Olympus E-M1 mark II resmi diluncurkan

Hari Kamis 1 Desember lalu di Citywalk Sudirman, Olympus Indonesia resmi meluncurkan kamera teratas yaitu OM-D E-M1 mark II. Di acara tersebut Quettfenn Lai (Olympus Regional Product Specialist) memaparkan berbagai keunggulan kamera 28 juta ini, seperti peningkatan di auto fokus, 5 axis IS hingga fitur 4K video. Berbekal sensor Micro 4/3, Olympus menawarkan keseimbangan antara kualitas foto dan kepraktisan dalam memakai kamera (berkat kamera dan lensanya yang signifikan lebih ringkas daripada DSLR).

p1160181-s
Sampel unit Olympus E-M1 mk II untuk dicoba awak media
Paparan tentang auto fokus diantara berbagai kamera top
Paparan tentang auto fokus diantara berbagai kamera top

Kamera top ini sudah tahan cipratan air, tahan beku -10 derajat, bisa dipakai sampai 200 ribu kali jepret tanpa masalah (kalau memakai shutter mekanik), bisa memotret sampai 60 fps dalam resolusi full 20 MP (kalau memakai shutter elektronik dan auto fokus single AF). Fitur lain seperti dual SD slot (UHS-II), buffer lega, prosesor quad core, layar sentuh dan jendela bidik yang nyaman menjadi penanda kamera elit ini. Kehebatan 5 axis IS disini bahkan diklaim bisa hingga 6,5 stop, dengan mudah bisa membuat foto tajam saat pakai shutter 1 hingga 2 detik tanpa tripod. Segmen market yang dituju diantaranya fotografer olah raga, jurnalis, liputan dan videografer serius.

Suka artikel di atas? Like dan Share yuk..

Nikon D5 dan D500 hadir, tercanggih di kelas FX dan DX

Di lini kamera DSLR Nikon, baik di kelas sensor APS-C maupun full frame, keduanya kini punya jagoan tertinggi yang baru yaitu Nikon D500 (penerus D300) untuk kelas APS-C dan D5 (penerus D4) untuk kelas full frame. Keduanya dirancang untuk kebutuhan profesional, D500 lebih kepada fotografer aksi maupun satwa liar sementara D5 untuk foto apa saja yang sifatnya komersil. Ada beberapa kesamaan dari keduanya, khususnya dalam modul Auto Fokus terbaru dengan 153 titik fokus. Kesamaan lain seperti adanya layar sentuh, dual slot memori dan prosesor Expeed 5 terbaru.

D5 back

Nikon D5 ditujukan untuk kebutuhan profesional, kamera tercanggih dari Nikon ini dujual USD 6500 bodi saja, dengan sensor 21 MP FX yang bisa dipaksa hingga ISO 3.276.800 (atau 5 stop diatas ISO maksimum normal di ISO 102.400) yang entah seperti apa hasilnya di tempat gelap. Kecepatan tembaknya mencapi 14 frame per detik, luar biasa. Kemampuan videonya juga sudah UHD dengan resolusi 2840×2160 30p yang bisa disimpan ke kartu CF atau XQD. Kamera dengan berat hampir 1,5 kg ini sudah punya vertical grip terpadu untuk menambah daya tahan baterai.

D500

Nikon D500 adalah jawaban atas penantian panjang pecinta DSLR Nikon DX, atau Nikon dengan sensor APS-C, setelah lama sekali tidak ada kabar untuk regenerasi D300, padahal Canon sudah membuat EOS 7D mk II. Kini akhirnya D500 (bukan D400 seperti yang diprediksi banyak orang) hadir dengan sensor 21 MP APS-C, kecepatan tembak 10 fps, ISO maksimum 51.200 (normal, bisa dipaksa hingga ISO 1.638.400). Karena modul fokusnya sama dengan D5 maka di D500 ini 153 titik fokusnya jadi lebih menyebar hingga ke tepi (akibat ukuran sensor yang lebih kecil dari D5). Buffer kamera D500 luar biasa lega hingga bisa menembak tanpa henti 79 foto RAW dan sudah bisa merekam video 4K. Kamera seharga USD 2000 ini punya dual slot memori SD dan XQD untuk kebutuhan data sangat tinggi.

Kesamaan D5 dan D500 juga terlihat dari rancangan desain bodi dan tombolnya (termasuk joystick), juga sama-sama tidak diberikan lampu kilat built-in, plus ada kesamaan di layar sentuhnya yang berukuran 3,2 inci dengan resolusi tinggi 2,3 juta titik (tapi yang D500 bisa dilipat). Tertarik?

Suka artikel di atas? Like dan Share yuk..