Tagged: flash

canon-270ex-ii

Pilihan flash eksternal untuk kamera Canon

Flash eksternal merupakan aksesori yang sangat direkomendasikan sebagai pelengkap sistem kamera guna mendapat hasil foto dengan pencahayaan yang lebih baik. Kegunaan utamanya adalah sebagai sumber cahaya yang bisa dikendalikan, baik kekuatannya maupun arah datangnya sinar. Apalagi built-in flash pada kamera punya kekuatan terbatas dan arah sinarnya tidak bisa dibelokkan, membuatnya tidak fleksibel dalam berbagai kondisi pemotretan. Bagi anda pemilik kamera Canon, berikut pilihan flash eksternal yang bisa anda pertimbangkan.

Beberapa pertanyaan pemula tentang kameranya

Banyak hal yang mungkin belum dipahami oleh pemula dalam memilih maupun memakai kamera digital, beberapa bahkan terlalu mendasar sehingga membuatnya malu untuk bertanya. Padahal hal-hal yang mendasar inilah yang perlu dipahami dengan baik sehingga tidak menjadi salah kaprah bahkan terjebak dalam mitos yang tidak benar. Kami coba susun daftar tanya jawab yang mungkin bisa mewakili satu atau dua pertanyan yang anda sedang rasakan saat ini, semoga bisa membantu memberi pencerahan untuk anda.

pixel-tr-331-box

Pixel TR-331/332 wireless TTL trigger harga terjangkau

Penyuka strobist punya satu lagi pilihan radio trigger untuk berkreasi dengan lampu flashnya. Adalah Pixel Enterprise Limited yang meramaikan dunia strobist dengan produknya TR-331 (untuk Nikon) dan TR-332 (untuk Canon) yang memungkinkan kamera dan lampu kilat bisa berkomunikasi secara wireless, dengan tetap mendukung fungsi TTL-nya. Dengan demikian anda yang  sudah punya lampu kilat seperti SB-800, Nissin Di622 atau 430EX II tetap bisa mengatur setting flash secara wireless. Apalagi harga produk ini juga lumayan terjangkau di kisaran 800 ribuan.

Tidak puas dengan punya DSLR dan lensa kit saja?

Tidak banyak yang menyadari kalau memiliki DSLR sejatinya adalah sebuah komitmen jangka panjang  untuk membangun sebuah sistem kamera. Kebanyakan pembeli hanya berangkat dari niat untuk mendapat foto yang lebih baik dari kamera saku, atau tergiur oleh murahnya harga kamera DSLR belakangan ini. Tentu saja bagi pemula yang belum pernah memiliki lensa apapun, pilihan paling logis adalah memilih DSLR dengan lensa kit.