Persaingan antar merk kamera memang seakan tak ada habisnya. Bila dulu kekuatan zoom lensa pada sebuah kamera hanya berkisar antara 3-10x zoom, maka kini sudah tak aneh lagi kalau ada lensa yang bisa punya kekuatan zoom hingga 30x. Nikon kali ini bahkan memecahkan rekor sebagai kamera dengan lensa zoom terpanjang di dunia dengan 36x zoom atau lensa 22.5-810 mm dengan meluncurkan kamera Coolpix P500.
Setelah 18 bulan berselang sejak Canon meluncurkan EOS 1000D, kini penerusnya telah hadir dengan nama Canon EOS 1100D atau Digital Rebel T3. EOS 1000D sendiri sejak kehadirannya pertama kali hingga saat ini telah menjadi kamera DSLR ekonomis yang jadi favorit para pemula yang baru terjun ke dunia fotografi. Kini ESO 1100D dengan penyempurnaan di sana sini ditargetkan untuk mengambil alih tugas sang kakak sebagai kamera Canon ekonomis untuk pemula.
Pilihan dan persaingan kamera digital semakin beragam, fitur semakin baik dan harganya semakin murah. Kabar baik tentunya, karena mungkin banyak juga yang mencari kamera saku murah meriah hanya sekedar untuk dokumentasi keluarga atau yang ingin mendapat hasil foto yang lebih baik dari kamera ponsel. Dengan dana satu jutaan, ada beberapa pilihan kamera saku yang tersedia di pasaran yang fiturnya memang mendasar tapi sudah mencukupi untuk mulai memotret.
Suka berpetualang sekaligus memotret? Anda tentu sudah memaklumi kalau kamera digital memang tidak selalu bisa mendukung hobi berpetualang, apalagi kalau sudah berurusan dengan air, debu atau benturan. Untuk itu beberapa produsen kamera telah membuat kamera saku khusus outdoor dengan berbagai pilihan yang tahan berbagai unsur alam seperti air, debu dan salju. Kali ini Panasonic memperkenalkan Lumix FT3, kamera saku untuk outdoor yang bisa diandalkan sebagai alat bantu fotografi maupun alat bantu dalam berpetualang.
Nama besar Nikon dalam dunia fotografi memang seakan sudah menjadi jaminan mutu, bahkan sejak era fotografi film 35mm jaman dahulu. Nikon sebagai produsen kamera dan optik asal Jepang dikenal memiliki produk kamera dan lensa yang berkualitas tinggi, memiliki konsumen yang loyal dan berhasil melewati transisi ke digital dengan baik. Kali ini kami sajikan artikel singkat mengenai seluk beluk sistem kamera DSLR Nikon yang mungkin bisa jadi panduan anda dalam memutuskan untuk memilih kamera DSLR.
Ajang CES 2011 juga dimeriahkan oleh Fujifilm yang menghadirkan beberapa update rutin seperti HS20 EXR (penerus HS10) dan F550/500 (penerus F300 EXR). HS20 EXR sesuai namanya kini memakai sensor EXR (dulu CMOS), sementara F550/500 (bedanya cuma dalam hal GPS) juga memakai sensor EXR 16 MP. Tibalah masanya kamera di tahun ini beralih ke sensor 16 MP yang semakin membuat risau akan noise dan ukuran file yang besar. Fuji tampak cukup konsisten dalam membuat regenerasi produknya ditengah persaingan ketat dengan kompetitor.
Tahun 2011 belum genap seminggu, tapi di ajang CES 2011 telah diperkenalkan lebih dari 42 kamera baru yang sebagian diantaranya cukup fenomenal, seperti produk yang bernama Olympus ZX-1 yang belum lama ini diluncurkan. Inilah kamera saku dengan fitur kelas atas, dibuat untuk mereka yang serius dalam fotografi dan mencari kamera saku tanpa kompromi akan kualitas. Selling point utama Olympus ZX-1 adalah digunakannya lensa Zuiko f/1.8 yang amat bermanfaat untuk kondisi low light maupun untuk fotografi cepat.
Banyak hal yang mungkin belum dipahami oleh pemula dalam memilih maupun memakai kamera digital, beberapa bahkan terlalu mendasar sehingga membuatnya malu untuk bertanya. Padahal hal-hal yang mendasar inilah yang perlu dipahami dengan baik sehingga tidak menjadi salah kaprah bahkan terjebak dalam mitos yang tidak benar. Kami coba susun daftar tanya jawab yang mungkin bisa mewakili satu atau dua pertanyan yang anda sedang rasakan saat ini, semoga bisa membantu memberi pencerahan untuk anda.