Tagged: APS-C

ricoh-gxr-lens

Ricoh GXR dengan sensor dan lensa terpisah

Bila format interchangeable lens yang diusung oleh Panasonic dan Olympus memungkinkan sebuah kamera kompak bisa berganti lensa, kali ini Ricoh menawarkan konsep agak berbeda dan baru pertama di dunia. Sambutlah Ricoh GXR, kamera saku dengan lensa (dan sensor) yang terpisah dari bodi kamera! Saat Ricoh GXR ini terpisah dari lensanya, tidak dijumpai adanya sensor apapun di bagian depan kamera. Sebagai gantinya, si sensor justru digabung dengan lensa dan dijual terpisah. Aneh, tapi nyata. Seperti apakah kamera format baru ini? Simak artikel kami selengkapnya..

k-x

Pentax K-x, DSLR super lengkap yang terjangkau

Saat bicara akan kamera DSLR yang harganya terjangkau, tentu kita terbayang akan kamera DSLR berukuran kecil yang punya kinerja pas-pasan dan fitur seadanya. Sadar kalau persaingan DSLR di kelas pemula semakin ketat, Pentax perlu membuat kejutan pada penerus dari K-m (K-2000), produk DSLR basic dari Pentax yang ditujukan untuk mengisi segmen market kelas 6 jutaan. Hari ini Pentax mengumumkan kelahiran Pentax K-x, penerus dari Pentax K-m, sebuah DSLR mungil yang semestinya masih tergolong kelas basic namun ternyata punya fitur super lengkap dan kinerja tinggi.

Leica M9 (credit : DCRP)

Leica M9 dan X1, si kecil bersensor besar

Leica, produsen lensa ternama dunia yang bermarkas di Jerman, memperkenalkan dua kamera digital saku baru yang mengesankan. Yang pertama adalah Leica M9, produk rangefinder dengan sensor full frame dan kedua adalah Leica X1, kamera saku dengan sensor APS-C. Leica M9 merupakan kamera bersensor full frame terkecil di dunia, dengan lensa yang bisa dilepas (memakai M-mount) sementara Leica X1 lensanya fix dan fokalnya pun fix di 24mm (eqiv.36mm). Leica M9 akan dijual di kisaran harga diatas 70 juta, sementara Leica X1 ‘hanya’ dijual di kisaran harga 20 juta.

7d

Canon hadirkan EOS 7D dan lensa zoom baru

Kabar kalau Canon akan meneruskan EOS 50D dengan produk baru yang dilengkapi fitur HD movie kini terbukti sudah. Canon hari ini mengumumkan peluncuran EOS 7D (sempat diprediksi akan bernama EOS 60D) sebagai DSLR beresolusi 18 MP dengan fitur HD movie. Bila anda sempat menganggap kalau 7D itu adalah nama DSLR full frame, rupanya anda keliru. Canon (entah mengapa) justru memutuskan untuk memberi nama penerus EOS 50D ini dengan nama satu digit, bukannya melanjutkan tradisi dua digit seperti sebelumnya. Tidak seperti perubahan dari 40D ke 50D yang hanya berubah secara internal, kini perubahan dari 50D ke 7D bisa dibilang adalah perubahan luar dalam, yaitu penyempurnaan dalam hal desain bodi sekaligus spesifikasi teknis kamera.