FujiFilm XT2, peningkatan signifikan dari XT1

FujiFilm kembali merilis kamera andalan penerus seri populer XT1 yang tentunya bernama FujiFilm XT2. Dari fisiknya terlihat kurang lebih sama desainnya dengan XT1 tapi dia lebih tinggi, memiliki joystick seperti di Fuji X-Pro2 yang sangat berguna untuk mengubah area fokus. Kini juga di  XT2 ada dual slot kartu memori SD card, jendela bidik yang lebih besar, dan layar LCD putar yang unik, membantu saat memotret portrait maupun landscape.

fuji-xt2Beberapa peningkatan lain dari X-T2 dari X-T1 sudah kita lihat di dalam Fuji X-Pro2 yaitu 24MP APS-C X-Trans sensor, mode Black & White ACROS. Kinerja kamera juga meningkat dengan pembaharuan sistem autofokus hybrid (325 area, 169 phase detection) dan maksimum foto kontinu secepat 8 foto per detik, tapi jika battery grip seperti foto diatas terpasang dan diisi dua baterai tambahan, maka kecepatan foto kontinu Fuji XT-2 menjadi 11 foto perdetik.

Yang mengejutkan adalah Fuji X-T2 dapat merekam video berkualitas 4K. Padahal kita ingat selama ini Fuji tidak dikenal sebagai perusahaan yang fokus dalam videografi. Tapi disini fitur videonya lumayan dengan F-Log flat profile dan 4K out HDMI juga.

Memotret vertikal tapi ingin layar dilipat keatas? Bisa..
Memotret vertikal tapi ingin layar dilipat keatas? Bisa..

Seiring kamera Fuji X-T2, Fuji juga mengumumkan flash baru EX F500 yang memiliki GN500 seharga $450. Tiga lensa juga diumumkan tapi baru akan terwujud akhir tahun dan tahun depan (2017) yaitu 23mm f/2 WR, 50mm f/2 WR dan 80mm f/2.8 OIS WR Macro.

Hadirnya Fuji X-T2 yang harganya USD 1599 (Di Indonesia mungkin sekitar Rp 23 juta) akan bersaing dengan kamera DSLR profesional bersensor APS-C lainnya seperti Canon 7D mk II, Nikon D500 dan di kamera mirrorless, akan bersaing dengan Sony A6300 dan A6500. Fuji XT2 ini tentu cocok untuk fotografi potret, street maupun pemandangan, juga bakal disukai oleh videografer yang memerlukan video 4K.

Suka artikel di atas? Like dan Share yuk..