Tagged: Lumix

lumix-dmc-fs4

Kamera saku murah meriah di penghujung tahun 2009

Di penghujung tahun 2009 ini kami hadirkan panduan belanja kamera saku murah meriah untuk mengisi liburan akhir tahun anda. Untuk mengabadikan momen bersama keluarga dalam foto berukuran 10 MP, atau sekedar merekam video klip pendek, sebuah kamera saku murah meriah sudah sangat mumpuni. Dengan dana 1 hingga 2 juta, anda sudah bisa mendapat kamera saku berkualitas yang bisa diandalkan untuk fotografi dasar harian.

front-cvr

Panduan lengkap memilih kamera saku superzoom

Berapa panjang lensa zoom pada kamera saku anda? Tiga, empat, atau lima kali zoom optik? Apakah anda merasa kemampuan tele dari kamera anda masih kurang? Bayangkan bila anda memiliki sebuah kamera saku yang mungil namun memiliki lensa yang telenya hingga diatas 300mm, atau punya kekuatan zoom hingga 10x zoom optik. Berkat kemampuan manufaktur lensa modern, kini sebuah kamera saku bisa memiliki lensa yang sangat fleksibel yang mampu menjangkau area wide (sekitar 28mm) hingga ekstra tele (diatas 300mm).

Lumix GF1 (credit : stevesdigicams)

Lumix DMC-GF1, satu lagi kamera saku berformat Micro Four Thirds

Sukses Olympus menghadirkan kamera saku bersensor Four Thirds yang bernama E-P1 (digital pen) rupanya membuat Panasonic juga harus meladeni rivalnya ini dengan produk sejenis. Bila sebelumnya format Micro Four Thirds diwujudkan oleh Panasonic dalam bentuk SLR-like (seperti G1 dan GH1), kini Panasonic menghadirkan kamera saku bersensor DSLR dengan nama Lumix GF1, sebuah kamera dengan kualitas sensor DSLR dengan lensa yang bisa dilepas, didukung oleh kinerja Venus HD engine dan punya fitur super lengkap seharga 9 juta plus lensa kit.

Lumix FZ35 (credit : DCRP)

Pasukan Lumix baru : DMC FZ35/FZ38, ZR1 dan FP8

Jajaran kamera Lumix dikenal punya kualitas lensa Leica, spesifikasi tinggi dan inovasi yang menjadi trensetter. Dalam mendesain kameranya, Lumix pun punya kekhasan dengan tiap produk yang punya ciri dan keunikan tersendiri. Seperti halnya tiga kamera yang hari ini diluncurkan, semuanya punya kekhasan yang ditujukan untuk segmentasi pasar yang berbeda. Ada kamera yang berjenis prosumer hybrid, ada kamera saku berlensa sangat wide 25mm dan ada kamera saku berlensa folded-optic. Panasonic menjanjikan kinerja Auto Focus yang lebih cepat dan kini tersedia fitur Power OIS dengan kemampuan dua kali lebih handal dari Mega OIS dalam mengatasi handshake/getaran tangan yang membuat foto jadi blur.