Tagged: macro

Contoh pengujian lensa (credit : bobatkins.com)

Cara menilai kualitas lensa kamera DSLR

Bila anda memulai dunia DSLR dengan kamera plus lensa kit, bisa jadi anda merasa penasaran untuk mencari lensa lain yang kualitasnya lebih baik. Masalahnya, ternyata bukan hal yang mudah untuk mendapatkan lensa yang kita idamkan. Begitu banyak pilihan, ditambah berbagai istilah yang membingungkan, hingga deviasi harga yang sangat lebar, membuat niat mencari lensa idaman bisa menjadi ciut. Tapi jangan kuatir, kami hadirkan artikel ini untuk membantu anda mengenali cara untuk menilai kualitas lensa.

18-105vr

Review : lensa Nikon AF-S 18-105mm VR

Lensa Nikon 18-105mm DX yang menjadi lensa kit dari DSLR Nikon D90 ini merupakan lensa zoom Nikon kelas ekonomis yang populer karena harganya yang terjangkau, punya rentang fokal yang cukup panjang dan efektif, serta plus fitur VR. Hadirnya lensa ini secara tidak langsung menandakan kalau lensa 18-135mm non VR kini telah diskontinu, maka tak heran kalau lensa ini kini semakin banyak dicari oleh pemilik DSLR Nikon DX mulai dari D40 hingga D300. Apakah lensa seharga 4 juta (kurang sedikit) ini layak dipertimbangkan sebagai lensa andalan anda? Simak review yang kami buat selengkapnya.

lensa

Pilihan lensa ekonomis untuk DSLR pemula

Banjirnya produk DSLR pemula (entry level) telah membawa perubahan pada segmentasi pembeli kamera digital. Bila dahulu mereka yang punya DSLR kebanyakan adalah para fotografer yang sudah punya koleksi lensa lama, maka kini banyak pemilik DSLR (pemula) yang baru pertama kali bergabung di dunia DSLR. Bila anda sedang mempertimbangkan lensa lain selain lensa kit, atau saat anda hanya ingin membeli DSLR body only dan perlu mencari lensa ekonomis yang bisa diandalkan, berikut kami hadirkan beberapa jenis lensa ekonomis sebagai bahan pertimbangan anda.

Lumix GF1 (credit : stevesdigicams)

Lumix DMC-GF1, satu lagi kamera saku berformat Micro Four Thirds

Sukses Olympus menghadirkan kamera saku bersensor Four Thirds yang bernama E-P1 (digital pen) rupanya membuat Panasonic juga harus meladeni rivalnya ini dengan produk sejenis. Bila sebelumnya format Micro Four Thirds diwujudkan oleh Panasonic dalam bentuk SLR-like (seperti G1 dan GH1), kini Panasonic menghadirkan kamera saku bersensor DSLR dengan nama Lumix GF1, sebuah kamera dengan kualitas sensor DSLR dengan lensa yang bisa dilepas, didukung oleh kinerja Venus HD engine dan punya fitur super lengkap seharga 9 juta plus lensa kit.