Tagged: APS-C

Fuji-XE3 0

FujiFilm X-E3, mirrorless anyar Fuji berdesain rangefinder

Setelah migrasi dari sensor X-Trans 16 MP ke 24 MP di Fuji X-T2 dan X-T20, maka selanjutnya FujiFilm perlu memasang sensor serupa di penerus Fuji X-E2. Tapi sukses di X-T20 membuat banyak pihak ragu apa FujiFilm akan membuat penerus X-E2 atau tidak. Kini terjawab sudah ternyata FujiFilm mengumumkan hadirnya Fuji X-E3 dengan sensor 24 MP, fitur video 4K dan layar sentuh. Bahkan X-E3 menjadi kamera Fuji pertama dengan koneksi nirkabel Blutooth yang lebih hemat daya dibanding WiFi.

P1020459 0

Review : lensa Tamron 18-200mm VC

ensa yang bernama lengkap Tamron 18-200mm f/3.5-6.3 Di II VC ini adalah lensa untuk DSLR (Canon/Nikon) dengan sensor APS-C yang memberikan fokal lensa setara 28-300mm di full frame. Dengan rentang fokal sepanjang ini kebutuhan foto yang bervariasi dari wide hingga tele bisa dicakup hanya dengan harga dibawah 3 juta kita mendapat satu lensa yang termasuk modern, ada VC, dan tidak terlalu besar/berat sehingga enak untuk travel.

Nikon D7500 3

Nikon D7500, DSLR menengah yang makin matang

Kamera DSLR kelas menengah dari Nikon kembali mendapat penyegaran. Dari D7200 langsung lompat ke nama baru yaitu D7500, Nikon sepertinya ingin memudahkan kita untuk mengingat bahwa D7500 itu ‘mirip’ dengan D500. Keduanya dibekali sensor dan prosesor yang sama, lalu dimana perbedaan signifikan dari D7500 terhadap sang kakak D500?

Canon EOS 800D 0

Canon hadirkan duo DSLR entry level baru : EOS 800D dan EOS 77D

Canon tetap berupaya memperbanyak variasi dan regenerasi produk DSLR-nya khususnya di lini kelas bawah yang kerap disebut sebagai seri Rebel untuk menjaga posisi market leader. Setelah terus bertahan memakai nama kelipatan 50 seperti 650D, 700D, 750D maka kali ini hadirlah 800D dengan ciri sensor 24 dan 45 titik fokus. Di segmen agak sedikit berbeda hadirlah EOS 77D sebagai penerus dari 760D yang diposisikan dibawah 80D.