSLR Canon dan Nikon</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamera-gue.web.id/2011/10/18/canon-eos-1d-x-hadir-sebagai-flagship-dslr-canon/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

