Hari ini Canon meluncurkan kamera DSLR flagship alias yang terbaik yaitu EOS 1D X dengan sensor full frame CMOS 18 MP. Dengan kehadiran kamera ini maka Canon tidak lagi memisahkan segementasi di kamera seri 1D seperti dulu (EOS-1D untuk kecepatan dan EOS-1Ds untuk resolusi tinggi). Kini EOS 1D X menjadi kamera yang cukup secara resolusi dan cepat secara kinerja, kurang apa lagi? Simak fitur dari kamera seharga 65 juta rupiah ini disini.
Nikon telah memutuskan untuk ikut terjun di dunia kamera miniatur DSLR alias kamera mirrorless, menyusul langkah Olympus, Panasonic, Sony, Samsung dan Pentax yang lebih dahulu hadir. Sebagai langkah awal Nikon telah meluncurkan format kamera baru bernama Nikon 1 dengan diawali oleh dua tipe kamera yaitu Nikon V1 dan Nikon J1 dengan lensa yang tentunya bisa dilepas. Seperti apa kamera Nikon 1 ini? Simak selengkapnya di sini.
Keuntungan era fotografi digital salah satunya adalah kemudahan untuk mengolah secara digital setiap foto yang dihasilkan oleh kamera, bahkan sebelum foto diambil kita sudah bisa menentukan akan dibuat seperti apa ‘gaya’ yang kita sukai misalnya seberapa tajam, seberapa kontras dan seberapa pekat warna yang akan kita inginkan. Hal semacam ini dinamakan ‘Picture Style’ (tiap kamera mungkin akan berbeda istilah) dan semestinya kita bisa memakai fasilitas ini dengan baik supaya meminimalisir pengolahan foto di komputer nantinya (olah digital).
Di awal September 2011, Samsung dan Fuji secara bersamaan mengumumkan kehadiran kamera andalan mereka yaitu Samsung NX200 (penerus NX100) dan Fuji FinePix X10 (versi ‘murah’ dari X100). Berita kehadiran kamera-kamera baru di paruh kedua tahun 2011 ini mengejutkan karena sebelumnya sudah lebih dahulu hadir Nikon Coolpix P7100 (penerus P7000), Sony NEX 7 (flagship di seri NEX) dan Sony SLT A77 (penerus DSLR A700). Kesemua kamera ini ditujukan sebagai alternatif lain dari kamera tradisional DSLR yang memakai cermin dan prisma yang besar itu./p>
Sony baru saja meluncurkan empat kamera dengan sensor DSLR APS-C, dimana dua kamera merupakan model SLT (Alpha SLT-A77 dan A65) dan dua lagi merupakan generasi NEX sebagai kamera mirrorless kompak (NEX-7 dan NEX-5N). Kejutan besar yang utama disini adalah dipakainya sensor beresolusi ekstra padat 24 MP (kecuali NEX-5N memakai 16 MP). Sony A77 sendiri merupakan kelanjutan dari Sony A700 yang diluncurkan empat tahun silam. Selain itu Sony juga memperkenalkan lensa baru dengan A mount dan E mount.
Flash eksternal merupakan aksesori yang sangat direkomendasikan sebagai pelengkap sistem kamera guna mendapat hasil foto dengan pencahayaan yang lebih baik. Kegunaan utamanya adalah sebagai sumber cahaya yang bisa dikendalikan, baik kekuatannya maupun arah datangnya sinar. Apalagi built-in flash pada kamera punya kekuatan terbatas dan arah sinarnya tidak bisa dibelokkan, membuatnya tidak fleksibel dalam berbagai kondisi pemotretan. Bagi anda pemilik kamera Canon, berikut pilihan flash eksternal yang bisa anda pertimbangkan.
Dana yang terbatas bukan halangan untuk memiliki sebuah kamera saku idaman. Kali ini kami sajikan lima kamera saku buatan tahun 2011 dengan harga antara 600-800 ribuan rupiah saja. Nah, anda yang mungkin baru ingin terjun ke dunia fotografi yang lebih baik dari sekedar memotret memakai kamera ponsel, ada baiknya untuk memiliki satu diantara kelima kamera berikut ini.Simak selengkapnya disini.
Nikon selama ini terkenal konsisten dalam membuat berbagai lensa baru dengan format DX, atau lensa yang dibuat khusus untuk kamera DSLR bersensor APS-C (non full frame) seperti D3000 hingga D300s. Untuk pecinta fotografi jarak dekat (makro), selama ini pemilik DSLR Nikon agak kesulitan dalam memilih lensa idaman karena harganya yang aduhai. Maka itu kehadiran lensa makro murah adalah laksana impian pemilik Nikon DX sejak dulu hingga kini.