Tagged: full-frame

d750-dpn

Nikon D750, DSLR kelas menengah baru di kelompok Full Frame

Hadirnya Nikon D750 wajar kalau begitu dinantikan. Sensor 24 MP, kecepatan tembak 6,5 fps, 51 titik fokus (15 cross type) disiapkan untuk melacak aksi yang cepat, plus mampu mencari fokus di tempat yang gelap (-3 Ev) sudah terdengar menggoda. Tapi apakah yang ingin Nikon tonjolkan dan berbeda dari generasi sebelumnya pada kamera bodi monokok berbahan magnesium alloy dan fiber karbon ini? Yang pasti pertama terlihat beda adalah layar LCD 3,2 yang bisa dilipat ke atas dan ke bawah. Lalu dibenamkannya fitur Wifi juga jadi nilai tambah. Simak selengkapnya yuk..

sony-a7

Trio mirrorless full frame Sony Alpha : A7, A7R dan A7s

Minggu lalu kami berkesempatan hadir di acara peluncuran Sony Alpha A7s di daerah Senayan City Jakarta. Kemunculan A7s melengkapi dua Aplha mirrorless fullframe yang lebih dulu ada yaitu A7 dan A7R. Strategi Sony dalam membuat tiga varian ini karena menyesuaikan kebutuhan penggunanya yang beragam. Ketiganya sama-sama mengusung E mount yang dipasangkan dengan lensa FE, lensa yang didesain khusus untuk sensor full-frame. Seperti apa perbedaan ketiganya? Simak ulasan kami berikut ini.

nikon_d810_baru

Nikon D810 diluncurkan, dengan peningkatan minor yang signifikan

Nikon D810 merupakan DSLR full frame kelas menengah dengan resolusi 36 MP, berada diantara DSLR full frame ekonomis D610 (24 MP) dan DSLR papan atas D4s. Kamera ini seperti pendahulunya D800/D800E ditujukan untuk pro yang mencari kualitas hasil terbaik dan juga untuk mereka yang serius dalam hobi fotografi. dari bodinya D810 masih sangat mirip dengan pendahulunya, sedikit lebih ringan dan ada perubahan tata letak tombol tertentu. Fitur videografinya juga sudah ditingkatkan.

nikon-df-camera

Nikon Df (Digital fusion), kamera DSLR full frame berdesain klasik

Kabar baik bagi penghobi fotografi senior, yang rindu akan kamera seperti masa lalu yang masih memakai banyak pengaturan secara manual. Nikon menghadirkan kamera seharga 30 jutaan untuk mengobati kerinduan ini dengan hadirnya Nikon Df (Digital fusion). Dengan kamera ini, anda bisa memotret dengan kualitas sensor full frame, dengan bodi retro klasik yang tidak terlalu besar. Nikon sendiri selain mendesain bodi kamera Df, tidak membuat terobosan berarti dalam hal fitur kamera, karena internalnya dirancang dari gabungan kamera lain seperti sensor dari Nikon D4 dan modul metering & fokus dari kamera Nikon D600.