BERITA KAMERA DIGITAL TERBARU

tamronmacro2-302x400

Alternatif lensa makro ekonomis dari Tamron

Terobosan baru dilakukan oleh produsen lensa Tamron dengan meluncurkan lensa makro dengan bukaan ekstra besar, bernama SP AF60mm f/2 Di II LD (IF) MACRO 1:1 yang punya bobot cukup ringan, 400 gram saja. Lensa 1:1 yang didesain untuk DSLR APS-C ini punya tiga tipe mounting yaitu mounting Canon, Nikon (ada motornya) dan Sony. Keunggulan utama lensa ekonomis ini tentu adalah bukaan maksimalnya yang ekstra besar yaitu f/2.0 atau satu stop lebih besar dari pesaing yang umumnya di f/2.8 sehingga cocok dipakai di saat low light.

d60_afs35

DSLR untuk pemula di 2009, pilih yang mana?

DSLR pemula, atau DSLR entry level, menjadi produk primadona dimanapun karena dengan harga jualnya yang relatif terjangkau, kita bisa mendapat kamera yang berkinerja tinggi dan foto yang berkulitas. Di tahun 2009, pilihan DSLR pemula semakin beragam dan membuat calon pembeli perlu mengenali plus minus dari tiap produk yang ada, beserta dukungan lensanya. Di kesempatan kali ini kami sajikan daftar 5 DSLR pemula yang bisa dipilih untuk tahun 2009 ini. Selamat membaca.

digital-pen

Olympus E-P1 : kualitas DSLR dalam genggaman

Pada saat Format Micro 4/3 diperkenalkan pada publik awal tahun ini, Olympus sempat memamerkan protoype kamera saku yang lensanya bisa dilepas. Kini, Olympus memenuhi janjinya untuk menghadirkan kamera tersebut yang bernama Olympus E-P1, dengan inspirasi desain dari kamera lama (Olympus Pen series), sensor Four Thirds 12 MP (crop factor 2x) dan format Micro 4/3. Inikah kamera ideal dengan ukuran kompak namun punya sensor besar? Simak selengkapnya disini.

metering_1

Tips memilih mode metering yang tepat

Tidak seperti mata manusia, sensor pada kamera digital (atau film pada kamera analog) punya rentang sensitivitas terhadap cahaya yang tidak terlalu lebar sehingga ada saja kasus dimana kamera gagal mereproduksi kondisi aktual di lapangan dalam sebuah foto. Contoh yang paling mudah ditemui adalah terjadinya highlight clipping atau area terang yang detailnya sudah hilang dan ini sering dijumpai pada foto dengan kontras tinggi. Sebaliknya, sebuah foto bisa dikatakan tidak tepat eksposurenya bila banyak area shadow yang terlalu gelap sehingga bisa dibilang under-eksposure.

Pilihan mode metering disediakan untuk mengakomodir berbagai kondisi pemotretan yang pasti punya banyak variasi pencahayaan, mulai dari siang terik, kontras tinggi hingga tempat yang kurang cahaya.