Tidak banyak kamera saku yang mampu mencuri perhatian banyak pihak karena kualitasnya. Tampil beda dari kebanyakan kamera saku yang begitu-begitu lagi, Canon S90 dan Lumix LX3 di tahun lalu sudah membuktikan popularitasnya dengan membukukan penjualan yang tinggi. Kunci sukses keduanya ada di lensa. Keduanya memakai lensa yang tidak umum, yaitu punya bukaan besar untuk memasukkan cahaya lebih banyak. Kini kedua kamera tersebut terlahir kembali dengan nama Canon S95 dan Lumix LX5 yang kembali bertarung untuk meraih posisi kamera cepat terbaik.
Hari ini Nikon merilis kamera DSLR kelas menengah baru yang bernama D7000. Kamera yang ditargetkan untuk menggantikan D90 yang begitu populer selama 2 tahun kebelakang ini kini dijual sedikit lebih mahal dengan harga 12 jutaan body only. Andalan Nikon D7000 bukan cuma dalam hal video saja, justru sebagai kamera semi-pro D7000 lebih ditargetkan untuk memanjakan fotografer yang serius menekuni hobi fotografi dengan sederet fitur kelas atas dengan harga yang masih cukup terjangkau. Inilah ulasan kami mengenai kamera baru ini.
Setelah lama ditunggu, Olympus akhirnya merilis penerus E-3 sebagai kamera DSLR Four Thirds profesional dengan meluncurkan E-5 dengan harga 16 juta rupiah body only. Kontan saja lambatnya Olympus dalam menyegarkan E-3 dan mahalnya harga E-5 membuat berang pemakai DSLR FourThirds ini. Adanya beberapa peningkatan fitur termasuk HD movie dirasa masih tidak sepadan dengan harga jualnya yang kelewat tinggi. Sebagai kamera kelas pro, E-5 masih mempertahankan semua hal baik yang ada di E-3 terutama ketangguhan body berbahan magnesium alloy.
Setelah cukup sukses bermain di kelas DSLR pemula dengan duo K-m dan K-x, serta punya andalah di kelas DSLR menengah dengan K-7, kini Pentax mengisi celah antara K-x dan K-7 dengan sebuah produk kamera DSLR baru bernama Pentax K-r. Seperti apa kamera dengan sensor CMOS 12 MP ini mencoba bersaing di segmen yang sudah penuh sesak ini? Simak infonya berikut ini.
Hari ini Nikon meluncurkan kamera saku kelas berat bernama Coolpix P7000 dengan resolusi 10 MP pada keping sensor CCD berukuran 1/1.7 inci dan lensa zoom wide 28-200mm dengan harga hampir 5 juta rupiah. Sebagaimana layaknya kamera kelas berat, Coolpix P7000 dilengkapi dengan fitur manual,file RAW, flash hot shoe, HD movie dan dukungan beragam aksesori. Di lain pihak, Canon dirumorkan tengah menyiapkan penerus G11 yaitu Powershot G12 untuk melawan Coolpix P7000.
Pertanyaan ini kerap muncul dalam perbincangan di forum atau diskusi pemula. Kamera digital yang nota bene tak lagi memakai film kerap dibayangkan sebagai sebuah kamera yang bisa dipakai terus menerus tanpa batas. Jepret sesukanya, lihat hasilnya, tidak suka ya tinggal hapus saja. Tanpa sadar jumlah foto yang sudah kita ambil mencapai ribuan hanya dalam waktu sebentar saja. Memang tidak ada salahnya apalagi demi alasan belajar fotografi, namun bila kita hanya memotret iseng saja, maka jangan gunakan kamera DSLR.
Bagi anda pecinta DSLR Canon, atau yang sedang merencanakan membeli sistem DSLR Canon, apakah anda sudah kenal seluk-beluk DSLR Canon? Bagaimana konsep EOS dan EF mount, seperti apa auto fokus di kamera Canon, apa beda lensa EF dan EF-S, seperti apa mode dial di kamera EOS dan masih banyak lagi. Kali ini kami buatkan sebuah artikel yang khusus membahas DSLR Canon EOS secara lengkap hanya untuk anda.
Prediksi akan kehadiran Canon EOS 60D terbukti sudah. Hari ini Canon meluncurkan DSLR penerus EOS 50D dengan resolusi 18 MP, fitur full HD movie yang bisa diatur manual serta creative filter. Canon EOS 60D memang ditargetkan untuk berada diantara EOS 550D (pemula) dan EOS 7D (semi-pro). Layar LCD pada EOS 60D juga amat istimewa karena memiliki resolusi amat tinggi diatas 1 juta piksel, resolusi VGA dengan aspek rasio 3:2, lebar diagonal 3 inci dan bisa dilipat putar. Dijual dengan atau tanpa lensa kit EF-S 18-135mm, EOS 60D ini akan tersedia bulan depan.