Tagged: zoom

lens-four-600

Lensa-lensa favorit para fotografer

Dalam dunia fotografi serius baik sistem DSLR ataupun CSC (Compact System Camera) alias mirrorless, begitu banyak ditemui pilihan lensa yang tersedia. Banyak pilihan berarti mempermudah fotografer untuk mendapat hasil foto sesuai yang diinginkan. Bagi pemula, banyak pilihan justru bingung mau beli lensa yang mana. Ada baiknya kita meninjau lensa-lensa favorit fotografer, siapa tahu beberapa diantaranya membuat anda tertarik. Disini kami tidak menyebut merk, tapi hanya fokal lensa (eq. 35mm) dan bukaannya. Kalau perlu contoh barulah kami tulis merk-nya.

tamron-16-300mm-f35-63g-di-ii-vc-pzd-macro-lens

Lensa sapu jagad ambisius : Tamron 16-300mm f/3.5-6.3 VC PZD Macro

Walaupun enaknya memotret dengan kamera DSLR (atau mirrorless) adalah bisa berganti-ganti lensa, tapi ada juga orang yang lebih tertarik kalau bisa pakai satu lensa saja yang bisa mencakup kebutuhan wide sampai tele. Bagi mereka, lensa superzoom atau sapu jagad memang jadi opsi yang lebih cocok, apalagi kalau dibawa travelling. Lensa DSLR memang jarang yang punya rentang zoom panjang, bahkan dulu 18-200mm sudah tergolong istimewa. Tapi kini batasan itu mulai dilampaui, seperti lensa Sigma 18-270mm, Nikon 18-300mm dan kini Tamron 16-300mm telah hadir.

samyang100mmf28

Mengapa harga lensa bisa begitu mahal?

Bagi yang baru punya sistem kamera interchangeable lenses (misal kamera DSLR atau kamera mirrorless) yang umumnya dipaketkan dengan satu lensa kit, tentu tertarik untuk menambah koleksi lensanya. Tapi bisa jadi anda terheran-heran saat melihat harga lensa di pasaran karena bandrol harga yang dipasang sangat fantastis. Memang sih kita tahu lensa itu adalah gabungan peranti optik-elektronik yang rumit, tapi apakah memang harus semahal itu? Padahal ada juga lensa murah yang hasilnya lumayan.

sigma-18-35

Sigma ciptakan rekor dengan lensa zoom f/1.8 bukaan konstan

Luar biasa, Sigma mencatat rekor dunia sebagai produsen lensa pertama yang sanggup membuat lensa zoom dengan bukaan konstan f/1.8 saat mengumumkan lensa 18-35mm f/1.8 DC HSM. Rekor sebelumnya dipegang oleh Olympus dengan lensa Micro Four Thirds 14-35mm f/2.0. Biasanya lensa zoom mewah pun bukaan maksimalnya ‘hanya’ f/2.8 saja. Dengan lensa zoom bukaan sangat besar seperti ini memungkinkan dipakainya shutter speed tinggi dan/atau memotret di tempat kurang cahaya.